alexametrics
27.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Korban Berlari dengan Leher Terluka

Mobile_AP_Rectangle 1

SUKORAMBI.RADARJEMBER.ID– Gara-gara dianggap membersihkan tanaman di pekarangan miliknya, seorang kakek nekat melukai orang lain. Ini yang dilakukan Nimin, 72, warga Durjo, Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi. Dia nekat membacok Sutikno, 48, yang tak lain adalah tetangganya sendiri, kemarin (4/1) pukul 12.00 WIB

Akibat perbuatannya, Nimin ditangkap anggota Reskrim Polsek Sukormabi empat jam setelah kejadian. Insiden itu terjadi sekitar pukul 12.00. Pelaku kemudian diamankan pukul 16.00 di rumahnya. Saat dimintai keterangan, Nimin mengakui perbuatannya.

Sumber Jawa Pos Radar Jember di lokasi menyebutkan, peristiwa itu bermula ketika korban berpamitan kepada Eva Sarami, 40, istrinya. Dia hendak pergi ke pekarangan untuk bersih-bersih. “Suami saya keluar sambil membawa keranjang untuk membersihkan rumput di pekarangan,” kata Eva.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, tiba-tiba dirinya kaget ketika dihubungi keluarga bahwa sang suami sudah dilarikan ke puskesmas karena dibacok. Dia mengaku tak tahu persis motif yang melatarbelakanginya. Namun, beberapa hari lalu sempat terjadi cekcok antara pelaku dan korban karena air hujan dari rumah pelaku jatuh ke pekarangan korban. “Sebelumnya, sudah diingatkan agar air hujan itu dibuatkan saluran, sehingga tidak ke pekarangan,” ucap Eva.

Sutikno yang masih tersadar ketika menjalani perawatan di IGD Puskesmas Sukorambi menceritakan, saat itu dia sedang membersihkan tanaman di pekarangan miliknya. Pelaku yang datang langsung menegur. Tanpa banyak capak, pelaku langsung menyerang dan membacok bagian leher. “Saya terluka dan berusaha melarikan diri, tapi dikejar pelaku. Saya berlari sambil memegangi leher yang terus mengeluarkan darah,” pungkasnya.

- Advertisement -

SUKORAMBI.RADARJEMBER.ID– Gara-gara dianggap membersihkan tanaman di pekarangan miliknya, seorang kakek nekat melukai orang lain. Ini yang dilakukan Nimin, 72, warga Durjo, Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi. Dia nekat membacok Sutikno, 48, yang tak lain adalah tetangganya sendiri, kemarin (4/1) pukul 12.00 WIB

Akibat perbuatannya, Nimin ditangkap anggota Reskrim Polsek Sukormabi empat jam setelah kejadian. Insiden itu terjadi sekitar pukul 12.00. Pelaku kemudian diamankan pukul 16.00 di rumahnya. Saat dimintai keterangan, Nimin mengakui perbuatannya.

Sumber Jawa Pos Radar Jember di lokasi menyebutkan, peristiwa itu bermula ketika korban berpamitan kepada Eva Sarami, 40, istrinya. Dia hendak pergi ke pekarangan untuk bersih-bersih. “Suami saya keluar sambil membawa keranjang untuk membersihkan rumput di pekarangan,” kata Eva.

Namun, tiba-tiba dirinya kaget ketika dihubungi keluarga bahwa sang suami sudah dilarikan ke puskesmas karena dibacok. Dia mengaku tak tahu persis motif yang melatarbelakanginya. Namun, beberapa hari lalu sempat terjadi cekcok antara pelaku dan korban karena air hujan dari rumah pelaku jatuh ke pekarangan korban. “Sebelumnya, sudah diingatkan agar air hujan itu dibuatkan saluran, sehingga tidak ke pekarangan,” ucap Eva.

Sutikno yang masih tersadar ketika menjalani perawatan di IGD Puskesmas Sukorambi menceritakan, saat itu dia sedang membersihkan tanaman di pekarangan miliknya. Pelaku yang datang langsung menegur. Tanpa banyak capak, pelaku langsung menyerang dan membacok bagian leher. “Saya terluka dan berusaha melarikan diri, tapi dikejar pelaku. Saya berlari sambil memegangi leher yang terus mengeluarkan darah,” pungkasnya.

SUKORAMBI.RADARJEMBER.ID– Gara-gara dianggap membersihkan tanaman di pekarangan miliknya, seorang kakek nekat melukai orang lain. Ini yang dilakukan Nimin, 72, warga Durjo, Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi. Dia nekat membacok Sutikno, 48, yang tak lain adalah tetangganya sendiri, kemarin (4/1) pukul 12.00 WIB

Akibat perbuatannya, Nimin ditangkap anggota Reskrim Polsek Sukormabi empat jam setelah kejadian. Insiden itu terjadi sekitar pukul 12.00. Pelaku kemudian diamankan pukul 16.00 di rumahnya. Saat dimintai keterangan, Nimin mengakui perbuatannya.

Sumber Jawa Pos Radar Jember di lokasi menyebutkan, peristiwa itu bermula ketika korban berpamitan kepada Eva Sarami, 40, istrinya. Dia hendak pergi ke pekarangan untuk bersih-bersih. “Suami saya keluar sambil membawa keranjang untuk membersihkan rumput di pekarangan,” kata Eva.

Namun, tiba-tiba dirinya kaget ketika dihubungi keluarga bahwa sang suami sudah dilarikan ke puskesmas karena dibacok. Dia mengaku tak tahu persis motif yang melatarbelakanginya. Namun, beberapa hari lalu sempat terjadi cekcok antara pelaku dan korban karena air hujan dari rumah pelaku jatuh ke pekarangan korban. “Sebelumnya, sudah diingatkan agar air hujan itu dibuatkan saluran, sehingga tidak ke pekarangan,” ucap Eva.

Sutikno yang masih tersadar ketika menjalani perawatan di IGD Puskesmas Sukorambi menceritakan, saat itu dia sedang membersihkan tanaman di pekarangan miliknya. Pelaku yang datang langsung menegur. Tanpa banyak capak, pelaku langsung menyerang dan membacok bagian leher. “Saya terluka dan berusaha melarikan diri, tapi dikejar pelaku. Saya berlari sambil memegangi leher yang terus mengeluarkan darah,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/