alexametrics
22.7 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Anak Berpotensi Jadi Pelaku Kekerasan Seksual

Mobile_AP_Rectangle 1

Kejadian tersebut, menurut Sutipah, tentu merupakan hal baru, lantaran pelakunya juga masih anak. Apalagi diketahui anak itu sampai mengancam korban agar tidak cerita kepada orang tuanya. “Masak anak tujuh tahun bisa seperti itu dan mengancam, awas jangan bilang ke mama,” ucapnya.

Menurut Sutipah, bisa jadi pelaku sebelumnya pernah menjadi korban. Sehingga, tindakan kurang pantas itu kembali dilakukan. Menangani kondisi tersebut, menurut Sutipah, korban dan pelaku sama-sama harus didampingi dan diselamatkan. Dia pun berharap, bila ada kejadian serupa, lebih memprioritaskan pendampingan terlebih dahulu. Sebab, pada usia anak, kejadian itu akan disimpan di memori otaknya dan bakal menjadi rasa trauma yang mendalam.

Sebenarnya, banyak kasus pelecehan seksual anak dan perempuan. Namun, tertutup karena korban tidak mau cerita. “Korban mau bercerita itu butuh semangat luar biasa. Karena mereka merasa malu. Baik kepada keluarga maupun yang lainnya,” pungkasnya.

- Advertisement -

Kejadian tersebut, menurut Sutipah, tentu merupakan hal baru, lantaran pelakunya juga masih anak. Apalagi diketahui anak itu sampai mengancam korban agar tidak cerita kepada orang tuanya. “Masak anak tujuh tahun bisa seperti itu dan mengancam, awas jangan bilang ke mama,” ucapnya.

Menurut Sutipah, bisa jadi pelaku sebelumnya pernah menjadi korban. Sehingga, tindakan kurang pantas itu kembali dilakukan. Menangani kondisi tersebut, menurut Sutipah, korban dan pelaku sama-sama harus didampingi dan diselamatkan. Dia pun berharap, bila ada kejadian serupa, lebih memprioritaskan pendampingan terlebih dahulu. Sebab, pada usia anak, kejadian itu akan disimpan di memori otaknya dan bakal menjadi rasa trauma yang mendalam.

Sebenarnya, banyak kasus pelecehan seksual anak dan perempuan. Namun, tertutup karena korban tidak mau cerita. “Korban mau bercerita itu butuh semangat luar biasa. Karena mereka merasa malu. Baik kepada keluarga maupun yang lainnya,” pungkasnya.

Kejadian tersebut, menurut Sutipah, tentu merupakan hal baru, lantaran pelakunya juga masih anak. Apalagi diketahui anak itu sampai mengancam korban agar tidak cerita kepada orang tuanya. “Masak anak tujuh tahun bisa seperti itu dan mengancam, awas jangan bilang ke mama,” ucapnya.

Menurut Sutipah, bisa jadi pelaku sebelumnya pernah menjadi korban. Sehingga, tindakan kurang pantas itu kembali dilakukan. Menangani kondisi tersebut, menurut Sutipah, korban dan pelaku sama-sama harus didampingi dan diselamatkan. Dia pun berharap, bila ada kejadian serupa, lebih memprioritaskan pendampingan terlebih dahulu. Sebab, pada usia anak, kejadian itu akan disimpan di memori otaknya dan bakal menjadi rasa trauma yang mendalam.

Sebenarnya, banyak kasus pelecehan seksual anak dan perempuan. Namun, tertutup karena korban tidak mau cerita. “Korban mau bercerita itu butuh semangat luar biasa. Karena mereka merasa malu. Baik kepada keluarga maupun yang lainnya,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/