alexametrics
27.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

322 Juru Parkir di Jember Mulai Sejahtera

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Pemkab Jember berkomitmen untuk terus memberikan kepastian perlindungan hidup kepada setiap pekerja di lingkungan Pemkab Jember. Salah satunya dengan mengikutsertakan ratusan juru parkir (jukir) ke dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Mewakili Bupati Jember Hendy Siswanto, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Bobby Arie Sandy menjelaskan bahwa ada sebanyak 322 jukir yang saat ini terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan. Adapun manfaat yang akan didapatkan para jukir melalui program ini adalah perlindungan kecelakaan kerja serta santunan kematian.

Dengan jaminan sosial tersebut, dirinya menerangkan bahwa Pemkab Jember memberikan perlindungan lebih kepada para jukir. Terutama keluarga mereka masing-masing. Salah satunya, seperti tiga jukir yang meninggal, belum lama ini. “Pemkab langsung memberikan santunan kematian kepada keluarga korban sebesar 42 juta,” kata Bobby.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menegaskan bahwa tak ada satu pun niat yang tidak baik atau mendoakan seseorang untuk meninggal. Namun, dia menyatakan bahwa tak satu pun orang yang sakti sehingga bisa lepas dari kematian. Oleh karena itu, dengan didaftarkannya ratusan jukir dengan mengikuti BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan bisa meringankan beban para keluarga yang ditinggalkan.

Dia menambahkan, jika kepala keluarga meninggal, lantas bagaimana nasib anak istri atau keluarga lain yang ditinggalkan. “Santunan itu benar-benar sangat bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan. Dengan begitu, bisa dijadikan sebagai modal berusaha atau apa pun yang meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” tegasnya.

- Advertisement -

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Pemkab Jember berkomitmen untuk terus memberikan kepastian perlindungan hidup kepada setiap pekerja di lingkungan Pemkab Jember. Salah satunya dengan mengikutsertakan ratusan juru parkir (jukir) ke dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Mewakili Bupati Jember Hendy Siswanto, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Bobby Arie Sandy menjelaskan bahwa ada sebanyak 322 jukir yang saat ini terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan. Adapun manfaat yang akan didapatkan para jukir melalui program ini adalah perlindungan kecelakaan kerja serta santunan kematian.

Dengan jaminan sosial tersebut, dirinya menerangkan bahwa Pemkab Jember memberikan perlindungan lebih kepada para jukir. Terutama keluarga mereka masing-masing. Salah satunya, seperti tiga jukir yang meninggal, belum lama ini. “Pemkab langsung memberikan santunan kematian kepada keluarga korban sebesar 42 juta,” kata Bobby.

Dia menegaskan bahwa tak ada satu pun niat yang tidak baik atau mendoakan seseorang untuk meninggal. Namun, dia menyatakan bahwa tak satu pun orang yang sakti sehingga bisa lepas dari kematian. Oleh karena itu, dengan didaftarkannya ratusan jukir dengan mengikuti BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan bisa meringankan beban para keluarga yang ditinggalkan.

Dia menambahkan, jika kepala keluarga meninggal, lantas bagaimana nasib anak istri atau keluarga lain yang ditinggalkan. “Santunan itu benar-benar sangat bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan. Dengan begitu, bisa dijadikan sebagai modal berusaha atau apa pun yang meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” tegasnya.

KEPATIHAN, RADARJEMBER.ID – Pemkab Jember berkomitmen untuk terus memberikan kepastian perlindungan hidup kepada setiap pekerja di lingkungan Pemkab Jember. Salah satunya dengan mengikutsertakan ratusan juru parkir (jukir) ke dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Mewakili Bupati Jember Hendy Siswanto, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Bobby Arie Sandy menjelaskan bahwa ada sebanyak 322 jukir yang saat ini terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan. Adapun manfaat yang akan didapatkan para jukir melalui program ini adalah perlindungan kecelakaan kerja serta santunan kematian.

Dengan jaminan sosial tersebut, dirinya menerangkan bahwa Pemkab Jember memberikan perlindungan lebih kepada para jukir. Terutama keluarga mereka masing-masing. Salah satunya, seperti tiga jukir yang meninggal, belum lama ini. “Pemkab langsung memberikan santunan kematian kepada keluarga korban sebesar 42 juta,” kata Bobby.

Dia menegaskan bahwa tak ada satu pun niat yang tidak baik atau mendoakan seseorang untuk meninggal. Namun, dia menyatakan bahwa tak satu pun orang yang sakti sehingga bisa lepas dari kematian. Oleh karena itu, dengan didaftarkannya ratusan jukir dengan mengikuti BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan bisa meringankan beban para keluarga yang ditinggalkan.

Dia menambahkan, jika kepala keluarga meninggal, lantas bagaimana nasib anak istri atau keluarga lain yang ditinggalkan. “Santunan itu benar-benar sangat bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan. Dengan begitu, bisa dijadikan sebagai modal berusaha atau apa pun yang meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/