alexametrics
26.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Juli, Jalan Mulai Diperbaiki

Sebelum Tender, Pemkab Lakukan Uji Kualitas

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemkab Jember mengejar target perbaikan jalan yang direncanakan tuntas dua tahun ini. Pemerintah sampai menyiapkan tiga skema proyek perbaikan jalan rusak yang panjangnya sekitar 1.080,7 kilometer itu. Ada yang tahun jamak atau multi-years, ada pula yang tahun tunggal, serta sistem penunjukan langsung (PL).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPU BMSDA) Kabupaten Jember Rahman Anda menyampaikan, proyek multi-years, tahun tunggal, dan PL itu diproyeksikan selesai teken kontrak pada Juli mendatang. “Awal atau pertengahan Juli, tender selesai,” katanya, kemarin (3/6).

Umumnya, pengerjaan proyek dilakukan setelah sepekan penandatanganan tender selesai. Ini artinya, jika proses tender tuntas pertengahan Juli, maka akhir bulan proyek perbaikan jalan mulai dikerjakan. Dan sebelum lelang dilakukan, Pemkab Jember melalui DPU BMSDA melakukan uji coba pengaspalan terlebih dulu. Hal itu dimaksudkan untuk menyeleksi perusahaan asphalt mixing plant (AMP) yang bakal ikut dalam tender tersebut. “Ada 12 AMP yang masuk,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kapan tender akan dilakukan? Rahman menyebut, bakal segera diproses setelah uji coba tender dilakukan di sejumlah titik. Salah satunya seperti uji coba di Jalan Teratai, Kaliwates, yang sempat dipantau langsung oleh Bupati Jember Hendy Siswanto. “Insyaallah pertengahan Juli sudah selesai,” ucapnya.

Uji coba beberapa hari terakhir ini dimaksudkan untuk melihat hasil kerja AMP tentang kualitas aspal. DPU BMSDA pun menyediakan 50 ton AMP dengan cuma-cuma. Dari AMP itu, 25 ton asphalt concrete-wearing course (AC-WC) atau disebut lapis aus, sedangkan separuhnya lagi asphalt concrete-binder course (AC-BC) atau dikenal lapisan pengikat.

Dalam uji coba itu, DPU BMSDA juga melibatkan perguruan tinggi sebagai pihak yang melakukan uji laboratorium. Mereka yang melakukan pembangunan, serta lolos uji kualitas, nantinya akan direkomendasikan untuk mengikuti tender. Upaya uji coba ini pun menjadi bagian agar pemenang tender nanti benar-benar yang terbaik demi pembangunan jalan aspal di Jember.

Penelusuran Jawa Pos Radar Jember, rencana jalan yang akan dibangun oleh pemerintah panjangnya mencapai sekitar 1.080,7 km. Sepanjang 1.013,80 km rusak berat dan sepanjang 66,9 km rusak ringan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemkab Jember mengejar target perbaikan jalan yang direncanakan tuntas dua tahun ini. Pemerintah sampai menyiapkan tiga skema proyek perbaikan jalan rusak yang panjangnya sekitar 1.080,7 kilometer itu. Ada yang tahun jamak atau multi-years, ada pula yang tahun tunggal, serta sistem penunjukan langsung (PL).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPU BMSDA) Kabupaten Jember Rahman Anda menyampaikan, proyek multi-years, tahun tunggal, dan PL itu diproyeksikan selesai teken kontrak pada Juli mendatang. “Awal atau pertengahan Juli, tender selesai,” katanya, kemarin (3/6).

Umumnya, pengerjaan proyek dilakukan setelah sepekan penandatanganan tender selesai. Ini artinya, jika proses tender tuntas pertengahan Juli, maka akhir bulan proyek perbaikan jalan mulai dikerjakan. Dan sebelum lelang dilakukan, Pemkab Jember melalui DPU BMSDA melakukan uji coba pengaspalan terlebih dulu. Hal itu dimaksudkan untuk menyeleksi perusahaan asphalt mixing plant (AMP) yang bakal ikut dalam tender tersebut. “Ada 12 AMP yang masuk,” paparnya.

Kapan tender akan dilakukan? Rahman menyebut, bakal segera diproses setelah uji coba tender dilakukan di sejumlah titik. Salah satunya seperti uji coba di Jalan Teratai, Kaliwates, yang sempat dipantau langsung oleh Bupati Jember Hendy Siswanto. “Insyaallah pertengahan Juli sudah selesai,” ucapnya.

Uji coba beberapa hari terakhir ini dimaksudkan untuk melihat hasil kerja AMP tentang kualitas aspal. DPU BMSDA pun menyediakan 50 ton AMP dengan cuma-cuma. Dari AMP itu, 25 ton asphalt concrete-wearing course (AC-WC) atau disebut lapis aus, sedangkan separuhnya lagi asphalt concrete-binder course (AC-BC) atau dikenal lapisan pengikat.

Dalam uji coba itu, DPU BMSDA juga melibatkan perguruan tinggi sebagai pihak yang melakukan uji laboratorium. Mereka yang melakukan pembangunan, serta lolos uji kualitas, nantinya akan direkomendasikan untuk mengikuti tender. Upaya uji coba ini pun menjadi bagian agar pemenang tender nanti benar-benar yang terbaik demi pembangunan jalan aspal di Jember.

Penelusuran Jawa Pos Radar Jember, rencana jalan yang akan dibangun oleh pemerintah panjangnya mencapai sekitar 1.080,7 km. Sepanjang 1.013,80 km rusak berat dan sepanjang 66,9 km rusak ringan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemkab Jember mengejar target perbaikan jalan yang direncanakan tuntas dua tahun ini. Pemerintah sampai menyiapkan tiga skema proyek perbaikan jalan rusak yang panjangnya sekitar 1.080,7 kilometer itu. Ada yang tahun jamak atau multi-years, ada pula yang tahun tunggal, serta sistem penunjukan langsung (PL).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPU BMSDA) Kabupaten Jember Rahman Anda menyampaikan, proyek multi-years, tahun tunggal, dan PL itu diproyeksikan selesai teken kontrak pada Juli mendatang. “Awal atau pertengahan Juli, tender selesai,” katanya, kemarin (3/6).

Umumnya, pengerjaan proyek dilakukan setelah sepekan penandatanganan tender selesai. Ini artinya, jika proses tender tuntas pertengahan Juli, maka akhir bulan proyek perbaikan jalan mulai dikerjakan. Dan sebelum lelang dilakukan, Pemkab Jember melalui DPU BMSDA melakukan uji coba pengaspalan terlebih dulu. Hal itu dimaksudkan untuk menyeleksi perusahaan asphalt mixing plant (AMP) yang bakal ikut dalam tender tersebut. “Ada 12 AMP yang masuk,” paparnya.

Kapan tender akan dilakukan? Rahman menyebut, bakal segera diproses setelah uji coba tender dilakukan di sejumlah titik. Salah satunya seperti uji coba di Jalan Teratai, Kaliwates, yang sempat dipantau langsung oleh Bupati Jember Hendy Siswanto. “Insyaallah pertengahan Juli sudah selesai,” ucapnya.

Uji coba beberapa hari terakhir ini dimaksudkan untuk melihat hasil kerja AMP tentang kualitas aspal. DPU BMSDA pun menyediakan 50 ton AMP dengan cuma-cuma. Dari AMP itu, 25 ton asphalt concrete-wearing course (AC-WC) atau disebut lapis aus, sedangkan separuhnya lagi asphalt concrete-binder course (AC-BC) atau dikenal lapisan pengikat.

Dalam uji coba itu, DPU BMSDA juga melibatkan perguruan tinggi sebagai pihak yang melakukan uji laboratorium. Mereka yang melakukan pembangunan, serta lolos uji kualitas, nantinya akan direkomendasikan untuk mengikuti tender. Upaya uji coba ini pun menjadi bagian agar pemenang tender nanti benar-benar yang terbaik demi pembangunan jalan aspal di Jember.

Penelusuran Jawa Pos Radar Jember, rencana jalan yang akan dibangun oleh pemerintah panjangnya mencapai sekitar 1.080,7 km. Sepanjang 1.013,80 km rusak berat dan sepanjang 66,9 km rusak ringan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/