alexametrics
24.3 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Sepak Takraw Gagal Jalani Sparing

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejumlah atlet Jember yang disiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim bisa dikatakan semangatnya jempolan. Mereka tetap latihan mandiri walau dana pembinaan belum turun. Hal itu juga dirasakan oleh atlet sepak takraw. Sayangnya, agenda sparing ke Blitar gagal.

Baca Juga : Larang Pemakaian Ponsel, Sistem Pendidikan Tetap Salaf

Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jember Fauzan berharap dana hibah untuk pemusatan latihan atau training center (TC) segera cair. Sebab, sangat memengaruhi perkembangan para atlet. Meski dana pembinaan tak kunjung cair, PSTI telah melakukan pemusatan latihan. Bahkan sudah melakukan seleksi pemain sejak November lalu.

Mobile_AP_Rectangle 2

PSTI telah memastikan ada 20 putra dan 15 putri setelah seleksi. Namun, dari itu semua hanya ada 12 atlet yang nantinya akan dibawa ke Porprov Jatim. Setelah melakukan segala tahapan baik seleksi, pemusatan latihan, Fauzan mengaku, para atlet terus mempersiapkan diri meskipun masih menggunakan dana mandiri. Baginya, anggaran TC sangat memengaruhi kualitas berlatih dan hasil akhir meraih prestasi. Terlebih lagi para atlet telah gagal melakoni sparing yang rencananya akan berkunjung ke Blitar. “Kami sempat berencana untuk berkunjung ke Blitar untuk meningkatkan mental para pemain dan sebagainya. Akan tetapi, kami terkendala anggaran, sehingga hal itu tidak terealisasi,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejumlah atlet Jember yang disiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim bisa dikatakan semangatnya jempolan. Mereka tetap latihan mandiri walau dana pembinaan belum turun. Hal itu juga dirasakan oleh atlet sepak takraw. Sayangnya, agenda sparing ke Blitar gagal.

Baca Juga : Larang Pemakaian Ponsel, Sistem Pendidikan Tetap Salaf

Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jember Fauzan berharap dana hibah untuk pemusatan latihan atau training center (TC) segera cair. Sebab, sangat memengaruhi perkembangan para atlet. Meski dana pembinaan tak kunjung cair, PSTI telah melakukan pemusatan latihan. Bahkan sudah melakukan seleksi pemain sejak November lalu.

PSTI telah memastikan ada 20 putra dan 15 putri setelah seleksi. Namun, dari itu semua hanya ada 12 atlet yang nantinya akan dibawa ke Porprov Jatim. Setelah melakukan segala tahapan baik seleksi, pemusatan latihan, Fauzan mengaku, para atlet terus mempersiapkan diri meskipun masih menggunakan dana mandiri. Baginya, anggaran TC sangat memengaruhi kualitas berlatih dan hasil akhir meraih prestasi. Terlebih lagi para atlet telah gagal melakoni sparing yang rencananya akan berkunjung ke Blitar. “Kami sempat berencana untuk berkunjung ke Blitar untuk meningkatkan mental para pemain dan sebagainya. Akan tetapi, kami terkendala anggaran, sehingga hal itu tidak terealisasi,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejumlah atlet Jember yang disiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim bisa dikatakan semangatnya jempolan. Mereka tetap latihan mandiri walau dana pembinaan belum turun. Hal itu juga dirasakan oleh atlet sepak takraw. Sayangnya, agenda sparing ke Blitar gagal.

Baca Juga : Larang Pemakaian Ponsel, Sistem Pendidikan Tetap Salaf

Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jember Fauzan berharap dana hibah untuk pemusatan latihan atau training center (TC) segera cair. Sebab, sangat memengaruhi perkembangan para atlet. Meski dana pembinaan tak kunjung cair, PSTI telah melakukan pemusatan latihan. Bahkan sudah melakukan seleksi pemain sejak November lalu.

PSTI telah memastikan ada 20 putra dan 15 putri setelah seleksi. Namun, dari itu semua hanya ada 12 atlet yang nantinya akan dibawa ke Porprov Jatim. Setelah melakukan segala tahapan baik seleksi, pemusatan latihan, Fauzan mengaku, para atlet terus mempersiapkan diri meskipun masih menggunakan dana mandiri. Baginya, anggaran TC sangat memengaruhi kualitas berlatih dan hasil akhir meraih prestasi. Terlebih lagi para atlet telah gagal melakoni sparing yang rencananya akan berkunjung ke Blitar. “Kami sempat berencana untuk berkunjung ke Blitar untuk meningkatkan mental para pemain dan sebagainya. Akan tetapi, kami terkendala anggaran, sehingga hal itu tidak terealisasi,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/