alexametrics
29.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Berdayakan, Lindungi Skill Santri

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Banyaknya pondok pesantren di Jember itu sudah sepatutnya dibuatkan payung regulasi yang mengakomodasi kebutuhan pesantren. Paling tidak, ada bentuk kehadiran pemerintahan daerah dalam penyelenggaraan pola pendidikan di pesantren. Baik dalam hal kedudukan maupun kebutuhan pesantren. Termasuk dukungan anggaran dan perlindungan.

Baca Juga : Menagih Penyematan Kota Santri

Edi Sucipto, Kasi PD Pontren Kemenag Kabupaten Jember, mengatakan bahwa perlu segera dibuatkan payung hukum untuk pesantren-pesantren di Jember oleh Pemerintah Kabupaten Jember. “Penyusunan Raperda Pesantren itu perlu diwujudkan dengan sungguh-sungguh oleh Pemkab Jember. Kami sangat mengapresiasi dan mendukung, mengingat ini adalah cita-cita dan harapan kami dari dulu,” jelasnya ketika kami wawancara di Kantor Kemenag Jember, Jumat (01/04).

Mobile_AP_Rectangle 2

Edi menambahkan, ketika payung hukum sudah dipunyai, otomatis lembaga-lembaga pesantren dapat dilindungi serta memiliki fasilitas dan akses yang lebih baik. “Hal tersebut dalam rangka meningkatkan mutu sumber daya manusia di pesantren. Sebab, ketika dibenturkan dengan menyangkut kebutuhan, kami serba kesulitan. Apalagi kemarin dana kami refocusing untuk masalah-masalah pandemi,” imbuhnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Banyaknya pondok pesantren di Jember itu sudah sepatutnya dibuatkan payung regulasi yang mengakomodasi kebutuhan pesantren. Paling tidak, ada bentuk kehadiran pemerintahan daerah dalam penyelenggaraan pola pendidikan di pesantren. Baik dalam hal kedudukan maupun kebutuhan pesantren. Termasuk dukungan anggaran dan perlindungan.

Baca Juga : Menagih Penyematan Kota Santri

Edi Sucipto, Kasi PD Pontren Kemenag Kabupaten Jember, mengatakan bahwa perlu segera dibuatkan payung hukum untuk pesantren-pesantren di Jember oleh Pemerintah Kabupaten Jember. “Penyusunan Raperda Pesantren itu perlu diwujudkan dengan sungguh-sungguh oleh Pemkab Jember. Kami sangat mengapresiasi dan mendukung, mengingat ini adalah cita-cita dan harapan kami dari dulu,” jelasnya ketika kami wawancara di Kantor Kemenag Jember, Jumat (01/04).

Edi menambahkan, ketika payung hukum sudah dipunyai, otomatis lembaga-lembaga pesantren dapat dilindungi serta memiliki fasilitas dan akses yang lebih baik. “Hal tersebut dalam rangka meningkatkan mutu sumber daya manusia di pesantren. Sebab, ketika dibenturkan dengan menyangkut kebutuhan, kami serba kesulitan. Apalagi kemarin dana kami refocusing untuk masalah-masalah pandemi,” imbuhnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Banyaknya pondok pesantren di Jember itu sudah sepatutnya dibuatkan payung regulasi yang mengakomodasi kebutuhan pesantren. Paling tidak, ada bentuk kehadiran pemerintahan daerah dalam penyelenggaraan pola pendidikan di pesantren. Baik dalam hal kedudukan maupun kebutuhan pesantren. Termasuk dukungan anggaran dan perlindungan.

Baca Juga : Menagih Penyematan Kota Santri

Edi Sucipto, Kasi PD Pontren Kemenag Kabupaten Jember, mengatakan bahwa perlu segera dibuatkan payung hukum untuk pesantren-pesantren di Jember oleh Pemerintah Kabupaten Jember. “Penyusunan Raperda Pesantren itu perlu diwujudkan dengan sungguh-sungguh oleh Pemkab Jember. Kami sangat mengapresiasi dan mendukung, mengingat ini adalah cita-cita dan harapan kami dari dulu,” jelasnya ketika kami wawancara di Kantor Kemenag Jember, Jumat (01/04).

Edi menambahkan, ketika payung hukum sudah dipunyai, otomatis lembaga-lembaga pesantren dapat dilindungi serta memiliki fasilitas dan akses yang lebih baik. “Hal tersebut dalam rangka meningkatkan mutu sumber daya manusia di pesantren. Sebab, ketika dibenturkan dengan menyangkut kebutuhan, kami serba kesulitan. Apalagi kemarin dana kami refocusing untuk masalah-masalah pandemi,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/