alexametrics
30.3 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Dilema Pembangunan Museum Daerah

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Eks Gedung Dinas Sosial Kabupaten Jember yang beralamat di Jalan PB Sudirman, Jember Lor, terlihat sepi. Gerbang depannya tertutup rapat. Tidak ada satu pun aktivitas yang berlangsung di sana.

Kondisi ini sudah terjadi sejak tiga hari lalu, di mana seluruh aktivitas karyawannnya dipindah ke Kecamatan Kaliwates. Tepatnya sekompleks dengan Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Kabupaten Jember. Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Miskin dan Telantar Dinas Sosial Kabupaten Jember Nurul Qomariah mengatakan bahwa kantornya akan direnovasi, dan selanjutnya dijadikan cagar budaya. “Rencananya akan direnovasi,” kata Nurul, singkat.

Sejatinya, ide ini sudah lama digaungkan. Ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jember Harry Agustriono mengatakan bahwa hingga saat ini renovasi masih belum dilakukan. Sebab, pihaknya masih mengajukan permohonan kantor tersebut sebagai cagar budaya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Secara fisik, Kantor Dinas Sosial dinilai masih layak untuk dijadikan tempat cagar budaya. “Harapannya bisa disetujui bupati. Pelan-pelan nanti kami tata dan optimalkan fungsinya,” ungkap Harry.

Nantinya, dari renovasi itu akan ada alih fungsi gedung. Dari yang mulanya adalah Kantor Dinas Sosial menjadi museum daerah, sekretariat Komunitas Perupa Jember, sekretariat juru pelihara cagar budaya, ruang pameran atau galeri seni rupa, dan exhibition room cagar budaya. “Kemudian, ada beberapa cagar budaya yang ditaruh di sana,” tambahnya.

Namun, prosesnya hingga saat ini masih dalam tahap pemetaan cagar budaya mana saja yang akan ditempatkan di museum daerah. “Ini masih kita riset,” tutur Harry.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Eks Gedung Dinas Sosial Kabupaten Jember yang beralamat di Jalan PB Sudirman, Jember Lor, terlihat sepi. Gerbang depannya tertutup rapat. Tidak ada satu pun aktivitas yang berlangsung di sana.

Kondisi ini sudah terjadi sejak tiga hari lalu, di mana seluruh aktivitas karyawannnya dipindah ke Kecamatan Kaliwates. Tepatnya sekompleks dengan Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Kabupaten Jember. Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Miskin dan Telantar Dinas Sosial Kabupaten Jember Nurul Qomariah mengatakan bahwa kantornya akan direnovasi, dan selanjutnya dijadikan cagar budaya. “Rencananya akan direnovasi,” kata Nurul, singkat.

Sejatinya, ide ini sudah lama digaungkan. Ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jember Harry Agustriono mengatakan bahwa hingga saat ini renovasi masih belum dilakukan. Sebab, pihaknya masih mengajukan permohonan kantor tersebut sebagai cagar budaya.

Secara fisik, Kantor Dinas Sosial dinilai masih layak untuk dijadikan tempat cagar budaya. “Harapannya bisa disetujui bupati. Pelan-pelan nanti kami tata dan optimalkan fungsinya,” ungkap Harry.

Nantinya, dari renovasi itu akan ada alih fungsi gedung. Dari yang mulanya adalah Kantor Dinas Sosial menjadi museum daerah, sekretariat Komunitas Perupa Jember, sekretariat juru pelihara cagar budaya, ruang pameran atau galeri seni rupa, dan exhibition room cagar budaya. “Kemudian, ada beberapa cagar budaya yang ditaruh di sana,” tambahnya.

Namun, prosesnya hingga saat ini masih dalam tahap pemetaan cagar budaya mana saja yang akan ditempatkan di museum daerah. “Ini masih kita riset,” tutur Harry.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Eks Gedung Dinas Sosial Kabupaten Jember yang beralamat di Jalan PB Sudirman, Jember Lor, terlihat sepi. Gerbang depannya tertutup rapat. Tidak ada satu pun aktivitas yang berlangsung di sana.

Kondisi ini sudah terjadi sejak tiga hari lalu, di mana seluruh aktivitas karyawannnya dipindah ke Kecamatan Kaliwates. Tepatnya sekompleks dengan Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Kabupaten Jember. Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Miskin dan Telantar Dinas Sosial Kabupaten Jember Nurul Qomariah mengatakan bahwa kantornya akan direnovasi, dan selanjutnya dijadikan cagar budaya. “Rencananya akan direnovasi,” kata Nurul, singkat.

Sejatinya, ide ini sudah lama digaungkan. Ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jember Harry Agustriono mengatakan bahwa hingga saat ini renovasi masih belum dilakukan. Sebab, pihaknya masih mengajukan permohonan kantor tersebut sebagai cagar budaya.

Secara fisik, Kantor Dinas Sosial dinilai masih layak untuk dijadikan tempat cagar budaya. “Harapannya bisa disetujui bupati. Pelan-pelan nanti kami tata dan optimalkan fungsinya,” ungkap Harry.

Nantinya, dari renovasi itu akan ada alih fungsi gedung. Dari yang mulanya adalah Kantor Dinas Sosial menjadi museum daerah, sekretariat Komunitas Perupa Jember, sekretariat juru pelihara cagar budaya, ruang pameran atau galeri seni rupa, dan exhibition room cagar budaya. “Kemudian, ada beberapa cagar budaya yang ditaruh di sana,” tambahnya.

Namun, prosesnya hingga saat ini masih dalam tahap pemetaan cagar budaya mana saja yang akan ditempatkan di museum daerah. “Ini masih kita riset,” tutur Harry.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/