alexametrics
26.2 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Bupati Jember Ikut Lari, Kibarkan Panji

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, Radar Jember – Kebanggaan terhadap tiga pelari penakluk 93 kilometer (km) dan puluhan pelari profesional ditunjukkan Bupati Jember Hendy Siswanto dalam peringatan Hari Jadi Jember ke-93 tahun, kemarin (3/1). Begitu menerima Panji Kabupaten Jember di halaman rumah dinasnya, orang nomor satu di Jember tersebut langsung berlari mengelilingi alun-alun kota.

Pagi itu, wajah Bupati Hendy tampak semringah. Ada rasa bangga yang sebenarnya ingin disampaikan di hadapan para atlet saat mereka melintas di Pendapa Wahyawibawagraha. Namun, bupati langsung bergegas berlari memimpin mereka mengitari alun-alun. Selama perjalanan, tampak tiga orang pelari utama, jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), Direktur dan General Manager Jawa Pos Radar Jember, serta puluhan pelari lain.

Tak lama setelah itu, para atlet finis bersama bupati di pendapa lagi. Semangat para pelari yang menaklukkan 93 km dalam semalam tersebut diharapkan dapat menggugah semangat pemerintah maupun seluruh masyarakat di Jember dalam mengejar ketertinggalan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, pada detik-detik pidato kebanggaan dan penghargaan oleh bupati, salah satu pelari utama, Yohanes Hiariej, yang berhasil menyelesaikan lari sejauh 93 km, terjatuh karena kram kaki. Dia pun ditolong dua teman di sampingnya yang juga pelari utama, yaitu Bambang Margono dan Firdaus Dellabas. Tak lama setelah itu, Yohanes membaik. “Inilah perjuangan tanpa lelah, apakah Jember akan berhasil? Insyaallah, 99,99 persen Jember akan segera mengejar ketertinggalannya,” ucap bupati. Para runners pun kompak menjawab berhasil dan memberi aplaus.

- Advertisement -

JEMBER LOR, Radar Jember – Kebanggaan terhadap tiga pelari penakluk 93 kilometer (km) dan puluhan pelari profesional ditunjukkan Bupati Jember Hendy Siswanto dalam peringatan Hari Jadi Jember ke-93 tahun, kemarin (3/1). Begitu menerima Panji Kabupaten Jember di halaman rumah dinasnya, orang nomor satu di Jember tersebut langsung berlari mengelilingi alun-alun kota.

Pagi itu, wajah Bupati Hendy tampak semringah. Ada rasa bangga yang sebenarnya ingin disampaikan di hadapan para atlet saat mereka melintas di Pendapa Wahyawibawagraha. Namun, bupati langsung bergegas berlari memimpin mereka mengitari alun-alun. Selama perjalanan, tampak tiga orang pelari utama, jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), Direktur dan General Manager Jawa Pos Radar Jember, serta puluhan pelari lain.

Tak lama setelah itu, para atlet finis bersama bupati di pendapa lagi. Semangat para pelari yang menaklukkan 93 km dalam semalam tersebut diharapkan dapat menggugah semangat pemerintah maupun seluruh masyarakat di Jember dalam mengejar ketertinggalan.

Namun, pada detik-detik pidato kebanggaan dan penghargaan oleh bupati, salah satu pelari utama, Yohanes Hiariej, yang berhasil menyelesaikan lari sejauh 93 km, terjatuh karena kram kaki. Dia pun ditolong dua teman di sampingnya yang juga pelari utama, yaitu Bambang Margono dan Firdaus Dellabas. Tak lama setelah itu, Yohanes membaik. “Inilah perjuangan tanpa lelah, apakah Jember akan berhasil? Insyaallah, 99,99 persen Jember akan segera mengejar ketertinggalannya,” ucap bupati. Para runners pun kompak menjawab berhasil dan memberi aplaus.

JEMBER LOR, Radar Jember – Kebanggaan terhadap tiga pelari penakluk 93 kilometer (km) dan puluhan pelari profesional ditunjukkan Bupati Jember Hendy Siswanto dalam peringatan Hari Jadi Jember ke-93 tahun, kemarin (3/1). Begitu menerima Panji Kabupaten Jember di halaman rumah dinasnya, orang nomor satu di Jember tersebut langsung berlari mengelilingi alun-alun kota.

Pagi itu, wajah Bupati Hendy tampak semringah. Ada rasa bangga yang sebenarnya ingin disampaikan di hadapan para atlet saat mereka melintas di Pendapa Wahyawibawagraha. Namun, bupati langsung bergegas berlari memimpin mereka mengitari alun-alun. Selama perjalanan, tampak tiga orang pelari utama, jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), Direktur dan General Manager Jawa Pos Radar Jember, serta puluhan pelari lain.

Tak lama setelah itu, para atlet finis bersama bupati di pendapa lagi. Semangat para pelari yang menaklukkan 93 km dalam semalam tersebut diharapkan dapat menggugah semangat pemerintah maupun seluruh masyarakat di Jember dalam mengejar ketertinggalan.

Namun, pada detik-detik pidato kebanggaan dan penghargaan oleh bupati, salah satu pelari utama, Yohanes Hiariej, yang berhasil menyelesaikan lari sejauh 93 km, terjatuh karena kram kaki. Dia pun ditolong dua teman di sampingnya yang juga pelari utama, yaitu Bambang Margono dan Firdaus Dellabas. Tak lama setelah itu, Yohanes membaik. “Inilah perjuangan tanpa lelah, apakah Jember akan berhasil? Insyaallah, 99,99 persen Jember akan segera mengejar ketertinggalannya,” ucap bupati. Para runners pun kompak menjawab berhasil dan memberi aplaus.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/