alexametrics
22.4 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Warga Dekat TPST Mulai Sesak Nafas

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tidak beroperasinya beberapa truk pengangkut sampah, tak hanya merusak keindahan kota, tapi juga menimbulkan masalah baru. Aroma tidak sedap mulai menyeruak akibat tumpukan sampah yang tak segera terangkut. Terlebih di musim hujan seperti sekarang ini.

Tengok saja di Tempat Pengolahan Sampah Transit (TPST) Muktisari, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates. Di tempat itu, limbah rumah tangga mulai menggunung dan mengeluarkan bau busuk.

Probo Subrigo, warga Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegalbesar, mengatakan, sebelum persoalan bahan bakar minyak (BBM) untuk truk pengangkut sampah mencuat, sampah itu rutin dibuang setiap hari oleh petugas ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Pakusari.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tidak beroperasinya beberapa truk pengangkut sampah, tak hanya merusak keindahan kota, tapi juga menimbulkan masalah baru. Aroma tidak sedap mulai menyeruak akibat tumpukan sampah yang tak segera terangkut. Terlebih di musim hujan seperti sekarang ini.

Tengok saja di Tempat Pengolahan Sampah Transit (TPST) Muktisari, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates. Di tempat itu, limbah rumah tangga mulai menggunung dan mengeluarkan bau busuk.

Probo Subrigo, warga Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegalbesar, mengatakan, sebelum persoalan bahan bakar minyak (BBM) untuk truk pengangkut sampah mencuat, sampah itu rutin dibuang setiap hari oleh petugas ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Pakusari.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tidak beroperasinya beberapa truk pengangkut sampah, tak hanya merusak keindahan kota, tapi juga menimbulkan masalah baru. Aroma tidak sedap mulai menyeruak akibat tumpukan sampah yang tak segera terangkut. Terlebih di musim hujan seperti sekarang ini.

Tengok saja di Tempat Pengolahan Sampah Transit (TPST) Muktisari, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates. Di tempat itu, limbah rumah tangga mulai menggunung dan mengeluarkan bau busuk.

Probo Subrigo, warga Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegalbesar, mengatakan, sebelum persoalan bahan bakar minyak (BBM) untuk truk pengangkut sampah mencuat, sampah itu rutin dibuang setiap hari oleh petugas ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Pakusari.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/