alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

PKD Mundur Jelang Pilkada

Bawaslu: Jika Benar, Bakal PAW

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kurang dari sepekan menuju perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Jember, sejumlah pengawas kelurahan dan desa (PKD) justru dikabarkan mundur. Informasi ini disampaikan Zaenal, warga Kelurahan/Kecamatan Kaliwates. Dirinya menyebut, terdapat beberapa orang di lokasi yang berbeda mundur dari pengawas.

“Di Kelurahan saya, Kaliwates, ada pengawas mundur karena ada permasalahan. Saya tidak tahu masalahnya apa. Kemudian, saya mendengar di lokasi lain juga ada pengawas yang mundur,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (2/12).

Menurutnya, mundurnya pengawas bisa berdampak buruk pada sistem pengawasan apabila tidak segera dilakukan perbaikan. Untuk itu, Zaenal berpendapat agar Badan Pengawas Pemilu Kabupaten segera turun tangan menyelesaikan permasalahan yang membuat PKD mundur. “Pelaksanaan Pilkada Jember sudah tinggal beberapa hari. Mundurnya pengawas pasti terjadi karena ada sesuatu hal. Saya kira Bawaslu layak turun tangan,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kabar mundurnya PKD di Kelurahan Kaliwates dibenarkan anggota Bawaslu Jember, Dwi Endah Setyowati. Namun menurut dia, informasi tersebut masih sebatas kabar burung dan butuh dikonfirmasi kembali.

Pihaknya juga menegaskan bakal melakukan pengecekan atas kabar mundurnya PKD itu. “Kabarnya memang ada PKD di Kaliwates yang mundur. Dengan begitu, Bawaslu akan memastikannya terlebih dahulu,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kurang dari sepekan menuju perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Jember, sejumlah pengawas kelurahan dan desa (PKD) justru dikabarkan mundur. Informasi ini disampaikan Zaenal, warga Kelurahan/Kecamatan Kaliwates. Dirinya menyebut, terdapat beberapa orang di lokasi yang berbeda mundur dari pengawas.

“Di Kelurahan saya, Kaliwates, ada pengawas mundur karena ada permasalahan. Saya tidak tahu masalahnya apa. Kemudian, saya mendengar di lokasi lain juga ada pengawas yang mundur,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (2/12).

Menurutnya, mundurnya pengawas bisa berdampak buruk pada sistem pengawasan apabila tidak segera dilakukan perbaikan. Untuk itu, Zaenal berpendapat agar Badan Pengawas Pemilu Kabupaten segera turun tangan menyelesaikan permasalahan yang membuat PKD mundur. “Pelaksanaan Pilkada Jember sudah tinggal beberapa hari. Mundurnya pengawas pasti terjadi karena ada sesuatu hal. Saya kira Bawaslu layak turun tangan,” ucapnya.

Kabar mundurnya PKD di Kelurahan Kaliwates dibenarkan anggota Bawaslu Jember, Dwi Endah Setyowati. Namun menurut dia, informasi tersebut masih sebatas kabar burung dan butuh dikonfirmasi kembali.

Pihaknya juga menegaskan bakal melakukan pengecekan atas kabar mundurnya PKD itu. “Kabarnya memang ada PKD di Kaliwates yang mundur. Dengan begitu, Bawaslu akan memastikannya terlebih dahulu,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kurang dari sepekan menuju perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Jember, sejumlah pengawas kelurahan dan desa (PKD) justru dikabarkan mundur. Informasi ini disampaikan Zaenal, warga Kelurahan/Kecamatan Kaliwates. Dirinya menyebut, terdapat beberapa orang di lokasi yang berbeda mundur dari pengawas.

“Di Kelurahan saya, Kaliwates, ada pengawas mundur karena ada permasalahan. Saya tidak tahu masalahnya apa. Kemudian, saya mendengar di lokasi lain juga ada pengawas yang mundur,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (2/12).

Menurutnya, mundurnya pengawas bisa berdampak buruk pada sistem pengawasan apabila tidak segera dilakukan perbaikan. Untuk itu, Zaenal berpendapat agar Badan Pengawas Pemilu Kabupaten segera turun tangan menyelesaikan permasalahan yang membuat PKD mundur. “Pelaksanaan Pilkada Jember sudah tinggal beberapa hari. Mundurnya pengawas pasti terjadi karena ada sesuatu hal. Saya kira Bawaslu layak turun tangan,” ucapnya.

Kabar mundurnya PKD di Kelurahan Kaliwates dibenarkan anggota Bawaslu Jember, Dwi Endah Setyowati. Namun menurut dia, informasi tersebut masih sebatas kabar burung dan butuh dikonfirmasi kembali.

Pihaknya juga menegaskan bakal melakukan pengecekan atas kabar mundurnya PKD itu. “Kabarnya memang ada PKD di Kaliwates yang mundur. Dengan begitu, Bawaslu akan memastikannya terlebih dahulu,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/