alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Kaligrafi Kontemporer Mulai Banyak Peminat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kaligrafi kontemporer menjadi salah satu sektor ekonomi kreatif yang produknya banyak diminati untuk dijadikan sebagai suvenir dan hiasan rumah. Jenis kaligrafi ini sedianya tidak perlu menggunakan teknik khusus. Cukup memiliki keahlian dalam menulis kaligrafi, dan bisa dipadukan dengan seni lukis.

Produk kaligrafi ini pun banyak dijumpai di beberapa lembaga pendidikan, baik lembaga pesantren maupun lembaga pendidikan formal di jenjang SMP hingga SMA. Pembelajarannya banyak diminati di kalangan muda-mudi. Beberapa lembaga kursus pun banyak dijumpai. Apalagi, kaligrafi merupakan jenis praktis dan aplikatif.

Nilai jual dari kaligrafi ini adalah murni dari nilai estetika. Untuk membuatnya, para kaligrafer tidak harus mendapat sanad keilmuan untuk mendapat ijazah. Dalam satu produk kaligrafi kontemporer, pelukis dapat memadukannya dengan warna-warna alam. Tidak ada pakem atau rumus mutlak untuk membuat kaligrafi jenis ini.

Mobile_AP_Rectangle 2

Teknik pengecatan pun fleksibel. Tidak ada batasan jumlah warna dalam satu lukisan. Waktu pembuatannya juga lebih singkat jika dibandingkan dengan jenis kaligrafi lainnya. Satu proyek kaligrafi dapat diselesaikan dalam waktu satu hari.

Sayangnya, banyaknya minat untuk belajar membuat kaligrafi kontemporer dan tingginya jumlah minat pasar tidak sebanding dengan keberadaan para pelaku bisnis. Padahal, produksi kaligrafi kontemporer ini bisa masuk menjadi salah satu bidang ekonomi kreatif. Imbasnya, harga kaligrafi kontemporer ini tidak mengalami peningkatan yang maksimal, yakni di kisaran Rp 50 ribu per lukisan kaligrafi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kaligrafi kontemporer menjadi salah satu sektor ekonomi kreatif yang produknya banyak diminati untuk dijadikan sebagai suvenir dan hiasan rumah. Jenis kaligrafi ini sedianya tidak perlu menggunakan teknik khusus. Cukup memiliki keahlian dalam menulis kaligrafi, dan bisa dipadukan dengan seni lukis.

Produk kaligrafi ini pun banyak dijumpai di beberapa lembaga pendidikan, baik lembaga pesantren maupun lembaga pendidikan formal di jenjang SMP hingga SMA. Pembelajarannya banyak diminati di kalangan muda-mudi. Beberapa lembaga kursus pun banyak dijumpai. Apalagi, kaligrafi merupakan jenis praktis dan aplikatif.

Nilai jual dari kaligrafi ini adalah murni dari nilai estetika. Untuk membuatnya, para kaligrafer tidak harus mendapat sanad keilmuan untuk mendapat ijazah. Dalam satu produk kaligrafi kontemporer, pelukis dapat memadukannya dengan warna-warna alam. Tidak ada pakem atau rumus mutlak untuk membuat kaligrafi jenis ini.

Teknik pengecatan pun fleksibel. Tidak ada batasan jumlah warna dalam satu lukisan. Waktu pembuatannya juga lebih singkat jika dibandingkan dengan jenis kaligrafi lainnya. Satu proyek kaligrafi dapat diselesaikan dalam waktu satu hari.

Sayangnya, banyaknya minat untuk belajar membuat kaligrafi kontemporer dan tingginya jumlah minat pasar tidak sebanding dengan keberadaan para pelaku bisnis. Padahal, produksi kaligrafi kontemporer ini bisa masuk menjadi salah satu bidang ekonomi kreatif. Imbasnya, harga kaligrafi kontemporer ini tidak mengalami peningkatan yang maksimal, yakni di kisaran Rp 50 ribu per lukisan kaligrafi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kaligrafi kontemporer menjadi salah satu sektor ekonomi kreatif yang produknya banyak diminati untuk dijadikan sebagai suvenir dan hiasan rumah. Jenis kaligrafi ini sedianya tidak perlu menggunakan teknik khusus. Cukup memiliki keahlian dalam menulis kaligrafi, dan bisa dipadukan dengan seni lukis.

Produk kaligrafi ini pun banyak dijumpai di beberapa lembaga pendidikan, baik lembaga pesantren maupun lembaga pendidikan formal di jenjang SMP hingga SMA. Pembelajarannya banyak diminati di kalangan muda-mudi. Beberapa lembaga kursus pun banyak dijumpai. Apalagi, kaligrafi merupakan jenis praktis dan aplikatif.

Nilai jual dari kaligrafi ini adalah murni dari nilai estetika. Untuk membuatnya, para kaligrafer tidak harus mendapat sanad keilmuan untuk mendapat ijazah. Dalam satu produk kaligrafi kontemporer, pelukis dapat memadukannya dengan warna-warna alam. Tidak ada pakem atau rumus mutlak untuk membuat kaligrafi jenis ini.

Teknik pengecatan pun fleksibel. Tidak ada batasan jumlah warna dalam satu lukisan. Waktu pembuatannya juga lebih singkat jika dibandingkan dengan jenis kaligrafi lainnya. Satu proyek kaligrafi dapat diselesaikan dalam waktu satu hari.

Sayangnya, banyaknya minat untuk belajar membuat kaligrafi kontemporer dan tingginya jumlah minat pasar tidak sebanding dengan keberadaan para pelaku bisnis. Padahal, produksi kaligrafi kontemporer ini bisa masuk menjadi salah satu bidang ekonomi kreatif. Imbasnya, harga kaligrafi kontemporer ini tidak mengalami peningkatan yang maksimal, yakni di kisaran Rp 50 ribu per lukisan kaligrafi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/