alexametrics
24 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Tersambar Petir dan Ustad ini Merugi Rp 150 Juta

Tersambar Petir, Toko Fotokopi Terbakar

Mobile_AP_Rectangle 1

YOSORATI, RADARJEMBER.ID – Sebuah bangunan di Dusun Krajan Kidul, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, terbakar. Bangunan milik Ustad Imam, 45, tersebut ludes dilalap si jago merah akibat tersambar petir, Minggu (31/10). Peristiwa ini terjadi persis setelah Magrib sekitar pukul 18.00.

Peristiwa itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Sebab, saat petaka itu terjadi, di lokasi tidak ada orang sama sekali. Meski begitu, kerugian yang dialami korban atas insiden tersebut ditaksir mencapai Rp 150 juta.

Informasi di lapangan, bangunan itu tidak digunakan sebagai tempat tinggal, melainkan usaha fotokopi dan percetakan. Sesaat sebelum petaka ini terjadi, sekitar pukul 17.00, toko tersebut sudah tutup dan ditinggalkan dalam keadaan kosong.

Mobile_AP_Rectangle 2

Saat itu, kondisi cuaca sedang turun hujan lebat. Tiba-tiba, terdengar suara petir cukup lantang. Bersamaan dengan itu, muncul api dari bangunan toko di bagian atas dan terus membesar. Warga di sekitar lokasi sempat keluar rumah. Di tengah guyuran hujan, mereka berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, sejumlah barang yang berada di dalam toko tak bisa diselamatkan.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan peristiwa itu langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun, barang-barang yang ada di dalam toko, di antaranya mesin fotokopi, mesin laminating, mesin cetak, delapan printer, laptop, tiga komputer, dan uang Rp 600 ribu ikut terbakar. “Jika ditotal, kerugian yang dialami korban mencapai Rp 150 jutaan. Karena semua alat untuk usaha tersebut tidak terselamatkan,” kata Aiptu Y Susanto, Kanit Reskrim Polsek Sumberbaru, kemarin (1/11).

- Advertisement -

YOSORATI, RADARJEMBER.ID – Sebuah bangunan di Dusun Krajan Kidul, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, terbakar. Bangunan milik Ustad Imam, 45, tersebut ludes dilalap si jago merah akibat tersambar petir, Minggu (31/10). Peristiwa ini terjadi persis setelah Magrib sekitar pukul 18.00.

Peristiwa itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Sebab, saat petaka itu terjadi, di lokasi tidak ada orang sama sekali. Meski begitu, kerugian yang dialami korban atas insiden tersebut ditaksir mencapai Rp 150 juta.

Informasi di lapangan, bangunan itu tidak digunakan sebagai tempat tinggal, melainkan usaha fotokopi dan percetakan. Sesaat sebelum petaka ini terjadi, sekitar pukul 17.00, toko tersebut sudah tutup dan ditinggalkan dalam keadaan kosong.

Saat itu, kondisi cuaca sedang turun hujan lebat. Tiba-tiba, terdengar suara petir cukup lantang. Bersamaan dengan itu, muncul api dari bangunan toko di bagian atas dan terus membesar. Warga di sekitar lokasi sempat keluar rumah. Di tengah guyuran hujan, mereka berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, sejumlah barang yang berada di dalam toko tak bisa diselamatkan.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan peristiwa itu langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun, barang-barang yang ada di dalam toko, di antaranya mesin fotokopi, mesin laminating, mesin cetak, delapan printer, laptop, tiga komputer, dan uang Rp 600 ribu ikut terbakar. “Jika ditotal, kerugian yang dialami korban mencapai Rp 150 jutaan. Karena semua alat untuk usaha tersebut tidak terselamatkan,” kata Aiptu Y Susanto, Kanit Reskrim Polsek Sumberbaru, kemarin (1/11).

YOSORATI, RADARJEMBER.ID – Sebuah bangunan di Dusun Krajan Kidul, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, terbakar. Bangunan milik Ustad Imam, 45, tersebut ludes dilalap si jago merah akibat tersambar petir, Minggu (31/10). Peristiwa ini terjadi persis setelah Magrib sekitar pukul 18.00.

Peristiwa itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Sebab, saat petaka itu terjadi, di lokasi tidak ada orang sama sekali. Meski begitu, kerugian yang dialami korban atas insiden tersebut ditaksir mencapai Rp 150 juta.

Informasi di lapangan, bangunan itu tidak digunakan sebagai tempat tinggal, melainkan usaha fotokopi dan percetakan. Sesaat sebelum petaka ini terjadi, sekitar pukul 17.00, toko tersebut sudah tutup dan ditinggalkan dalam keadaan kosong.

Saat itu, kondisi cuaca sedang turun hujan lebat. Tiba-tiba, terdengar suara petir cukup lantang. Bersamaan dengan itu, muncul api dari bangunan toko di bagian atas dan terus membesar. Warga di sekitar lokasi sempat keluar rumah. Di tengah guyuran hujan, mereka berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, sejumlah barang yang berada di dalam toko tak bisa diselamatkan.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan peristiwa itu langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun, barang-barang yang ada di dalam toko, di antaranya mesin fotokopi, mesin laminating, mesin cetak, delapan printer, laptop, tiga komputer, dan uang Rp 600 ribu ikut terbakar. “Jika ditotal, kerugian yang dialami korban mencapai Rp 150 jutaan. Karena semua alat untuk usaha tersebut tidak terselamatkan,” kata Aiptu Y Susanto, Kanit Reskrim Polsek Sumberbaru, kemarin (1/11).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/