alexametrics
23 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Lahan SMPN Tanggul 3 Jadi Rebutan

Ahli Waris dan Pemkab Masih Berseteru Pascaputusan MA tentang Sengketa Lahan SMPN Tanggul 03

Mobile_AP_Rectangle 1

TANGGUL, RADARJEMBER.ID – Sengketa lahan yang ditempati bangunan SMPN Tanggul 03 memasuki babak baru. Hal itu menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) terkait nasib dan kepemilikan bangunan sekolah tersebut. Hasilnya, MA memenangkan gugatan ahli waris atas Pemkab Jember.

Kepala Bagian Hukum Pemkab Jember Ratno Cahyadi Sembodo membenarkan isi putusan MA tersebut. Menurut dia, putusan itu sudah turun dan diterimanya pada 2020 lalu. Kendati begitu, secara faktual, gedung SMPN Tanggul 03 dinilainya menjadi aset yang telah tercatat di Pemkab Jember. “Kami berkoordinasi dengan tim, akhirnya disepakati untuk mengajukan peninjauan kembali (PK, Red),” terang Ratno saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin (1/11).

Dia menilai, selama ini Pemkab Jember memiliki sejumlah bukti baru yang menguatkan kepemilikan atas aset tersebut. “Alhamdulillah, novum (bukti baru, Red) kami sudah dinyatakan layak untuk diajukan ke Mahkamah Agung melalui prasidang PN Jember. Jadi, posisinya sekarang masih di tingkat PK,” bebernya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kewenangan berikutnya dari upaya hukum tersebut, lanjut dia, ada di pengadilan untuk diajukan ke MA di Jakarta. Upaya PK itu bisa menjadi upaya hukum terakhir yang bisa dilakukan Pemkab Jember selaku pihak tergugat. “Kami berharap bisa saling menghormati dan kami akan menghormati keputusan pengadilan nanti seperti apa,” tambah Ratno.

Sementara itu, dari pihak ahli waris mendiang R Harsono memasang banner di sekolah tersebut. Intinya, memaparkan hasil keputusan MA ke publik. “Kami memasang banner untuk memberitahukan bahwa sudah ada putusan dari Mahkamah Agung,” jelas Yoyok, dari pihak ahli waris mendiang Harsono.

- Advertisement -

TANGGUL, RADARJEMBER.ID – Sengketa lahan yang ditempati bangunan SMPN Tanggul 03 memasuki babak baru. Hal itu menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) terkait nasib dan kepemilikan bangunan sekolah tersebut. Hasilnya, MA memenangkan gugatan ahli waris atas Pemkab Jember.

Kepala Bagian Hukum Pemkab Jember Ratno Cahyadi Sembodo membenarkan isi putusan MA tersebut. Menurut dia, putusan itu sudah turun dan diterimanya pada 2020 lalu. Kendati begitu, secara faktual, gedung SMPN Tanggul 03 dinilainya menjadi aset yang telah tercatat di Pemkab Jember. “Kami berkoordinasi dengan tim, akhirnya disepakati untuk mengajukan peninjauan kembali (PK, Red),” terang Ratno saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin (1/11).

Dia menilai, selama ini Pemkab Jember memiliki sejumlah bukti baru yang menguatkan kepemilikan atas aset tersebut. “Alhamdulillah, novum (bukti baru, Red) kami sudah dinyatakan layak untuk diajukan ke Mahkamah Agung melalui prasidang PN Jember. Jadi, posisinya sekarang masih di tingkat PK,” bebernya.

Kewenangan berikutnya dari upaya hukum tersebut, lanjut dia, ada di pengadilan untuk diajukan ke MA di Jakarta. Upaya PK itu bisa menjadi upaya hukum terakhir yang bisa dilakukan Pemkab Jember selaku pihak tergugat. “Kami berharap bisa saling menghormati dan kami akan menghormati keputusan pengadilan nanti seperti apa,” tambah Ratno.

Sementara itu, dari pihak ahli waris mendiang R Harsono memasang banner di sekolah tersebut. Intinya, memaparkan hasil keputusan MA ke publik. “Kami memasang banner untuk memberitahukan bahwa sudah ada putusan dari Mahkamah Agung,” jelas Yoyok, dari pihak ahli waris mendiang Harsono.

TANGGUL, RADARJEMBER.ID – Sengketa lahan yang ditempati bangunan SMPN Tanggul 03 memasuki babak baru. Hal itu menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) terkait nasib dan kepemilikan bangunan sekolah tersebut. Hasilnya, MA memenangkan gugatan ahli waris atas Pemkab Jember.

Kepala Bagian Hukum Pemkab Jember Ratno Cahyadi Sembodo membenarkan isi putusan MA tersebut. Menurut dia, putusan itu sudah turun dan diterimanya pada 2020 lalu. Kendati begitu, secara faktual, gedung SMPN Tanggul 03 dinilainya menjadi aset yang telah tercatat di Pemkab Jember. “Kami berkoordinasi dengan tim, akhirnya disepakati untuk mengajukan peninjauan kembali (PK, Red),” terang Ratno saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin (1/11).

Dia menilai, selama ini Pemkab Jember memiliki sejumlah bukti baru yang menguatkan kepemilikan atas aset tersebut. “Alhamdulillah, novum (bukti baru, Red) kami sudah dinyatakan layak untuk diajukan ke Mahkamah Agung melalui prasidang PN Jember. Jadi, posisinya sekarang masih di tingkat PK,” bebernya.

Kewenangan berikutnya dari upaya hukum tersebut, lanjut dia, ada di pengadilan untuk diajukan ke MA di Jakarta. Upaya PK itu bisa menjadi upaya hukum terakhir yang bisa dilakukan Pemkab Jember selaku pihak tergugat. “Kami berharap bisa saling menghormati dan kami akan menghormati keputusan pengadilan nanti seperti apa,” tambah Ratno.

Sementara itu, dari pihak ahli waris mendiang R Harsono memasang banner di sekolah tersebut. Intinya, memaparkan hasil keputusan MA ke publik. “Kami memasang banner untuk memberitahukan bahwa sudah ada putusan dari Mahkamah Agung,” jelas Yoyok, dari pihak ahli waris mendiang Harsono.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/