alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Tak Ada Siswa, Guru Tetap Ngantor

Mobile_AP_Rectangle 1

Sebenarnya, mereka menyayangkan harus datang ke sekolah tanpa ada satu pun siswa yang masuk. Sebab, sampai hari ini sekolah memang belum diberikan izin untuk kembali membuka kelas atau pembelajaran tatap muka langsung.

Tak hanya Sutarti, guru di sejumlah sekolah lain pun sama. Para guru tetap harus datang meskipun tidak ada siswa di sekolah. Selain memberikan penugasan secara daring, beberapa dari mereka ada yang memberikan tugas secara jemput bola. Yaitu dengan cara siswa datang ke sekolah untuk mengambil atau mengumpulkan tugas, setelah itu langsung pulang.

“Guru-guru memang tetap datang ke sekolah. Di sekolah, kita mengevaluasi dan memberikan tugas-tugas siswa, administrasi, dan keperluan lainnya,” imbuh Faris Salman Al Farisi, guru SDN Puger Kulon 01, Kecamatan Puger.

- Advertisement -

Sebenarnya, mereka menyayangkan harus datang ke sekolah tanpa ada satu pun siswa yang masuk. Sebab, sampai hari ini sekolah memang belum diberikan izin untuk kembali membuka kelas atau pembelajaran tatap muka langsung.

Tak hanya Sutarti, guru di sejumlah sekolah lain pun sama. Para guru tetap harus datang meskipun tidak ada siswa di sekolah. Selain memberikan penugasan secara daring, beberapa dari mereka ada yang memberikan tugas secara jemput bola. Yaitu dengan cara siswa datang ke sekolah untuk mengambil atau mengumpulkan tugas, setelah itu langsung pulang.

“Guru-guru memang tetap datang ke sekolah. Di sekolah, kita mengevaluasi dan memberikan tugas-tugas siswa, administrasi, dan keperluan lainnya,” imbuh Faris Salman Al Farisi, guru SDN Puger Kulon 01, Kecamatan Puger.

Sebenarnya, mereka menyayangkan harus datang ke sekolah tanpa ada satu pun siswa yang masuk. Sebab, sampai hari ini sekolah memang belum diberikan izin untuk kembali membuka kelas atau pembelajaran tatap muka langsung.

Tak hanya Sutarti, guru di sejumlah sekolah lain pun sama. Para guru tetap harus datang meskipun tidak ada siswa di sekolah. Selain memberikan penugasan secara daring, beberapa dari mereka ada yang memberikan tugas secara jemput bola. Yaitu dengan cara siswa datang ke sekolah untuk mengambil atau mengumpulkan tugas, setelah itu langsung pulang.

“Guru-guru memang tetap datang ke sekolah. Di sekolah, kita mengevaluasi dan memberikan tugas-tugas siswa, administrasi, dan keperluan lainnya,” imbuh Faris Salman Al Farisi, guru SDN Puger Kulon 01, Kecamatan Puger.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/