alexametrics
30.4 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Pansus Tak Terlibat Penutupan Gambar

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Siang kemarin (2/10), ambulans putih dengan stiker biru terparkir di depan ruang UGD Puskesmas Sumbersari. Tidak ada pembeda pada ambulans tersebut. Tapi bila dilihat dari samping, terdapat lakban hitam menutupi foto Bupati Jember (nonaktif) Faida yang kini mencalonkan diri pada Pikada Jember 2020.

Keberadaan foto di ambulans ini memang menjadi polemik. Bahkan, sebelumnya (1/10), anggota dewan yang mengaku dari Pansus Pilkada DPRD bersama Bawaslu Jember datang ke Puskesmas Mangli. Mereka menutup foto Faida dengan lakban hitam. Namun belakangan diketahui, kehadiran anggota DRPD Jember itu bukan dari Pansus Pilkada, melainkan inisiatif pribadi.

Wakil Ketua Pansus Pilkada DRPD Jember Tabroni membantah pansus terlibat dalam penutupan itu. Sebab menurutnya, pansus hanya bekerja dalam hal pengawasan. Tidak sampai pada level teknis dengan mencopot atau menutup stiker. “Untuk pencopotan atau penutupan gambar tentu bukan ranah kami. Itu wilayah eksekutif,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sejauh ini, pihaknya memang berencana berkirim surat kepada Dinkes, Satpol PP, dan Bawaslu Jember. Surat tersebut akan meminta pihak dinas mencabut atau menutup gambar Faida yang kini maju kembali dalam pilkada. Terlebih, gambar itu menempel pada ambulans yang merupakan fasilitas negara. “Namun, karena masih menunggu ketua dewan yang keluar kota, baru Kamis kemarin kami buat. Mungkin hari ini (kemarin, Red) suratnya masuk,” terangnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Siang kemarin (2/10), ambulans putih dengan stiker biru terparkir di depan ruang UGD Puskesmas Sumbersari. Tidak ada pembeda pada ambulans tersebut. Tapi bila dilihat dari samping, terdapat lakban hitam menutupi foto Bupati Jember (nonaktif) Faida yang kini mencalonkan diri pada Pikada Jember 2020.

Keberadaan foto di ambulans ini memang menjadi polemik. Bahkan, sebelumnya (1/10), anggota dewan yang mengaku dari Pansus Pilkada DPRD bersama Bawaslu Jember datang ke Puskesmas Mangli. Mereka menutup foto Faida dengan lakban hitam. Namun belakangan diketahui, kehadiran anggota DRPD Jember itu bukan dari Pansus Pilkada, melainkan inisiatif pribadi.

Wakil Ketua Pansus Pilkada DRPD Jember Tabroni membantah pansus terlibat dalam penutupan itu. Sebab menurutnya, pansus hanya bekerja dalam hal pengawasan. Tidak sampai pada level teknis dengan mencopot atau menutup stiker. “Untuk pencopotan atau penutupan gambar tentu bukan ranah kami. Itu wilayah eksekutif,” tuturnya.

Sejauh ini, pihaknya memang berencana berkirim surat kepada Dinkes, Satpol PP, dan Bawaslu Jember. Surat tersebut akan meminta pihak dinas mencabut atau menutup gambar Faida yang kini maju kembali dalam pilkada. Terlebih, gambar itu menempel pada ambulans yang merupakan fasilitas negara. “Namun, karena masih menunggu ketua dewan yang keluar kota, baru Kamis kemarin kami buat. Mungkin hari ini (kemarin, Red) suratnya masuk,” terangnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Siang kemarin (2/10), ambulans putih dengan stiker biru terparkir di depan ruang UGD Puskesmas Sumbersari. Tidak ada pembeda pada ambulans tersebut. Tapi bila dilihat dari samping, terdapat lakban hitam menutupi foto Bupati Jember (nonaktif) Faida yang kini mencalonkan diri pada Pikada Jember 2020.

Keberadaan foto di ambulans ini memang menjadi polemik. Bahkan, sebelumnya (1/10), anggota dewan yang mengaku dari Pansus Pilkada DPRD bersama Bawaslu Jember datang ke Puskesmas Mangli. Mereka menutup foto Faida dengan lakban hitam. Namun belakangan diketahui, kehadiran anggota DRPD Jember itu bukan dari Pansus Pilkada, melainkan inisiatif pribadi.

Wakil Ketua Pansus Pilkada DRPD Jember Tabroni membantah pansus terlibat dalam penutupan itu. Sebab menurutnya, pansus hanya bekerja dalam hal pengawasan. Tidak sampai pada level teknis dengan mencopot atau menutup stiker. “Untuk pencopotan atau penutupan gambar tentu bukan ranah kami. Itu wilayah eksekutif,” tuturnya.

Sejauh ini, pihaknya memang berencana berkirim surat kepada Dinkes, Satpol PP, dan Bawaslu Jember. Surat tersebut akan meminta pihak dinas mencabut atau menutup gambar Faida yang kini maju kembali dalam pilkada. Terlebih, gambar itu menempel pada ambulans yang merupakan fasilitas negara. “Namun, karena masih menunggu ketua dewan yang keluar kota, baru Kamis kemarin kami buat. Mungkin hari ini (kemarin, Red) suratnya masuk,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/