alexametrics
24.1 C
Jember
Friday, 1 July 2022

 Honorer K-2 Merasa Ketar-ketir

Masa Jabatan Masih Digantung

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Baru-baru, ini presiden telah meneken Perpres Nomor 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK. Sayangnya, kabar baik ini tak total disambut girang guru honorer. Pasalnya, para honorer masih belum mendapat kepastian waktu kontrak kerja.  “Kami ini kan statusnya masih ngambang. Bukan PNS,” kata salah satu guru honorer, Umi Masruroh.

Nyatanya, kebijakan tersebut tak cukup membawa angin segar bagi para guru honorer di Jember, walaupun selama ini pemerintah Jember memberikan keistimewaan dengan memberikan kontrak kerja satu tahun. “Namun kebijakan ini bisa berubah. Tergantung pemerintah daerah nantinya. Apalagi sekarang dalam masa transisi,” ucap Kepala PGRI Jember Supriyono.

Menurutnya, terdapat sekitar 775 tenaga honorer yang telah melalui pemberkasan. Jumlah tersebut telah mendapatkan keistimewaan berupa honor yang sesuai dengan standar upah minimum di Jember. Honor tersebut telah didapat sejak awal 2020 ini. “Ini keistimewaan di Jember saja,” sambung Supriyono.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Baru-baru, ini presiden telah meneken Perpres Nomor 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK. Sayangnya, kabar baik ini tak total disambut girang guru honorer. Pasalnya, para honorer masih belum mendapat kepastian waktu kontrak kerja.  “Kami ini kan statusnya masih ngambang. Bukan PNS,” kata salah satu guru honorer, Umi Masruroh.

Nyatanya, kebijakan tersebut tak cukup membawa angin segar bagi para guru honorer di Jember, walaupun selama ini pemerintah Jember memberikan keistimewaan dengan memberikan kontrak kerja satu tahun. “Namun kebijakan ini bisa berubah. Tergantung pemerintah daerah nantinya. Apalagi sekarang dalam masa transisi,” ucap Kepala PGRI Jember Supriyono.

Menurutnya, terdapat sekitar 775 tenaga honorer yang telah melalui pemberkasan. Jumlah tersebut telah mendapatkan keistimewaan berupa honor yang sesuai dengan standar upah minimum di Jember. Honor tersebut telah didapat sejak awal 2020 ini. “Ini keistimewaan di Jember saja,” sambung Supriyono.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Baru-baru, ini presiden telah meneken Perpres Nomor 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK. Sayangnya, kabar baik ini tak total disambut girang guru honorer. Pasalnya, para honorer masih belum mendapat kepastian waktu kontrak kerja.  “Kami ini kan statusnya masih ngambang. Bukan PNS,” kata salah satu guru honorer, Umi Masruroh.

Nyatanya, kebijakan tersebut tak cukup membawa angin segar bagi para guru honorer di Jember, walaupun selama ini pemerintah Jember memberikan keistimewaan dengan memberikan kontrak kerja satu tahun. “Namun kebijakan ini bisa berubah. Tergantung pemerintah daerah nantinya. Apalagi sekarang dalam masa transisi,” ucap Kepala PGRI Jember Supriyono.

Menurutnya, terdapat sekitar 775 tenaga honorer yang telah melalui pemberkasan. Jumlah tersebut telah mendapatkan keistimewaan berupa honor yang sesuai dengan standar upah minimum di Jember. Honor tersebut telah didapat sejak awal 2020 ini. “Ini keistimewaan di Jember saja,” sambung Supriyono.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/