alexametrics
26.5 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Vaksinasi Jadi Media Pemersatu Bangsa

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – PROSESI vaksinasi di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Rabu (2/9), turut dipantau langsung oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa. Sembari memantau berjalannya acara, Khofifah sempat menyapa dan mengapresiasi kegiatan yang juga melibatkan masyarakat sekitar tersebut.

“Bersama rektor, teman-teman BEM, dan teman-teman aktivis, kita telah bersama-sama melakukan percepatan vaksinasi. Dan tentu kami menyampaikan terima kasih kepada UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, karena melakukan vaksinasi tidak hanya kepada civitas academica, tapi juga kepada masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Selain untuk meningkatkan herd immunity, kegiatan tersebut juga mengajak masyarakat untuk mengikuti tiga visi yang dijunjung tinggi oleh pendiri UIN KHAS, yakni Kiai Haji Achmad Siddiq yang juga sempat menjadi Rais Aam Syuriyah. Yaitu pentingnya menjalin persatuan dan persaudaraan kebangsaan. “Hari ini kita membutuhkan proses untuk bisa membangun persatuan dan persaudaraan kebangsaan. Kiai Achmad Siddiq menyampaikan ukhuwah wathaniyah. Karena kebangsaan ini mengalami dinamika, dan itu artinya kita membutuhkan equilibrium balance,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menjelaskan, sebagai negara yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya, bangsa Indonesia membutuhkan understanding atau kesepahaman untuk menyatukan ragam perbedaan tersebut. Dalam mencapai kesepahaman tersebut, bangsa Indonesia harus memiliki aspek saling menghormati dan saling memercayai satu sama lain.

“Aspek memercayai yang satu dengan yang lain itu menjadi bagian yang sangat penting, untuk meningkatkan persatuan dan persaudaraan bangsa kita. Itu pikiran yang sangat mendalam dari Kiai Haji Achmad Siddiq, sebagaimana mengajarkan hubungan wathaniyah. Persaudaraan kebangsaan ini insyaallah akan menjadi bagian yang bisa dijadikan referensi kehidupan bersama oleh seluruh bangsa,” paparnya.

Selanjutnya, yakni pentingnya ukhuwah insaniyah atau persaudaraan antarsesama manusia, yang juga bermakna sebagai upaya membangun kesetaraan peran. “Ini proses yang tidak mudah, tapi itulah sebetulnya demokrasi kita membangun persaudaraan antarsesama warga bangsa,” tambahnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – PROSESI vaksinasi di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Rabu (2/9), turut dipantau langsung oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa. Sembari memantau berjalannya acara, Khofifah sempat menyapa dan mengapresiasi kegiatan yang juga melibatkan masyarakat sekitar tersebut.

“Bersama rektor, teman-teman BEM, dan teman-teman aktivis, kita telah bersama-sama melakukan percepatan vaksinasi. Dan tentu kami menyampaikan terima kasih kepada UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, karena melakukan vaksinasi tidak hanya kepada civitas academica, tapi juga kepada masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Selain untuk meningkatkan herd immunity, kegiatan tersebut juga mengajak masyarakat untuk mengikuti tiga visi yang dijunjung tinggi oleh pendiri UIN KHAS, yakni Kiai Haji Achmad Siddiq yang juga sempat menjadi Rais Aam Syuriyah. Yaitu pentingnya menjalin persatuan dan persaudaraan kebangsaan. “Hari ini kita membutuhkan proses untuk bisa membangun persatuan dan persaudaraan kebangsaan. Kiai Achmad Siddiq menyampaikan ukhuwah wathaniyah. Karena kebangsaan ini mengalami dinamika, dan itu artinya kita membutuhkan equilibrium balance,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, sebagai negara yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya, bangsa Indonesia membutuhkan understanding atau kesepahaman untuk menyatukan ragam perbedaan tersebut. Dalam mencapai kesepahaman tersebut, bangsa Indonesia harus memiliki aspek saling menghormati dan saling memercayai satu sama lain.

“Aspek memercayai yang satu dengan yang lain itu menjadi bagian yang sangat penting, untuk meningkatkan persatuan dan persaudaraan bangsa kita. Itu pikiran yang sangat mendalam dari Kiai Haji Achmad Siddiq, sebagaimana mengajarkan hubungan wathaniyah. Persaudaraan kebangsaan ini insyaallah akan menjadi bagian yang bisa dijadikan referensi kehidupan bersama oleh seluruh bangsa,” paparnya.

Selanjutnya, yakni pentingnya ukhuwah insaniyah atau persaudaraan antarsesama manusia, yang juga bermakna sebagai upaya membangun kesetaraan peran. “Ini proses yang tidak mudah, tapi itulah sebetulnya demokrasi kita membangun persaudaraan antarsesama warga bangsa,” tambahnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – PROSESI vaksinasi di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Rabu (2/9), turut dipantau langsung oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa. Sembari memantau berjalannya acara, Khofifah sempat menyapa dan mengapresiasi kegiatan yang juga melibatkan masyarakat sekitar tersebut.

“Bersama rektor, teman-teman BEM, dan teman-teman aktivis, kita telah bersama-sama melakukan percepatan vaksinasi. Dan tentu kami menyampaikan terima kasih kepada UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, karena melakukan vaksinasi tidak hanya kepada civitas academica, tapi juga kepada masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Selain untuk meningkatkan herd immunity, kegiatan tersebut juga mengajak masyarakat untuk mengikuti tiga visi yang dijunjung tinggi oleh pendiri UIN KHAS, yakni Kiai Haji Achmad Siddiq yang juga sempat menjadi Rais Aam Syuriyah. Yaitu pentingnya menjalin persatuan dan persaudaraan kebangsaan. “Hari ini kita membutuhkan proses untuk bisa membangun persatuan dan persaudaraan kebangsaan. Kiai Achmad Siddiq menyampaikan ukhuwah wathaniyah. Karena kebangsaan ini mengalami dinamika, dan itu artinya kita membutuhkan equilibrium balance,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, sebagai negara yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya, bangsa Indonesia membutuhkan understanding atau kesepahaman untuk menyatukan ragam perbedaan tersebut. Dalam mencapai kesepahaman tersebut, bangsa Indonesia harus memiliki aspek saling menghormati dan saling memercayai satu sama lain.

“Aspek memercayai yang satu dengan yang lain itu menjadi bagian yang sangat penting, untuk meningkatkan persatuan dan persaudaraan bangsa kita. Itu pikiran yang sangat mendalam dari Kiai Haji Achmad Siddiq, sebagaimana mengajarkan hubungan wathaniyah. Persaudaraan kebangsaan ini insyaallah akan menjadi bagian yang bisa dijadikan referensi kehidupan bersama oleh seluruh bangsa,” paparnya.

Selanjutnya, yakni pentingnya ukhuwah insaniyah atau persaudaraan antarsesama manusia, yang juga bermakna sebagai upaya membangun kesetaraan peran. “Ini proses yang tidak mudah, tapi itulah sebetulnya demokrasi kita membangun persaudaraan antarsesama warga bangsa,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/