alexametrics
21.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Kader Mbalelo, Pecat!

 PDIP Usung Salam-Ifan, PAN Menyusul Kemudian

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Lampu hijau bakal pasangan calon bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup) Abdussalam dan Ifan Ariadna (Salam-Ifan) sudah menyala. Terbitnya rekomendasi PDIP yang diumumkan siang kemarin (2/9) membawa angin segar bagi keduanya. Tiket pasangan ini pun mulus untuk mendaftar ke KPU Jember. Apalagi, setelah PAN juga menyusul menjatuhkan rekomendasinya ke Salam-Ifan.

Kini, Salam-Ifan resmi menjadi pasangan ketiga yang bisa mendaftar sebagai pasangan calon ke KPU Jember. Seperti diketahui, selain rekomendasi PDIP dan PAN, sebelumnya Partai Golkar juga telah merekomendasikan duet pasangan ini. Dengan demikian, tiket pun telah dikantongi.

Hingga berita ini ditulis, sore kemarin, Salam-Ifan baru mendapat rekomendasi resmi dari ketiga partai tersebut. Pascaturunnya rekomendasi PDIP, Salam-Ifan juga optimistis akan mendapat dukungan beberapa partai lagi. Salah satunya PKB.

Mobile_AP_Rectangle 2

Wakil Ketua Bidang Pemenangan DPC PDIP Jember Widarto menjelaskan, dengan terbitnya rekomendasi cabup-cawabup tersebut, maka seluruh kader partai harus tunduk dan patuh. Menurutnya, apabila ada kader yang membelot, maka partainya sudah menyiapkan sanksi yang tegas. “Itu sering kali disampaikan oleh pengurus DPP (terkait kader yang membelot, Red), baik sekjen, ketua umum, maupun pengurus yang lain,” ungkapnya.

Dia mencontohkan, kasus pemecatan kader sudah terjadi di Sumatera Utara, di Kota Medan. Jadi, siapa pun, kata dia, jika tidak tunduk dan tidak patuh kepada rekomendasi DPP atau ketua umum, maka bakal mendapat sanksi organisasi yang sudah disiapkan.

Hilangnya satu atau dua kader PDIP, menurutnya, bukan persoalan karena partainya adalah partai kader. Apalagi, hilangnya terjadi akibat ketidakpatuhan kader terhadap partai. “Kita ini partai kader. Kita ini partai pemenang (di Indonesia, Red). Jadi, tentu kehilangan satu dua kader yang tidak patuh dan tunduk pada rekomendasi, bukan suatu masalah,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Lampu hijau bakal pasangan calon bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup) Abdussalam dan Ifan Ariadna (Salam-Ifan) sudah menyala. Terbitnya rekomendasi PDIP yang diumumkan siang kemarin (2/9) membawa angin segar bagi keduanya. Tiket pasangan ini pun mulus untuk mendaftar ke KPU Jember. Apalagi, setelah PAN juga menyusul menjatuhkan rekomendasinya ke Salam-Ifan.

Kini, Salam-Ifan resmi menjadi pasangan ketiga yang bisa mendaftar sebagai pasangan calon ke KPU Jember. Seperti diketahui, selain rekomendasi PDIP dan PAN, sebelumnya Partai Golkar juga telah merekomendasikan duet pasangan ini. Dengan demikian, tiket pun telah dikantongi.

Hingga berita ini ditulis, sore kemarin, Salam-Ifan baru mendapat rekomendasi resmi dari ketiga partai tersebut. Pascaturunnya rekomendasi PDIP, Salam-Ifan juga optimistis akan mendapat dukungan beberapa partai lagi. Salah satunya PKB.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan DPC PDIP Jember Widarto menjelaskan, dengan terbitnya rekomendasi cabup-cawabup tersebut, maka seluruh kader partai harus tunduk dan patuh. Menurutnya, apabila ada kader yang membelot, maka partainya sudah menyiapkan sanksi yang tegas. “Itu sering kali disampaikan oleh pengurus DPP (terkait kader yang membelot, Red), baik sekjen, ketua umum, maupun pengurus yang lain,” ungkapnya.

Dia mencontohkan, kasus pemecatan kader sudah terjadi di Sumatera Utara, di Kota Medan. Jadi, siapa pun, kata dia, jika tidak tunduk dan tidak patuh kepada rekomendasi DPP atau ketua umum, maka bakal mendapat sanksi organisasi yang sudah disiapkan.

Hilangnya satu atau dua kader PDIP, menurutnya, bukan persoalan karena partainya adalah partai kader. Apalagi, hilangnya terjadi akibat ketidakpatuhan kader terhadap partai. “Kita ini partai kader. Kita ini partai pemenang (di Indonesia, Red). Jadi, tentu kehilangan satu dua kader yang tidak patuh dan tunduk pada rekomendasi, bukan suatu masalah,” ucapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Lampu hijau bakal pasangan calon bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup) Abdussalam dan Ifan Ariadna (Salam-Ifan) sudah menyala. Terbitnya rekomendasi PDIP yang diumumkan siang kemarin (2/9) membawa angin segar bagi keduanya. Tiket pasangan ini pun mulus untuk mendaftar ke KPU Jember. Apalagi, setelah PAN juga menyusul menjatuhkan rekomendasinya ke Salam-Ifan.

Kini, Salam-Ifan resmi menjadi pasangan ketiga yang bisa mendaftar sebagai pasangan calon ke KPU Jember. Seperti diketahui, selain rekomendasi PDIP dan PAN, sebelumnya Partai Golkar juga telah merekomendasikan duet pasangan ini. Dengan demikian, tiket pun telah dikantongi.

Hingga berita ini ditulis, sore kemarin, Salam-Ifan baru mendapat rekomendasi resmi dari ketiga partai tersebut. Pascaturunnya rekomendasi PDIP, Salam-Ifan juga optimistis akan mendapat dukungan beberapa partai lagi. Salah satunya PKB.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan DPC PDIP Jember Widarto menjelaskan, dengan terbitnya rekomendasi cabup-cawabup tersebut, maka seluruh kader partai harus tunduk dan patuh. Menurutnya, apabila ada kader yang membelot, maka partainya sudah menyiapkan sanksi yang tegas. “Itu sering kali disampaikan oleh pengurus DPP (terkait kader yang membelot, Red), baik sekjen, ketua umum, maupun pengurus yang lain,” ungkapnya.

Dia mencontohkan, kasus pemecatan kader sudah terjadi di Sumatera Utara, di Kota Medan. Jadi, siapa pun, kata dia, jika tidak tunduk dan tidak patuh kepada rekomendasi DPP atau ketua umum, maka bakal mendapat sanksi organisasi yang sudah disiapkan.

Hilangnya satu atau dua kader PDIP, menurutnya, bukan persoalan karena partainya adalah partai kader. Apalagi, hilangnya terjadi akibat ketidakpatuhan kader terhadap partai. “Kita ini partai kader. Kita ini partai pemenang (di Indonesia, Red). Jadi, tentu kehilangan satu dua kader yang tidak patuh dan tunduk pada rekomendasi, bukan suatu masalah,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/