alexametrics
21.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Bau Nyegrak, Kandang AyamDiprotes Warga

Mobile_AP_Rectangle 1

Menurutnya, selama ini warga hanya meminta krpadapemilik agar lalat dan bau kandang itu tidak menyebar kemana-mana. Namun sepertinya pemilik tidak ada upaya untuk mengatasi penyebaran lalat dan bau busuk tersebut. “Akhirnya warga membuat surat pernyataan yang intinya meminta kandang itu ditutup,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Glundengan Heriyanto, bersama Babinkamtibmas, kemarin,langsung melakukan survei ke lapangan. “Kami cek kondisi kandang, ternyata memang ada bau,” kata Heriyanto, saat survei kandang.

Diapun membenarkan jika puluhan warga telah menuntut agar kandang tersebut segera ditutup. Anehnya, saat ditanya soal izin keberadaan kandang itu, Heriyanto mengaku belum tahu. “Karena selama ini pemilik tidak pernah memberitahukan izin itu pada pemerintah desa,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Diakui Heriyanto, pada tahun 2019 lalu ada juga protes warga tentang keberadaan kandang ayam. Namun kandang ayam yang diprotes itu lokasinya berbeda. Yakni di sebelah timur ke utara Pendapa Balai Desa Glundengan. Setelah diprotes warga, beberapa kandang itu akhirnya ditutup. “Yang tertinggal cuma (kandang ayam) ini,” pungkas kepala desa.

- Advertisement -

Menurutnya, selama ini warga hanya meminta krpadapemilik agar lalat dan bau kandang itu tidak menyebar kemana-mana. Namun sepertinya pemilik tidak ada upaya untuk mengatasi penyebaran lalat dan bau busuk tersebut. “Akhirnya warga membuat surat pernyataan yang intinya meminta kandang itu ditutup,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Glundengan Heriyanto, bersama Babinkamtibmas, kemarin,langsung melakukan survei ke lapangan. “Kami cek kondisi kandang, ternyata memang ada bau,” kata Heriyanto, saat survei kandang.

Diapun membenarkan jika puluhan warga telah menuntut agar kandang tersebut segera ditutup. Anehnya, saat ditanya soal izin keberadaan kandang itu, Heriyanto mengaku belum tahu. “Karena selama ini pemilik tidak pernah memberitahukan izin itu pada pemerintah desa,” katanya.

Diakui Heriyanto, pada tahun 2019 lalu ada juga protes warga tentang keberadaan kandang ayam. Namun kandang ayam yang diprotes itu lokasinya berbeda. Yakni di sebelah timur ke utara Pendapa Balai Desa Glundengan. Setelah diprotes warga, beberapa kandang itu akhirnya ditutup. “Yang tertinggal cuma (kandang ayam) ini,” pungkas kepala desa.

Menurutnya, selama ini warga hanya meminta krpadapemilik agar lalat dan bau kandang itu tidak menyebar kemana-mana. Namun sepertinya pemilik tidak ada upaya untuk mengatasi penyebaran lalat dan bau busuk tersebut. “Akhirnya warga membuat surat pernyataan yang intinya meminta kandang itu ditutup,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Glundengan Heriyanto, bersama Babinkamtibmas, kemarin,langsung melakukan survei ke lapangan. “Kami cek kondisi kandang, ternyata memang ada bau,” kata Heriyanto, saat survei kandang.

Diapun membenarkan jika puluhan warga telah menuntut agar kandang tersebut segera ditutup. Anehnya, saat ditanya soal izin keberadaan kandang itu, Heriyanto mengaku belum tahu. “Karena selama ini pemilik tidak pernah memberitahukan izin itu pada pemerintah desa,” katanya.

Diakui Heriyanto, pada tahun 2019 lalu ada juga protes warga tentang keberadaan kandang ayam. Namun kandang ayam yang diprotes itu lokasinya berbeda. Yakni di sebelah timur ke utara Pendapa Balai Desa Glundengan. Setelah diprotes warga, beberapa kandang itu akhirnya ditutup. “Yang tertinggal cuma (kandang ayam) ini,” pungkas kepala desa.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/