alexametrics
23.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Perketat Jalur Masuk ke Jember

Tim Gabungan Lakukan Screening Suhu Tubuh

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah kabupaten memperketat jalur pintu masuk yang menuju ke Jember. Seperti yang menghubungkan dengan Kabupaten Lumajang, Bondowoso, dan Banyuwangi. Setiap pengendara yang melintas, bakal diperiksa semuanya. Tak hanya pengguna angkutan umum, tapi juga kendaraan pribadi. Baik motor maupun mobil.

Seperti yang dilakukan tim gabungan dari Muspika Silo bersama petugas Puskesmas Tempurejo, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Jember. Mereka melakukan sterilisasi dengan memeriksa semua pengendara dan penumpang bus. Langkah ini untuk mencegah penularan virus korona (Covid-19) yang berasal dari luar daerah.

Di posko pemeriksaan yang berada di Desa Garahan, Kecamatan Silo, sejumlah petugas menghentikan para pengendara. Termasuk para pengendara motor yang baru pulang dari tempat kerja di Bali. Khusus pengendara motor, mereka diperiksa menggunakan thermometer gun untuk mengetahui suhu tubuh pengendara di Pos Lantas Polsek Silo.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tak hanya itu, sebelum menjalani pemeriksaan, para pemotor harus mencuci tangan terlebih dulu. Selanjutnya, masing-masing orang diminta menjawab sejumlah pertanyaan tertulis tentang asal daerah dan tujuan, serta bakal tinggal di mana. Rata-rata mereka baru pulang dari Bali, yang saat ini ditetapkan sebagai zona merah korona. “Dari ratusan orang yang diperiksa suhu tubuhnya, rata-rata 36,3 derajat celsius. Itu sudah normal,” ujar salah seorang petugas dari Puskesmas Tempurejo.

Kebijakan pengetatan jalur masuk ini diputuskan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jember, awal pekan ini. Semua orang yang melintasi pintu gerbang masuk ke Jember bakal dilakukan screening. Penapisan atau screening itu bertujuan untuk mendeteksi semua orang yang masuk ke Jember dan memastikan mereka dalam keadaan sehat.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah kabupaten memperketat jalur pintu masuk yang menuju ke Jember. Seperti yang menghubungkan dengan Kabupaten Lumajang, Bondowoso, dan Banyuwangi. Setiap pengendara yang melintas, bakal diperiksa semuanya. Tak hanya pengguna angkutan umum, tapi juga kendaraan pribadi. Baik motor maupun mobil.

Seperti yang dilakukan tim gabungan dari Muspika Silo bersama petugas Puskesmas Tempurejo, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Jember. Mereka melakukan sterilisasi dengan memeriksa semua pengendara dan penumpang bus. Langkah ini untuk mencegah penularan virus korona (Covid-19) yang berasal dari luar daerah.

Di posko pemeriksaan yang berada di Desa Garahan, Kecamatan Silo, sejumlah petugas menghentikan para pengendara. Termasuk para pengendara motor yang baru pulang dari tempat kerja di Bali. Khusus pengendara motor, mereka diperiksa menggunakan thermometer gun untuk mengetahui suhu tubuh pengendara di Pos Lantas Polsek Silo.

Tak hanya itu, sebelum menjalani pemeriksaan, para pemotor harus mencuci tangan terlebih dulu. Selanjutnya, masing-masing orang diminta menjawab sejumlah pertanyaan tertulis tentang asal daerah dan tujuan, serta bakal tinggal di mana. Rata-rata mereka baru pulang dari Bali, yang saat ini ditetapkan sebagai zona merah korona. “Dari ratusan orang yang diperiksa suhu tubuhnya, rata-rata 36,3 derajat celsius. Itu sudah normal,” ujar salah seorang petugas dari Puskesmas Tempurejo.

Kebijakan pengetatan jalur masuk ini diputuskan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jember, awal pekan ini. Semua orang yang melintasi pintu gerbang masuk ke Jember bakal dilakukan screening. Penapisan atau screening itu bertujuan untuk mendeteksi semua orang yang masuk ke Jember dan memastikan mereka dalam keadaan sehat.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemerintah kabupaten memperketat jalur pintu masuk yang menuju ke Jember. Seperti yang menghubungkan dengan Kabupaten Lumajang, Bondowoso, dan Banyuwangi. Setiap pengendara yang melintas, bakal diperiksa semuanya. Tak hanya pengguna angkutan umum, tapi juga kendaraan pribadi. Baik motor maupun mobil.

Seperti yang dilakukan tim gabungan dari Muspika Silo bersama petugas Puskesmas Tempurejo, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Jember. Mereka melakukan sterilisasi dengan memeriksa semua pengendara dan penumpang bus. Langkah ini untuk mencegah penularan virus korona (Covid-19) yang berasal dari luar daerah.

Di posko pemeriksaan yang berada di Desa Garahan, Kecamatan Silo, sejumlah petugas menghentikan para pengendara. Termasuk para pengendara motor yang baru pulang dari tempat kerja di Bali. Khusus pengendara motor, mereka diperiksa menggunakan thermometer gun untuk mengetahui suhu tubuh pengendara di Pos Lantas Polsek Silo.

Tak hanya itu, sebelum menjalani pemeriksaan, para pemotor harus mencuci tangan terlebih dulu. Selanjutnya, masing-masing orang diminta menjawab sejumlah pertanyaan tertulis tentang asal daerah dan tujuan, serta bakal tinggal di mana. Rata-rata mereka baru pulang dari Bali, yang saat ini ditetapkan sebagai zona merah korona. “Dari ratusan orang yang diperiksa suhu tubuhnya, rata-rata 36,3 derajat celsius. Itu sudah normal,” ujar salah seorang petugas dari Puskesmas Tempurejo.

Kebijakan pengetatan jalur masuk ini diputuskan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jember, awal pekan ini. Semua orang yang melintasi pintu gerbang masuk ke Jember bakal dilakukan screening. Penapisan atau screening itu bertujuan untuk mendeteksi semua orang yang masuk ke Jember dan memastikan mereka dalam keadaan sehat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/