alexametrics
28.7 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Lama Tak Jualan, Pedagang Kopi Wadul Satpol PP

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES.RADARJEMBER.ID– Imbas virus korona (Covid-19) sangat dirasakan sekali oleh pedagang kopi keliling di Alun-Alun Jember. Gara-gara virus tersebut mereka kehilangan penghasilan.

Hal ini membuat pedagang kopi kelimpungan dan mengadukan nasib ke Satpol PP Pemkab Jember, Kamis (2/4). Pedagang meminta kejelasan serta solusi terkait nasib mereka akibat pandemi korona ini.

“Kami berlima mewakili anggota lainnya dari Paguyuban Kopi Keliling Alun-Alun Jember. Hari ini ingin bertemu Kasat Pol PP Pemkab Jember karena mulai 25 Maret kami sudah tidak lagi berjualan,” terang Kartono, perwakilan pedagang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pria asal Madiun itu menambahkan, selama ini untuk menyambung hidup mereka terpaksa makan dari uang tabungan. Hanya saja, karena tidak ada pemasukan, tabungan mereka kian menipis. Terlebih belum ada kepastian kapan wabah ini akan berakhir.

“Lantas dari mana kami mendapatkan uang untuk menghidupi keluarga? Sementara tidak ada pemasukan keuangan,” ujar Kartono.

- Advertisement -

KALIWATES.RADARJEMBER.ID– Imbas virus korona (Covid-19) sangat dirasakan sekali oleh pedagang kopi keliling di Alun-Alun Jember. Gara-gara virus tersebut mereka kehilangan penghasilan.

Hal ini membuat pedagang kopi kelimpungan dan mengadukan nasib ke Satpol PP Pemkab Jember, Kamis (2/4). Pedagang meminta kejelasan serta solusi terkait nasib mereka akibat pandemi korona ini.

“Kami berlima mewakili anggota lainnya dari Paguyuban Kopi Keliling Alun-Alun Jember. Hari ini ingin bertemu Kasat Pol PP Pemkab Jember karena mulai 25 Maret kami sudah tidak lagi berjualan,” terang Kartono, perwakilan pedagang.

Pria asal Madiun itu menambahkan, selama ini untuk menyambung hidup mereka terpaksa makan dari uang tabungan. Hanya saja, karena tidak ada pemasukan, tabungan mereka kian menipis. Terlebih belum ada kepastian kapan wabah ini akan berakhir.

“Lantas dari mana kami mendapatkan uang untuk menghidupi keluarga? Sementara tidak ada pemasukan keuangan,” ujar Kartono.

KALIWATES.RADARJEMBER.ID– Imbas virus korona (Covid-19) sangat dirasakan sekali oleh pedagang kopi keliling di Alun-Alun Jember. Gara-gara virus tersebut mereka kehilangan penghasilan.

Hal ini membuat pedagang kopi kelimpungan dan mengadukan nasib ke Satpol PP Pemkab Jember, Kamis (2/4). Pedagang meminta kejelasan serta solusi terkait nasib mereka akibat pandemi korona ini.

“Kami berlima mewakili anggota lainnya dari Paguyuban Kopi Keliling Alun-Alun Jember. Hari ini ingin bertemu Kasat Pol PP Pemkab Jember karena mulai 25 Maret kami sudah tidak lagi berjualan,” terang Kartono, perwakilan pedagang.

Pria asal Madiun itu menambahkan, selama ini untuk menyambung hidup mereka terpaksa makan dari uang tabungan. Hanya saja, karena tidak ada pemasukan, tabungan mereka kian menipis. Terlebih belum ada kepastian kapan wabah ini akan berakhir.

“Lantas dari mana kami mendapatkan uang untuk menghidupi keluarga? Sementara tidak ada pemasukan keuangan,” ujar Kartono.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/