alexametrics
24.3 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Target Level KLA Jadi Utama

DP3AKB akan Gelar Musrembang Perempuan dan Anak

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, Radar Jember – Penilaian kabupaten layak anak (KLA) tahun ini akan berlangsung lagi. Walaupun sampai sekarang belum ada pengumuman resmi mengenai waktunya, namun Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) perlu melakukan persiapan matang, agar peringkat yang didapat tidak turun.

Pada tahun ini, Jember menduduki peringkat madya sebagai KLA. Bupati Jember Hendy Siswanto menargetkan, penilaian KLA tahun 2022 dapat mencapai level KLA utama. “Sesuai arahan bupati, KLA sempurna (naik jadi utama, Red). Sekarang kita madya, sedangkan tahun 2018 dan 2019 kita pratama,” ungkap Kepala Bidang Perlindungan Anak DP3AKB Joko Sutriswanto, Rabu (2/3).

Dalam rencana aksi daerah (RAD) tahun ini, ada kendala yang perlu diatasi. Yaitu lembaga layanan untuk tumbuh kembang anak di Kabupaten Jember, seperti puskesmas, panti asuhan dan tempat penitipan anak, di kota, kecamatan, maupun di desa-desa, hingga kini belum terdapat data yang jelas.

Mobile_AP_Rectangle 2

Beberapa upaya pemerintah untuk merealisasikan target di antaranya adalah melakukan sinergisitas program dengan beberapa OPD secara berkelanjutan. Setidaknya, terdapat 24 indikator yang harus dipenuhi secara maksimal. Salah satunya adalah menghadirkan Forum Anak Desa (FAD) maupun Forum Anak Kecamatan (FAK).

- Advertisement -

JEMBER LOR, Radar Jember – Penilaian kabupaten layak anak (KLA) tahun ini akan berlangsung lagi. Walaupun sampai sekarang belum ada pengumuman resmi mengenai waktunya, namun Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) perlu melakukan persiapan matang, agar peringkat yang didapat tidak turun.

Pada tahun ini, Jember menduduki peringkat madya sebagai KLA. Bupati Jember Hendy Siswanto menargetkan, penilaian KLA tahun 2022 dapat mencapai level KLA utama. “Sesuai arahan bupati, KLA sempurna (naik jadi utama, Red). Sekarang kita madya, sedangkan tahun 2018 dan 2019 kita pratama,” ungkap Kepala Bidang Perlindungan Anak DP3AKB Joko Sutriswanto, Rabu (2/3).

Dalam rencana aksi daerah (RAD) tahun ini, ada kendala yang perlu diatasi. Yaitu lembaga layanan untuk tumbuh kembang anak di Kabupaten Jember, seperti puskesmas, panti asuhan dan tempat penitipan anak, di kota, kecamatan, maupun di desa-desa, hingga kini belum terdapat data yang jelas.

Beberapa upaya pemerintah untuk merealisasikan target di antaranya adalah melakukan sinergisitas program dengan beberapa OPD secara berkelanjutan. Setidaknya, terdapat 24 indikator yang harus dipenuhi secara maksimal. Salah satunya adalah menghadirkan Forum Anak Desa (FAD) maupun Forum Anak Kecamatan (FAK).

JEMBER LOR, Radar Jember – Penilaian kabupaten layak anak (KLA) tahun ini akan berlangsung lagi. Walaupun sampai sekarang belum ada pengumuman resmi mengenai waktunya, namun Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) perlu melakukan persiapan matang, agar peringkat yang didapat tidak turun.

Pada tahun ini, Jember menduduki peringkat madya sebagai KLA. Bupati Jember Hendy Siswanto menargetkan, penilaian KLA tahun 2022 dapat mencapai level KLA utama. “Sesuai arahan bupati, KLA sempurna (naik jadi utama, Red). Sekarang kita madya, sedangkan tahun 2018 dan 2019 kita pratama,” ungkap Kepala Bidang Perlindungan Anak DP3AKB Joko Sutriswanto, Rabu (2/3).

Dalam rencana aksi daerah (RAD) tahun ini, ada kendala yang perlu diatasi. Yaitu lembaga layanan untuk tumbuh kembang anak di Kabupaten Jember, seperti puskesmas, panti asuhan dan tempat penitipan anak, di kota, kecamatan, maupun di desa-desa, hingga kini belum terdapat data yang jelas.

Beberapa upaya pemerintah untuk merealisasikan target di antaranya adalah melakukan sinergisitas program dengan beberapa OPD secara berkelanjutan. Setidaknya, terdapat 24 indikator yang harus dipenuhi secara maksimal. Salah satunya adalah menghadirkan Forum Anak Desa (FAD) maupun Forum Anak Kecamatan (FAK).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/