alexametrics
26.2 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Ujian Praktik Masih Tunggu Juknis

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Maret ini, ujian praktik kelas VI SD akan diselenggarakan. Umumnya, ujian dilakukan sejak tanggal 8 sampai 20 Maret. Dan berlangsung hingga satu pekan. Namun, saat ini pelaksanaannya berbeda dengan tahun lalu. Sebab, menyesuaikan dengan kondisi pandemi dan transisi asesmen kompetensi minimum (AKM).

Sejauh ini, memang belum ada pemberitahuan kapan pelaksanaan ujian praktik itu digelar. Padahal sebelum melakukan ujian, sekolah harus menyiapkan panitia khusus yang biasanya dilakukan di awal bulan. Tujuannya untuk menyiapkan kisi- kisi dan pematangan siswa. “Satu minggu sebelum, kami persiapkan panitia ujian praktik. Jumlahnya mungkin terbatas. Karena memang murid kami hanya 12 siswa untuk kelas enam,” kata Suyit, Kepala SDN Wonoasri 01, Kecamatan Tempurejo.

Dia mengungkapkan, hingga saat ini dirinya belum mendapatkan sosialisasi tentang petunjuk teknis (juknis). Biasanya, sebelum juknis diberikan, kepala sekolah dikumpulkan terlebih dulu untuk mengikuti rapat. “Kami menunggu informasi. Namun, sampai saat ini belum ada kabar kapan akan rapat. Katanya akan dilakukan pada minggu pertama di bulan Maret. Mungkin Sabtu besok,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (2/3).

Mobile_AP_Rectangle 2

Suyit juga belum bisa memastikan apakah ujian praktik akan dilakukan atau tidak. Jika pun dilakukan, dirinya tidak berharap banyak bakal dilakukan secara luring. Musababnya, lingkungan sekolahnya masih tergenang banjir susulan. “Halaman masih kami paving sendiri biar tidak becek. Kalau nanti praktiknya luring, sepertinya ada kendala di pelajaran Penjaskes,” jelentrehnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Maret ini, ujian praktik kelas VI SD akan diselenggarakan. Umumnya, ujian dilakukan sejak tanggal 8 sampai 20 Maret. Dan berlangsung hingga satu pekan. Namun, saat ini pelaksanaannya berbeda dengan tahun lalu. Sebab, menyesuaikan dengan kondisi pandemi dan transisi asesmen kompetensi minimum (AKM).

Sejauh ini, memang belum ada pemberitahuan kapan pelaksanaan ujian praktik itu digelar. Padahal sebelum melakukan ujian, sekolah harus menyiapkan panitia khusus yang biasanya dilakukan di awal bulan. Tujuannya untuk menyiapkan kisi- kisi dan pematangan siswa. “Satu minggu sebelum, kami persiapkan panitia ujian praktik. Jumlahnya mungkin terbatas. Karena memang murid kami hanya 12 siswa untuk kelas enam,” kata Suyit, Kepala SDN Wonoasri 01, Kecamatan Tempurejo.

Dia mengungkapkan, hingga saat ini dirinya belum mendapatkan sosialisasi tentang petunjuk teknis (juknis). Biasanya, sebelum juknis diberikan, kepala sekolah dikumpulkan terlebih dulu untuk mengikuti rapat. “Kami menunggu informasi. Namun, sampai saat ini belum ada kabar kapan akan rapat. Katanya akan dilakukan pada minggu pertama di bulan Maret. Mungkin Sabtu besok,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (2/3).

Suyit juga belum bisa memastikan apakah ujian praktik akan dilakukan atau tidak. Jika pun dilakukan, dirinya tidak berharap banyak bakal dilakukan secara luring. Musababnya, lingkungan sekolahnya masih tergenang banjir susulan. “Halaman masih kami paving sendiri biar tidak becek. Kalau nanti praktiknya luring, sepertinya ada kendala di pelajaran Penjaskes,” jelentrehnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Maret ini, ujian praktik kelas VI SD akan diselenggarakan. Umumnya, ujian dilakukan sejak tanggal 8 sampai 20 Maret. Dan berlangsung hingga satu pekan. Namun, saat ini pelaksanaannya berbeda dengan tahun lalu. Sebab, menyesuaikan dengan kondisi pandemi dan transisi asesmen kompetensi minimum (AKM).

Sejauh ini, memang belum ada pemberitahuan kapan pelaksanaan ujian praktik itu digelar. Padahal sebelum melakukan ujian, sekolah harus menyiapkan panitia khusus yang biasanya dilakukan di awal bulan. Tujuannya untuk menyiapkan kisi- kisi dan pematangan siswa. “Satu minggu sebelum, kami persiapkan panitia ujian praktik. Jumlahnya mungkin terbatas. Karena memang murid kami hanya 12 siswa untuk kelas enam,” kata Suyit, Kepala SDN Wonoasri 01, Kecamatan Tempurejo.

Dia mengungkapkan, hingga saat ini dirinya belum mendapatkan sosialisasi tentang petunjuk teknis (juknis). Biasanya, sebelum juknis diberikan, kepala sekolah dikumpulkan terlebih dulu untuk mengikuti rapat. “Kami menunggu informasi. Namun, sampai saat ini belum ada kabar kapan akan rapat. Katanya akan dilakukan pada minggu pertama di bulan Maret. Mungkin Sabtu besok,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (2/3).

Suyit juga belum bisa memastikan apakah ujian praktik akan dilakukan atau tidak. Jika pun dilakukan, dirinya tidak berharap banyak bakal dilakukan secara luring. Musababnya, lingkungan sekolahnya masih tergenang banjir susulan. “Halaman masih kami paving sendiri biar tidak becek. Kalau nanti praktiknya luring, sepertinya ada kendala di pelajaran Penjaskes,” jelentrehnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/