alexametrics
27.8 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Jalan Tikus Jadi Pilihan

Sejumlah Jalur Lalu Lintas Direkayasa

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Insiden ambruknya pertokoan Jompo, Senin pagi kemarin, membuat masyarakat yang hendak bepergian menuju Jalan Sultan Agung terpaksa putar otak agar tak terjebak dalam kepadatan lalu lintas. Sebab, sejumlah ruas jalan dari dan menuju kota terpaksa dialihkan untuk sementara.

Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Jember, pengalihan arus itu diperkirakan akan berlangsung hingga 14 hari ke depan sejak bangunan ruko ambruk. Sejumlah petugas gabungan pun mulai disiagakan untuk memantau kondisi terkini. Mulai dari Dinas Perhubungan, BPBD Jember, PU Bina Marga, hingga Satlantas Jember. “Ada empat ruas jalan yang kami alihkan untuk sementara waktu ini,” kata Edy Purwanto, Kanit Turjawali Satlantas Jember.

Menurutnya, beberapa titik atau lokasi arus jalan yang dialihkan merupakan jalur dari dan menuju pusat kota. Dari arah barat atau Jalan Gajah Mada, kendaraan roda dua bisa masuk ke jalan ke HOS Cokroaminoto atau putar balik menuju Jalan Gajah Mada. Sementara, bagi pengendara yang dari Jalan Sultan Agung hendak ke arah timur, tetap bisa lewat. Hanya saja, khusus diperuntukkan pengendara yang berkepentingan atau hendak menuju tempat kerja di sekitar lokasi ambruk.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara, untuk jalur menuju ke alun-alun itu ditutup dan dialihkan ke Jalan Kenanga melalui simpang tiga Kenanga. “Yang ditutup hanya di simpang tiga Jalan Kenanga karena ada proses pengerjaan perbaikan dengan alat berat,” urainya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Insiden ambruknya pertokoan Jompo, Senin pagi kemarin, membuat masyarakat yang hendak bepergian menuju Jalan Sultan Agung terpaksa putar otak agar tak terjebak dalam kepadatan lalu lintas. Sebab, sejumlah ruas jalan dari dan menuju kota terpaksa dialihkan untuk sementara.

Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Jember, pengalihan arus itu diperkirakan akan berlangsung hingga 14 hari ke depan sejak bangunan ruko ambruk. Sejumlah petugas gabungan pun mulai disiagakan untuk memantau kondisi terkini. Mulai dari Dinas Perhubungan, BPBD Jember, PU Bina Marga, hingga Satlantas Jember. “Ada empat ruas jalan yang kami alihkan untuk sementara waktu ini,” kata Edy Purwanto, Kanit Turjawali Satlantas Jember.

Menurutnya, beberapa titik atau lokasi arus jalan yang dialihkan merupakan jalur dari dan menuju pusat kota. Dari arah barat atau Jalan Gajah Mada, kendaraan roda dua bisa masuk ke jalan ke HOS Cokroaminoto atau putar balik menuju Jalan Gajah Mada. Sementara, bagi pengendara yang dari Jalan Sultan Agung hendak ke arah timur, tetap bisa lewat. Hanya saja, khusus diperuntukkan pengendara yang berkepentingan atau hendak menuju tempat kerja di sekitar lokasi ambruk.

Sementara, untuk jalur menuju ke alun-alun itu ditutup dan dialihkan ke Jalan Kenanga melalui simpang tiga Kenanga. “Yang ditutup hanya di simpang tiga Jalan Kenanga karena ada proses pengerjaan perbaikan dengan alat berat,” urainya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Insiden ambruknya pertokoan Jompo, Senin pagi kemarin, membuat masyarakat yang hendak bepergian menuju Jalan Sultan Agung terpaksa putar otak agar tak terjebak dalam kepadatan lalu lintas. Sebab, sejumlah ruas jalan dari dan menuju kota terpaksa dialihkan untuk sementara.

Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Jember, pengalihan arus itu diperkirakan akan berlangsung hingga 14 hari ke depan sejak bangunan ruko ambruk. Sejumlah petugas gabungan pun mulai disiagakan untuk memantau kondisi terkini. Mulai dari Dinas Perhubungan, BPBD Jember, PU Bina Marga, hingga Satlantas Jember. “Ada empat ruas jalan yang kami alihkan untuk sementara waktu ini,” kata Edy Purwanto, Kanit Turjawali Satlantas Jember.

Menurutnya, beberapa titik atau lokasi arus jalan yang dialihkan merupakan jalur dari dan menuju pusat kota. Dari arah barat atau Jalan Gajah Mada, kendaraan roda dua bisa masuk ke jalan ke HOS Cokroaminoto atau putar balik menuju Jalan Gajah Mada. Sementara, bagi pengendara yang dari Jalan Sultan Agung hendak ke arah timur, tetap bisa lewat. Hanya saja, khusus diperuntukkan pengendara yang berkepentingan atau hendak menuju tempat kerja di sekitar lokasi ambruk.

Sementara, untuk jalur menuju ke alun-alun itu ditutup dan dialihkan ke Jalan Kenanga melalui simpang tiga Kenanga. “Yang ditutup hanya di simpang tiga Jalan Kenanga karena ada proses pengerjaan perbaikan dengan alat berat,” urainya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/