alexametrics
26.5 C
Jember
Monday, 27 June 2022

Rachma Fadhillah Amalia, Juara I Duta Lingkungan Indonesia

Rachma Fadhillah Amalia menjadi sosok inspiratif bagi warga Jember. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Jember ini juara I Duta Lingkungan Indonesia Tahun 2021.

Mobile_AP_Rectangle 1

“Selain melakukan aktivitas offline seperti melakukan penanaman pohon, educamp bersama dengan aktivis lingkungan, perlu juga membuat edukasi tentang lingkungan melalui media online seperti webinar, podcast, live talks IG, Facebook, ataupun media sosial lainnya,” jelas Rachma.

Pilihan kampanye melalui media sosial bagi Rachma adalah sebuah keputusan yang tepat. Sebab, menurut gadis kelahiran Banyuwangi ini, kaum muda sangat krusial perannya untuk pembangunan bangsa. Jadi, menurut Rachma, tidak ada salahnya jika edukasi dilakukan melalui platform digital.

“Kalau edukasi melalui media online memang atensinya lebih banyak pada kaum milenial. Namun, saya rasa sekarang tidak hanya kaum milenial saja yang menggunakan media sosial. Namun, semua kalangan usia kini sudah menggunakannya,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tidak hanya memberikan edukasi ramah lingkungan, Rachma pun menerapkan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-harinya. “Saya selalu berusaha untuk sedapat mungkin menghemat penggunaan air, hemat listrik, dan tidak membuang sampah sembarangan adalah hal kecil dan perilaku baik untuk menghindari kerusakan lingkungan yang selalu saya terapkan,” pungkas Rachma. (c2/nur)

- Advertisement -

“Selain melakukan aktivitas offline seperti melakukan penanaman pohon, educamp bersama dengan aktivis lingkungan, perlu juga membuat edukasi tentang lingkungan melalui media online seperti webinar, podcast, live talks IG, Facebook, ataupun media sosial lainnya,” jelas Rachma.

Pilihan kampanye melalui media sosial bagi Rachma adalah sebuah keputusan yang tepat. Sebab, menurut gadis kelahiran Banyuwangi ini, kaum muda sangat krusial perannya untuk pembangunan bangsa. Jadi, menurut Rachma, tidak ada salahnya jika edukasi dilakukan melalui platform digital.

“Kalau edukasi melalui media online memang atensinya lebih banyak pada kaum milenial. Namun, saya rasa sekarang tidak hanya kaum milenial saja yang menggunakan media sosial. Namun, semua kalangan usia kini sudah menggunakannya,” tuturnya.

Tidak hanya memberikan edukasi ramah lingkungan, Rachma pun menerapkan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-harinya. “Saya selalu berusaha untuk sedapat mungkin menghemat penggunaan air, hemat listrik, dan tidak membuang sampah sembarangan adalah hal kecil dan perilaku baik untuk menghindari kerusakan lingkungan yang selalu saya terapkan,” pungkas Rachma. (c2/nur)

“Selain melakukan aktivitas offline seperti melakukan penanaman pohon, educamp bersama dengan aktivis lingkungan, perlu juga membuat edukasi tentang lingkungan melalui media online seperti webinar, podcast, live talks IG, Facebook, ataupun media sosial lainnya,” jelas Rachma.

Pilihan kampanye melalui media sosial bagi Rachma adalah sebuah keputusan yang tepat. Sebab, menurut gadis kelahiran Banyuwangi ini, kaum muda sangat krusial perannya untuk pembangunan bangsa. Jadi, menurut Rachma, tidak ada salahnya jika edukasi dilakukan melalui platform digital.

“Kalau edukasi melalui media online memang atensinya lebih banyak pada kaum milenial. Namun, saya rasa sekarang tidak hanya kaum milenial saja yang menggunakan media sosial. Namun, semua kalangan usia kini sudah menggunakannya,” tuturnya.

Tidak hanya memberikan edukasi ramah lingkungan, Rachma pun menerapkan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-harinya. “Saya selalu berusaha untuk sedapat mungkin menghemat penggunaan air, hemat listrik, dan tidak membuang sampah sembarangan adalah hal kecil dan perilaku baik untuk menghindari kerusakan lingkungan yang selalu saya terapkan,” pungkas Rachma. (c2/nur)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/