alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Pagar Pembatas Menganggu Lalu Lintas, Dishub “Belum Ada Perubahan Arus”

Dishub, Jangan Motong Arus

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jalan Trunojoyo di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, dikeluhkan banyak pengguna jalan. Penyebabnya tidak lain karena di tengah jalan ada pagar pembatas. Pagar tersebut ada setelah pengalihan arus, beberapa waktu lalu. Namun demikian, sampai kapan tengah jalan tersebut dipagar. Hingga berita ini ditulis, kemarin (2/2), belum ada sinyal perubahan arus.

Keluhan warga salah satunya disampaikan Sulistiyowati, warga Desa/Kecamatan Rambipuji. Menurutnya, dirinya melintas di lokasi tersebut saat sore hari. Sayangnya, perjalanan terhambat karena terjadi kepadatan. Tepatnya di jalan yang diberi pemisah tersebut. “Menurut saya, dari Jalan Trunojoyo bisa belok ke Diponegoro. Jangan seperti sekarang,” jelasnya. Namun demikian, keputusan itu sepenuhnya ada di tangan pemerintah. Akan tetapi, bila setiap hari terjadi kepadatan, selayaknya dikaji ulang.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Dian Eka menjelaskan, kepadatan kendaraan bermotor salah satunya diakibatkan kendaraan yang memaksakan parkir di bahu jalan. Dirinya juga menegaskan telah menempatkan personel di area kepadatan untuk mengingatkan para pengendara kendaraan bermotor agar tidak parkir sembarangan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, dinas juga telah menyediakan area parkir agar kepadatan bisa diatasi. Namun, area parkir yang disediakan belum cukup. Bukan hanya itu, pihaknya juga mengaku sudah melakukan sosialisasi kepada toko-toko serta kantor yang ada di area tersebut. “Kalau bongkar muat agar tidak pas jam sibuk,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Rabu (2/2).

Dian membeber, arus tersebut kemungkinan akan tetap seperti itu sampai waktu yang belum dipastikan. Untuk mengantisipasi kepadatan, dirinya akan mengevaluasi lahan parkir. Jika dikembalikan seperti arus semula, pihaknya juga khawatir terjadi masalah baru. Dinas dan sejumlah pihak pun akan terus mengkaji arus lalu lintas. “Kami masih mencari solusi,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jalan Trunojoyo di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, dikeluhkan banyak pengguna jalan. Penyebabnya tidak lain karena di tengah jalan ada pagar pembatas. Pagar tersebut ada setelah pengalihan arus, beberapa waktu lalu. Namun demikian, sampai kapan tengah jalan tersebut dipagar. Hingga berita ini ditulis, kemarin (2/2), belum ada sinyal perubahan arus.

Keluhan warga salah satunya disampaikan Sulistiyowati, warga Desa/Kecamatan Rambipuji. Menurutnya, dirinya melintas di lokasi tersebut saat sore hari. Sayangnya, perjalanan terhambat karena terjadi kepadatan. Tepatnya di jalan yang diberi pemisah tersebut. “Menurut saya, dari Jalan Trunojoyo bisa belok ke Diponegoro. Jangan seperti sekarang,” jelasnya. Namun demikian, keputusan itu sepenuhnya ada di tangan pemerintah. Akan tetapi, bila setiap hari terjadi kepadatan, selayaknya dikaji ulang.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Dian Eka menjelaskan, kepadatan kendaraan bermotor salah satunya diakibatkan kendaraan yang memaksakan parkir di bahu jalan. Dirinya juga menegaskan telah menempatkan personel di area kepadatan untuk mengingatkan para pengendara kendaraan bermotor agar tidak parkir sembarangan.

Selain itu, dinas juga telah menyediakan area parkir agar kepadatan bisa diatasi. Namun, area parkir yang disediakan belum cukup. Bukan hanya itu, pihaknya juga mengaku sudah melakukan sosialisasi kepada toko-toko serta kantor yang ada di area tersebut. “Kalau bongkar muat agar tidak pas jam sibuk,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Rabu (2/2).

Dian membeber, arus tersebut kemungkinan akan tetap seperti itu sampai waktu yang belum dipastikan. Untuk mengantisipasi kepadatan, dirinya akan mengevaluasi lahan parkir. Jika dikembalikan seperti arus semula, pihaknya juga khawatir terjadi masalah baru. Dinas dan sejumlah pihak pun akan terus mengkaji arus lalu lintas. “Kami masih mencari solusi,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jalan Trunojoyo di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, dikeluhkan banyak pengguna jalan. Penyebabnya tidak lain karena di tengah jalan ada pagar pembatas. Pagar tersebut ada setelah pengalihan arus, beberapa waktu lalu. Namun demikian, sampai kapan tengah jalan tersebut dipagar. Hingga berita ini ditulis, kemarin (2/2), belum ada sinyal perubahan arus.

Keluhan warga salah satunya disampaikan Sulistiyowati, warga Desa/Kecamatan Rambipuji. Menurutnya, dirinya melintas di lokasi tersebut saat sore hari. Sayangnya, perjalanan terhambat karena terjadi kepadatan. Tepatnya di jalan yang diberi pemisah tersebut. “Menurut saya, dari Jalan Trunojoyo bisa belok ke Diponegoro. Jangan seperti sekarang,” jelasnya. Namun demikian, keputusan itu sepenuhnya ada di tangan pemerintah. Akan tetapi, bila setiap hari terjadi kepadatan, selayaknya dikaji ulang.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Dian Eka menjelaskan, kepadatan kendaraan bermotor salah satunya diakibatkan kendaraan yang memaksakan parkir di bahu jalan. Dirinya juga menegaskan telah menempatkan personel di area kepadatan untuk mengingatkan para pengendara kendaraan bermotor agar tidak parkir sembarangan.

Selain itu, dinas juga telah menyediakan area parkir agar kepadatan bisa diatasi. Namun, area parkir yang disediakan belum cukup. Bukan hanya itu, pihaknya juga mengaku sudah melakukan sosialisasi kepada toko-toko serta kantor yang ada di area tersebut. “Kalau bongkar muat agar tidak pas jam sibuk,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Rabu (2/2).

Dian membeber, arus tersebut kemungkinan akan tetap seperti itu sampai waktu yang belum dipastikan. Untuk mengantisipasi kepadatan, dirinya akan mengevaluasi lahan parkir. Jika dikembalikan seperti arus semula, pihaknya juga khawatir terjadi masalah baru. Dinas dan sejumlah pihak pun akan terus mengkaji arus lalu lintas. “Kami masih mencari solusi,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/