alexametrics
22.8 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Berbagi Kebahagiaan di Sepanjang Jalan di Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – SEPANJANG jalur yang menempuh rute 93 km, puluhan pelari itu juga membagikan paket sembako kepada warga duafa yang ditemui di pinggir jalan. Mereka berbagi kebahagiaan bersama orang-orang yang kurang beruntung. Mulai dari tukang parkir, pedagang, hingga pemulung.

Bambang Margono adalah salah satunya. Dalam rombongan, dia berlari di barisan belakang. Diikuti oleh beberapa anggota Jember Runners lainnya. Mereka berlari bersamaan dengan turunnya hujan. Kendati demikian, Bambang masih sempat membagikan sembako kepada beberapa orang atau pedagang yang dia temui di pinggir jalan. “Jadi, saat berlari juga sambil berbagi,” ungkapnya.

Sutrisno, pedagang kembang yang berjualan di kawasan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates, mengaku kaget ketika ada pelari yang tiba-tiba berhenti di dekatnya. Tak lama kemudian, wajahnya berubah menjadi semringah. Dia mendapatkan paket sembako. Sutrisno mengaku, selama pandemi ini usahanya terdampak. Pembeli tak seramai dulu lagi. “Alhamdulillah. Terima kasih,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pembagian sembako ini adalah wujud kedermawanan untuk membantu mereka yang kurang beruntung dan terdampak pandemi. Run & Charity adalah agenda yang diselenggarakan untuk memperingati HUT ke-93 Jember dengan menempuh rute sejauh 93 km. Pembagian sembako bantuan pada etape satu tersebut diberikan secara merata hingga pos etape pertama di Masjid Raudlatul Muchlisin, Kaliwates.

Pertama, sembako dibagikan kepada juru parkir dan pemulung yang sedang bekerja di Jalan Hayam Wuruk, kemudian penjual bunga di kawasan Jalan Gajah Mada. Seterusnya, sembako diberikan kepada warga kurang mampu lain yang berada di sepanjang jalur yang dilalui. Sebuah kendaraan pengangkut logistik yang berisi paket sembako turut mengiringi para runners tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – SEPANJANG jalur yang menempuh rute 93 km, puluhan pelari itu juga membagikan paket sembako kepada warga duafa yang ditemui di pinggir jalan. Mereka berbagi kebahagiaan bersama orang-orang yang kurang beruntung. Mulai dari tukang parkir, pedagang, hingga pemulung.

Bambang Margono adalah salah satunya. Dalam rombongan, dia berlari di barisan belakang. Diikuti oleh beberapa anggota Jember Runners lainnya. Mereka berlari bersamaan dengan turunnya hujan. Kendati demikian, Bambang masih sempat membagikan sembako kepada beberapa orang atau pedagang yang dia temui di pinggir jalan. “Jadi, saat berlari juga sambil berbagi,” ungkapnya.

Sutrisno, pedagang kembang yang berjualan di kawasan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates, mengaku kaget ketika ada pelari yang tiba-tiba berhenti di dekatnya. Tak lama kemudian, wajahnya berubah menjadi semringah. Dia mendapatkan paket sembako. Sutrisno mengaku, selama pandemi ini usahanya terdampak. Pembeli tak seramai dulu lagi. “Alhamdulillah. Terima kasih,” ungkapnya.

Pembagian sembako ini adalah wujud kedermawanan untuk membantu mereka yang kurang beruntung dan terdampak pandemi. Run & Charity adalah agenda yang diselenggarakan untuk memperingati HUT ke-93 Jember dengan menempuh rute sejauh 93 km. Pembagian sembako bantuan pada etape satu tersebut diberikan secara merata hingga pos etape pertama di Masjid Raudlatul Muchlisin, Kaliwates.

Pertama, sembako dibagikan kepada juru parkir dan pemulung yang sedang bekerja di Jalan Hayam Wuruk, kemudian penjual bunga di kawasan Jalan Gajah Mada. Seterusnya, sembako diberikan kepada warga kurang mampu lain yang berada di sepanjang jalur yang dilalui. Sebuah kendaraan pengangkut logistik yang berisi paket sembako turut mengiringi para runners tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – SEPANJANG jalur yang menempuh rute 93 km, puluhan pelari itu juga membagikan paket sembako kepada warga duafa yang ditemui di pinggir jalan. Mereka berbagi kebahagiaan bersama orang-orang yang kurang beruntung. Mulai dari tukang parkir, pedagang, hingga pemulung.

Bambang Margono adalah salah satunya. Dalam rombongan, dia berlari di barisan belakang. Diikuti oleh beberapa anggota Jember Runners lainnya. Mereka berlari bersamaan dengan turunnya hujan. Kendati demikian, Bambang masih sempat membagikan sembako kepada beberapa orang atau pedagang yang dia temui di pinggir jalan. “Jadi, saat berlari juga sambil berbagi,” ungkapnya.

Sutrisno, pedagang kembang yang berjualan di kawasan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates, mengaku kaget ketika ada pelari yang tiba-tiba berhenti di dekatnya. Tak lama kemudian, wajahnya berubah menjadi semringah. Dia mendapatkan paket sembako. Sutrisno mengaku, selama pandemi ini usahanya terdampak. Pembeli tak seramai dulu lagi. “Alhamdulillah. Terima kasih,” ungkapnya.

Pembagian sembako ini adalah wujud kedermawanan untuk membantu mereka yang kurang beruntung dan terdampak pandemi. Run & Charity adalah agenda yang diselenggarakan untuk memperingati HUT ke-93 Jember dengan menempuh rute sejauh 93 km. Pembagian sembako bantuan pada etape satu tersebut diberikan secara merata hingga pos etape pertama di Masjid Raudlatul Muchlisin, Kaliwates.

Pertama, sembako dibagikan kepada juru parkir dan pemulung yang sedang bekerja di Jalan Hayam Wuruk, kemudian penjual bunga di kawasan Jalan Gajah Mada. Seterusnya, sembako diberikan kepada warga kurang mampu lain yang berada di sepanjang jalur yang dilalui. Sebuah kendaraan pengangkut logistik yang berisi paket sembako turut mengiringi para runners tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/