alexametrics
24.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Resep Warisan Tiga Generasi

Penggemar tahu lontong merapat! Kuliner yang identik dengan cita rasa manis dan gurih ini menjadi pilihan penikmat kuliner di Jember. Meski lokasinya kerap berpindah, tak menyurutkan penggemarnya untuk hunting hingga ketemu lagi.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – PENGGEMAR tahu lontong tidak bisa melewatkan kuliner legendaris yang berada di depan kawasan pertokoan Perumahan Bumi Tegal Besar ini. Namanya, Tahu Lontong Bu Jumai. Kedai yang sudah dikenal lebih dari 50 tahun ini masih tetap eksis dengan berbagai modernisasi, namun tak mengubah cita rasanya.

Tahu lontong Bu Jumai ini telah dikenalkan pada masyarakat sejak tiga generasi. Generasi pertama, usaha tahu lontong ini dikelola oleh pasangan suami istri bernama Jumai, dan kini keduanya telah wafat. Kemudian, diteruskan oleh kedua anaknya, hingga saat ini diteruskan oleh Dani Wulandari. Perempuan yang akrab disapa Dani itu adalah generasi ketiga penerus dari usaha tahu lontong Bu Jumai. Dani meneruskan estafet usaha tahu lontong ibunya, yang tak lain adalah putri ketiga dari pasangan Jumai.

Dani menuturkan bahwa selama ini tahu lontong miliknya tetap mempertahankan resep masakan warisan lama. Tahu lontong ini menggunakan bumbu kacang biasa, namun memiliki cita rasa yang berbeda. Bumbu rempah tambahan yang dikatakan sebagai bumbu rahasia benar-benar diracik secara pas dan cocok di lidah siapa pun, bahkan untuk para konsumen yang baru pertama kali mencobanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – PENGGEMAR tahu lontong tidak bisa melewatkan kuliner legendaris yang berada di depan kawasan pertokoan Perumahan Bumi Tegal Besar ini. Namanya, Tahu Lontong Bu Jumai. Kedai yang sudah dikenal lebih dari 50 tahun ini masih tetap eksis dengan berbagai modernisasi, namun tak mengubah cita rasanya.

Tahu lontong Bu Jumai ini telah dikenalkan pada masyarakat sejak tiga generasi. Generasi pertama, usaha tahu lontong ini dikelola oleh pasangan suami istri bernama Jumai, dan kini keduanya telah wafat. Kemudian, diteruskan oleh kedua anaknya, hingga saat ini diteruskan oleh Dani Wulandari. Perempuan yang akrab disapa Dani itu adalah generasi ketiga penerus dari usaha tahu lontong Bu Jumai. Dani meneruskan estafet usaha tahu lontong ibunya, yang tak lain adalah putri ketiga dari pasangan Jumai.

Dani menuturkan bahwa selama ini tahu lontong miliknya tetap mempertahankan resep masakan warisan lama. Tahu lontong ini menggunakan bumbu kacang biasa, namun memiliki cita rasa yang berbeda. Bumbu rempah tambahan yang dikatakan sebagai bumbu rahasia benar-benar diracik secara pas dan cocok di lidah siapa pun, bahkan untuk para konsumen yang baru pertama kali mencobanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – PENGGEMAR tahu lontong tidak bisa melewatkan kuliner legendaris yang berada di depan kawasan pertokoan Perumahan Bumi Tegal Besar ini. Namanya, Tahu Lontong Bu Jumai. Kedai yang sudah dikenal lebih dari 50 tahun ini masih tetap eksis dengan berbagai modernisasi, namun tak mengubah cita rasanya.

Tahu lontong Bu Jumai ini telah dikenalkan pada masyarakat sejak tiga generasi. Generasi pertama, usaha tahu lontong ini dikelola oleh pasangan suami istri bernama Jumai, dan kini keduanya telah wafat. Kemudian, diteruskan oleh kedua anaknya, hingga saat ini diteruskan oleh Dani Wulandari. Perempuan yang akrab disapa Dani itu adalah generasi ketiga penerus dari usaha tahu lontong Bu Jumai. Dani meneruskan estafet usaha tahu lontong ibunya, yang tak lain adalah putri ketiga dari pasangan Jumai.

Dani menuturkan bahwa selama ini tahu lontong miliknya tetap mempertahankan resep masakan warisan lama. Tahu lontong ini menggunakan bumbu kacang biasa, namun memiliki cita rasa yang berbeda. Bumbu rempah tambahan yang dikatakan sebagai bumbu rahasia benar-benar diracik secara pas dan cocok di lidah siapa pun, bahkan untuk para konsumen yang baru pertama kali mencobanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/