alexametrics
28 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Terjadi Banjir Susulan Lahar Panas

-Tenggelamkan Puluhan Truk dan Alat Berat Tambang

-Ratusan Orang Dievakuasi

Mobile_AP_Rectangle 1

Sofyan juga menyampaikan, untuk warga yang belum mengevakuasi diri, diharapkan bisa menyadari tingkat bahaya dari Gunung Semeru. Sebab, kemungkinan besar intensitasnya masih fluktuatif. Dia juga menyarankan warga agar menjaga radius terhadap aliran sungai lahar. Sebab, material yang baru turun masih sangat panas. Itu terlihat dari keluarnya asap pada material yang menggelontor. “Radius aman dari aliran lahar 11 kilometer,” ucapnya.

Hasan, salah satu penambang di Curah Kobokan, menyampaikan, dalam proses penyelamatan, dirinya sudah mendapat kabar melalui teriakan beberapa warga. Dia yang mendengar suara tersebut langsung melakukan penyelamatan diri. “Tidak ada korban. Semua selamat. Hanya satu bego (backhoe/ekskavator, Red) dan dua truk yang terkubur karena tidak sempat,” ucapnya. Sementara yang lain ada puluhan truk dan alat berat yang tertimbun.

Dia juga menyatakan, pada pukul 23.00, para penambang masih banyak yang melakukan pengambilan pasir. Tercatat belasan orang yang bekerja. Namun, setelah melewati tengah malam, beberapa dari mereka melakukan pengiriman ke beberapa tempat. Karena itu, yang berada di Curah Kobokan hanya sedikit orang.

- Advertisement -

Sofyan juga menyampaikan, untuk warga yang belum mengevakuasi diri, diharapkan bisa menyadari tingkat bahaya dari Gunung Semeru. Sebab, kemungkinan besar intensitasnya masih fluktuatif. Dia juga menyarankan warga agar menjaga radius terhadap aliran sungai lahar. Sebab, material yang baru turun masih sangat panas. Itu terlihat dari keluarnya asap pada material yang menggelontor. “Radius aman dari aliran lahar 11 kilometer,” ucapnya.

Hasan, salah satu penambang di Curah Kobokan, menyampaikan, dalam proses penyelamatan, dirinya sudah mendapat kabar melalui teriakan beberapa warga. Dia yang mendengar suara tersebut langsung melakukan penyelamatan diri. “Tidak ada korban. Semua selamat. Hanya satu bego (backhoe/ekskavator, Red) dan dua truk yang terkubur karena tidak sempat,” ucapnya. Sementara yang lain ada puluhan truk dan alat berat yang tertimbun.

Dia juga menyatakan, pada pukul 23.00, para penambang masih banyak yang melakukan pengambilan pasir. Tercatat belasan orang yang bekerja. Namun, setelah melewati tengah malam, beberapa dari mereka melakukan pengiriman ke beberapa tempat. Karena itu, yang berada di Curah Kobokan hanya sedikit orang.

Sofyan juga menyampaikan, untuk warga yang belum mengevakuasi diri, diharapkan bisa menyadari tingkat bahaya dari Gunung Semeru. Sebab, kemungkinan besar intensitasnya masih fluktuatif. Dia juga menyarankan warga agar menjaga radius terhadap aliran sungai lahar. Sebab, material yang baru turun masih sangat panas. Itu terlihat dari keluarnya asap pada material yang menggelontor. “Radius aman dari aliran lahar 11 kilometer,” ucapnya.

Hasan, salah satu penambang di Curah Kobokan, menyampaikan, dalam proses penyelamatan, dirinya sudah mendapat kabar melalui teriakan beberapa warga. Dia yang mendengar suara tersebut langsung melakukan penyelamatan diri. “Tidak ada korban. Semua selamat. Hanya satu bego (backhoe/ekskavator, Red) dan dua truk yang terkubur karena tidak sempat,” ucapnya. Sementara yang lain ada puluhan truk dan alat berat yang tertimbun.

Dia juga menyatakan, pada pukul 23.00, para penambang masih banyak yang melakukan pengambilan pasir. Tercatat belasan orang yang bekerja. Namun, setelah melewati tengah malam, beberapa dari mereka melakukan pengiriman ke beberapa tempat. Karena itu, yang berada di Curah Kobokan hanya sedikit orang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/