alexametrics
24 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Terjadi Banjir Susulan Lahar Panas

-Tenggelamkan Puluhan Truk dan Alat Berat Tambang

-Ratusan Orang Dievakuasi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Kewaspadaan bahaya dari erupsi Gunung Semeru harus ditingkatkan. Sebab, guguran material vulkanik terus bertambah. Dalam sehari banjir lahar panas menerjang Curah Kobokan sampai dua kali.

Pertama, lahar panas itu terjadi pukul 02.00 dini hari, disusul tiga jam kemudian sekitar pukul 05.15. Banjir lahar panas susulan yang menerjang tidak begitu besar. Namun hal tersebut pertanda tingkat bahaya dan kewaspadaan di sekitar gunung harus ditingkatkan.

Petugas Pos Pantau Gunung Semeru Mukdas Sofyan menyatakan, tingkat kerawanan akan bertambah ketika adanya letusan susulan. Namun, letusan kedua masih belum terjadi. Banjir susulan lahar panas yang terjadi di Curah Kobokan adalah sisa dari letusan pertama. Karena itu, masyarakat diimbau tidak mendekati wilayah aliran lahar tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tercatat, aliran lahar itu memiliki panjang lebih dari 11 kilometer. Akibat dari aktivitas Gunung Semeru, enam desa di dua kecamatan sedang dalam proses evakuasi. Enam desa itu ada di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro. Desa-desa tersebut adalah Desa Supiturang, Oro-Oro Ombo, Kejar Kuning, Sumber Urip, Sumber Wuluh, dan Sumber Mujur. Dalam perkiraannya, jumlah warga yang sedang proses evakuasi lebih dari 500 orang.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Kewaspadaan bahaya dari erupsi Gunung Semeru harus ditingkatkan. Sebab, guguran material vulkanik terus bertambah. Dalam sehari banjir lahar panas menerjang Curah Kobokan sampai dua kali.

Pertama, lahar panas itu terjadi pukul 02.00 dini hari, disusul tiga jam kemudian sekitar pukul 05.15. Banjir lahar panas susulan yang menerjang tidak begitu besar. Namun hal tersebut pertanda tingkat bahaya dan kewaspadaan di sekitar gunung harus ditingkatkan.

Petugas Pos Pantau Gunung Semeru Mukdas Sofyan menyatakan, tingkat kerawanan akan bertambah ketika adanya letusan susulan. Namun, letusan kedua masih belum terjadi. Banjir susulan lahar panas yang terjadi di Curah Kobokan adalah sisa dari letusan pertama. Karena itu, masyarakat diimbau tidak mendekati wilayah aliran lahar tersebut.

Tercatat, aliran lahar itu memiliki panjang lebih dari 11 kilometer. Akibat dari aktivitas Gunung Semeru, enam desa di dua kecamatan sedang dalam proses evakuasi. Enam desa itu ada di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro. Desa-desa tersebut adalah Desa Supiturang, Oro-Oro Ombo, Kejar Kuning, Sumber Urip, Sumber Wuluh, dan Sumber Mujur. Dalam perkiraannya, jumlah warga yang sedang proses evakuasi lebih dari 500 orang.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Kewaspadaan bahaya dari erupsi Gunung Semeru harus ditingkatkan. Sebab, guguran material vulkanik terus bertambah. Dalam sehari banjir lahar panas menerjang Curah Kobokan sampai dua kali.

Pertama, lahar panas itu terjadi pukul 02.00 dini hari, disusul tiga jam kemudian sekitar pukul 05.15. Banjir lahar panas susulan yang menerjang tidak begitu besar. Namun hal tersebut pertanda tingkat bahaya dan kewaspadaan di sekitar gunung harus ditingkatkan.

Petugas Pos Pantau Gunung Semeru Mukdas Sofyan menyatakan, tingkat kerawanan akan bertambah ketika adanya letusan susulan. Namun, letusan kedua masih belum terjadi. Banjir susulan lahar panas yang terjadi di Curah Kobokan adalah sisa dari letusan pertama. Karena itu, masyarakat diimbau tidak mendekati wilayah aliran lahar tersebut.

Tercatat, aliran lahar itu memiliki panjang lebih dari 11 kilometer. Akibat dari aktivitas Gunung Semeru, enam desa di dua kecamatan sedang dalam proses evakuasi. Enam desa itu ada di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro. Desa-desa tersebut adalah Desa Supiturang, Oro-Oro Ombo, Kejar Kuning, Sumber Urip, Sumber Wuluh, dan Sumber Mujur. Dalam perkiraannya, jumlah warga yang sedang proses evakuasi lebih dari 500 orang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/