alexametrics
24 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Duh, Sudah Residivis, Masih Bacok Orang

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Berurusan dengan polisi lagi. Itulah yang dialami Habibullah, 23, warga Dusun Malangsari, Desa Kebunrejo, Kecamatan Kalibaru. Dia adalah residivis curanmor. Pernah dipenjara di Lapas Kelas IIA Jember.

Kini, dia dibekuk Polsek Silo karena kasus penganiayaan. Kasus ini berawal dari kekesalan. Tersangka kesal karena dituduh sering mencuri di kebun milik Dawud Nursalim, 51, warga Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Silo. Akibat perbuatan tersangka. Dawud terluka parah dan kini dirawat di rumah sakit, Krikilan, Banyuwangi.

Penganiayaan itu bermula saat tersangka Habibullah mendengar kabar dari temannya bahwa dia dituduh sering mencuri di kebun korban. Mendengar kabar itu, tersangka naik pitam dan langsung mendatangi rumah korban sambil membawa celurit, Kamis (29/10) pukul 23.30 WIB.

Mobile_AP_Rectangle 2

Setibanya di rumah korban, tersangka langsung mengetuk pintu. Begitu korban membuka pintu, tersangka langsung melemparkan pasir yang sudah digenggam ke wajah korban. Situasi ini membuat korban tak bisa melihat karena matanya terkena pasir. Saat itulah, tersangka dengan leluasa membacok korban. Bacokan di seluruh tubuh itu membuat korban ambruk bersimbah darah.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Berurusan dengan polisi lagi. Itulah yang dialami Habibullah, 23, warga Dusun Malangsari, Desa Kebunrejo, Kecamatan Kalibaru. Dia adalah residivis curanmor. Pernah dipenjara di Lapas Kelas IIA Jember.

Kini, dia dibekuk Polsek Silo karena kasus penganiayaan. Kasus ini berawal dari kekesalan. Tersangka kesal karena dituduh sering mencuri di kebun milik Dawud Nursalim, 51, warga Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Silo. Akibat perbuatan tersangka. Dawud terluka parah dan kini dirawat di rumah sakit, Krikilan, Banyuwangi.

Penganiayaan itu bermula saat tersangka Habibullah mendengar kabar dari temannya bahwa dia dituduh sering mencuri di kebun korban. Mendengar kabar itu, tersangka naik pitam dan langsung mendatangi rumah korban sambil membawa celurit, Kamis (29/10) pukul 23.30 WIB.

Setibanya di rumah korban, tersangka langsung mengetuk pintu. Begitu korban membuka pintu, tersangka langsung melemparkan pasir yang sudah digenggam ke wajah korban. Situasi ini membuat korban tak bisa melihat karena matanya terkena pasir. Saat itulah, tersangka dengan leluasa membacok korban. Bacokan di seluruh tubuh itu membuat korban ambruk bersimbah darah.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Berurusan dengan polisi lagi. Itulah yang dialami Habibullah, 23, warga Dusun Malangsari, Desa Kebunrejo, Kecamatan Kalibaru. Dia adalah residivis curanmor. Pernah dipenjara di Lapas Kelas IIA Jember.

Kini, dia dibekuk Polsek Silo karena kasus penganiayaan. Kasus ini berawal dari kekesalan. Tersangka kesal karena dituduh sering mencuri di kebun milik Dawud Nursalim, 51, warga Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Silo. Akibat perbuatan tersangka. Dawud terluka parah dan kini dirawat di rumah sakit, Krikilan, Banyuwangi.

Penganiayaan itu bermula saat tersangka Habibullah mendengar kabar dari temannya bahwa dia dituduh sering mencuri di kebun korban. Mendengar kabar itu, tersangka naik pitam dan langsung mendatangi rumah korban sambil membawa celurit, Kamis (29/10) pukul 23.30 WIB.

Setibanya di rumah korban, tersangka langsung mengetuk pintu. Begitu korban membuka pintu, tersangka langsung melemparkan pasir yang sudah digenggam ke wajah korban. Situasi ini membuat korban tak bisa melihat karena matanya terkena pasir. Saat itulah, tersangka dengan leluasa membacok korban. Bacokan di seluruh tubuh itu membuat korban ambruk bersimbah darah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/