alexametrics
28.7 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Kasus Pencabulan Dosen RH, Hadirkan Keluarga dan Tetangga

Sidang Oknum Dosen Terdakwa Pencabulan

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Sidang kasus pencabulan yang menjerat RH, oknum dosen nonaktif di salah satu perguruan tinggi di Jember, kembali digelar dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi. Dalam sidang yang berlangsung tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Jember, kemarin (1/9), jaksa kembali mendatangkan empat orang saksi. Namun saat sidang, satu saksi berhalangan hadir.

Penasihat hukum korban, Yamini, mengatakan, beberapa saksi yang dihadirkan itu antara lain kakek korban dari ibu dan sepupu dari ayah korban atau kemenakan dari istri terdakwa. Kedua saksi itu tinggal serumah dengan terdakwa dan korban. Sementara, saksi ketiga adalah tetangga sekaligus teman terdakwa. “Satu saksi yang tidak bisa hadir itu paman korban, karena di Jakarta terkendala PPKM,” kata Yamini.

Dalam sidang itu, tiga saksi hadir dalam persidangan di ruang Candra PN Jember. Jaksa dan penasihat hukum terdakwa juga hadir di ruangan yang sama bersama majelis hakim. Sementara itu, terdakwa RH mengikuti secara virtual dari rumah tahanan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kehadiran tiga saksi tambahan itu untuk melengkapi keterangan saksi dalam sidang sebelumnya yang menghadirkan saksi dari unsur keluarga terdekat korban. “Sidang selanjutnya masih saksi, ahli dari jaksa. Satu dari psikiater, satunya ahli bahasa,” tambah Adik Sri Sumiarsih, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, saat ditemui seusai persidangan.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Sidang kasus pencabulan yang menjerat RH, oknum dosen nonaktif di salah satu perguruan tinggi di Jember, kembali digelar dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi. Dalam sidang yang berlangsung tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Jember, kemarin (1/9), jaksa kembali mendatangkan empat orang saksi. Namun saat sidang, satu saksi berhalangan hadir.

Penasihat hukum korban, Yamini, mengatakan, beberapa saksi yang dihadirkan itu antara lain kakek korban dari ibu dan sepupu dari ayah korban atau kemenakan dari istri terdakwa. Kedua saksi itu tinggal serumah dengan terdakwa dan korban. Sementara, saksi ketiga adalah tetangga sekaligus teman terdakwa. “Satu saksi yang tidak bisa hadir itu paman korban, karena di Jakarta terkendala PPKM,” kata Yamini.

Dalam sidang itu, tiga saksi hadir dalam persidangan di ruang Candra PN Jember. Jaksa dan penasihat hukum terdakwa juga hadir di ruangan yang sama bersama majelis hakim. Sementara itu, terdakwa RH mengikuti secara virtual dari rumah tahanan.

Kehadiran tiga saksi tambahan itu untuk melengkapi keterangan saksi dalam sidang sebelumnya yang menghadirkan saksi dari unsur keluarga terdekat korban. “Sidang selanjutnya masih saksi, ahli dari jaksa. Satu dari psikiater, satunya ahli bahasa,” tambah Adik Sri Sumiarsih, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, saat ditemui seusai persidangan.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Sidang kasus pencabulan yang menjerat RH, oknum dosen nonaktif di salah satu perguruan tinggi di Jember, kembali digelar dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi. Dalam sidang yang berlangsung tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Jember, kemarin (1/9), jaksa kembali mendatangkan empat orang saksi. Namun saat sidang, satu saksi berhalangan hadir.

Penasihat hukum korban, Yamini, mengatakan, beberapa saksi yang dihadirkan itu antara lain kakek korban dari ibu dan sepupu dari ayah korban atau kemenakan dari istri terdakwa. Kedua saksi itu tinggal serumah dengan terdakwa dan korban. Sementara, saksi ketiga adalah tetangga sekaligus teman terdakwa. “Satu saksi yang tidak bisa hadir itu paman korban, karena di Jakarta terkendala PPKM,” kata Yamini.

Dalam sidang itu, tiga saksi hadir dalam persidangan di ruang Candra PN Jember. Jaksa dan penasihat hukum terdakwa juga hadir di ruangan yang sama bersama majelis hakim. Sementara itu, terdakwa RH mengikuti secara virtual dari rumah tahanan.

Kehadiran tiga saksi tambahan itu untuk melengkapi keterangan saksi dalam sidang sebelumnya yang menghadirkan saksi dari unsur keluarga terdekat korban. “Sidang selanjutnya masih saksi, ahli dari jaksa. Satu dari psikiater, satunya ahli bahasa,” tambah Adik Sri Sumiarsih, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, saat ditemui seusai persidangan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/