alexametrics
24.9 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Bangkitkan Ekonomi Penjahit

Program 14.336 Baju untuk Kader Posyandu

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID Pemkab Jember menyiapkan berbagai skema program demi menumbuhkan kembali ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk akibat pandemi. Tak hanya dalam bentuk bantuan instan, tapi juga stimulus yang bertujuan menggairahkan lagi pelaku usaha yang terdampak. Salah satunya adalah kepada para penjahit lokal, melalui program pengadaan seragam bagi belasan ribu kader posyandu.

“Pemkab Jember membuat program pengadaan 14.336 baju untuk kader posyandu,” tutur Gatot Triyono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember, kemarin (1/9). Mewakili Bupati Jember dr Faida MMR, Gatot mengungkapkan, sejauh ini pemerintah daerah telah berusaha meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk para penjahit yang terimbas wabah.

Gatot memaparkan, program itu dilaksanakan secara hati-hati agar benar-benar tepat sasaran. Sebelum digulirkan, pihaknya melakukan pendataan terlebih dulu kepada para penjahit, lalu dikumpulkan di balai desa atau balai kelurahan masing-masing. “Saat dikumpulkan itu, mereka sekaligus mendapatkan tugas sesuai jumlah orderan yang diberikan,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mantan Camat Kaliwates ini menambahkan, belasan ribu pengadaan baju ini ditujukan untuk kader posyandu yang tersebar di 31 kecamatan. Paling banyak berada di Kecamatan Wuluhan yang tercatat 710 potong, disusul Sumbersari 735 potong, dan Kecamatan Kaliwates 723 potong. Sedangkan pendistribusian baju paling sedikit berada di Kecamatan Jelbuk sejumlah 204 potong, Arjasa 215 potong, serta Kecamatan Pakusari 250 potong.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID Pemkab Jember menyiapkan berbagai skema program demi menumbuhkan kembali ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk akibat pandemi. Tak hanya dalam bentuk bantuan instan, tapi juga stimulus yang bertujuan menggairahkan lagi pelaku usaha yang terdampak. Salah satunya adalah kepada para penjahit lokal, melalui program pengadaan seragam bagi belasan ribu kader posyandu.

“Pemkab Jember membuat program pengadaan 14.336 baju untuk kader posyandu,” tutur Gatot Triyono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember, kemarin (1/9). Mewakili Bupati Jember dr Faida MMR, Gatot mengungkapkan, sejauh ini pemerintah daerah telah berusaha meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk para penjahit yang terimbas wabah.

Gatot memaparkan, program itu dilaksanakan secara hati-hati agar benar-benar tepat sasaran. Sebelum digulirkan, pihaknya melakukan pendataan terlebih dulu kepada para penjahit, lalu dikumpulkan di balai desa atau balai kelurahan masing-masing. “Saat dikumpulkan itu, mereka sekaligus mendapatkan tugas sesuai jumlah orderan yang diberikan,” paparnya.

Mantan Camat Kaliwates ini menambahkan, belasan ribu pengadaan baju ini ditujukan untuk kader posyandu yang tersebar di 31 kecamatan. Paling banyak berada di Kecamatan Wuluhan yang tercatat 710 potong, disusul Sumbersari 735 potong, dan Kecamatan Kaliwates 723 potong. Sedangkan pendistribusian baju paling sedikit berada di Kecamatan Jelbuk sejumlah 204 potong, Arjasa 215 potong, serta Kecamatan Pakusari 250 potong.

JEMBER, RADARJEMBER.ID Pemkab Jember menyiapkan berbagai skema program demi menumbuhkan kembali ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk akibat pandemi. Tak hanya dalam bentuk bantuan instan, tapi juga stimulus yang bertujuan menggairahkan lagi pelaku usaha yang terdampak. Salah satunya adalah kepada para penjahit lokal, melalui program pengadaan seragam bagi belasan ribu kader posyandu.

“Pemkab Jember membuat program pengadaan 14.336 baju untuk kader posyandu,” tutur Gatot Triyono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember, kemarin (1/9). Mewakili Bupati Jember dr Faida MMR, Gatot mengungkapkan, sejauh ini pemerintah daerah telah berusaha meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk para penjahit yang terimbas wabah.

Gatot memaparkan, program itu dilaksanakan secara hati-hati agar benar-benar tepat sasaran. Sebelum digulirkan, pihaknya melakukan pendataan terlebih dulu kepada para penjahit, lalu dikumpulkan di balai desa atau balai kelurahan masing-masing. “Saat dikumpulkan itu, mereka sekaligus mendapatkan tugas sesuai jumlah orderan yang diberikan,” paparnya.

Mantan Camat Kaliwates ini menambahkan, belasan ribu pengadaan baju ini ditujukan untuk kader posyandu yang tersebar di 31 kecamatan. Paling banyak berada di Kecamatan Wuluhan yang tercatat 710 potong, disusul Sumbersari 735 potong, dan Kecamatan Kaliwates 723 potong. Sedangkan pendistribusian baju paling sedikit berada di Kecamatan Jelbuk sejumlah 204 potong, Arjasa 215 potong, serta Kecamatan Pakusari 250 potong.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/