alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Akan Menikah, Malah Masuk Bui

Menjadi Pengedar Okerbaya

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Irvan Aditya, 27, warga Dusun Curahlele, Desa Wonasri, Kecamatan Tempurejo, harus berurusan dengan polisi. Dia terpaksa masuk sel setelah terbukti mengedarkan obat keras berbahaya (okerbaya). Bahkan, Irvan harus menunda perkawinan dengan perempuan pilihannya.

Tersangka diamankan anggota Polsek Tempurejo, di pinggir jalan Perkebunan PTPN XII Kebun Kalisanen, Dusun Kalisanen, Desa Curahtakir, Tempurejo, Minggu (30/8) pukul 20.00. Sementara itu, temannya, Andika Yanuar, 26, juga diamankan di tempat yang berbeda malam itu juga.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengembangan, barang tersebut (okerbaya) didapat dari Irvan Aditya,” kata Kapolsek Tempurejo M Zuhri melalui Kanitreskrim Aiptu Christian.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dari masing-masing tersangka, polisi mengamankan sisa okerbaya. Dari tangan tersangka Andika, diamankan 5 klip yang berisi 24 butir dan uang tunai senilai Rp 150 ribu hasil penjualan. Dari tangan Irvan Aditya, polisi mengamankan 20 butir obat.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Irvan Aditya, 27, warga Dusun Curahlele, Desa Wonasri, Kecamatan Tempurejo, harus berurusan dengan polisi. Dia terpaksa masuk sel setelah terbukti mengedarkan obat keras berbahaya (okerbaya). Bahkan, Irvan harus menunda perkawinan dengan perempuan pilihannya.

Tersangka diamankan anggota Polsek Tempurejo, di pinggir jalan Perkebunan PTPN XII Kebun Kalisanen, Dusun Kalisanen, Desa Curahtakir, Tempurejo, Minggu (30/8) pukul 20.00. Sementara itu, temannya, Andika Yanuar, 26, juga diamankan di tempat yang berbeda malam itu juga.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengembangan, barang tersebut (okerbaya) didapat dari Irvan Aditya,” kata Kapolsek Tempurejo M Zuhri melalui Kanitreskrim Aiptu Christian.

Dari masing-masing tersangka, polisi mengamankan sisa okerbaya. Dari tangan tersangka Andika, diamankan 5 klip yang berisi 24 butir dan uang tunai senilai Rp 150 ribu hasil penjualan. Dari tangan Irvan Aditya, polisi mengamankan 20 butir obat.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Irvan Aditya, 27, warga Dusun Curahlele, Desa Wonasri, Kecamatan Tempurejo, harus berurusan dengan polisi. Dia terpaksa masuk sel setelah terbukti mengedarkan obat keras berbahaya (okerbaya). Bahkan, Irvan harus menunda perkawinan dengan perempuan pilihannya.

Tersangka diamankan anggota Polsek Tempurejo, di pinggir jalan Perkebunan PTPN XII Kebun Kalisanen, Dusun Kalisanen, Desa Curahtakir, Tempurejo, Minggu (30/8) pukul 20.00. Sementara itu, temannya, Andika Yanuar, 26, juga diamankan di tempat yang berbeda malam itu juga.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengembangan, barang tersebut (okerbaya) didapat dari Irvan Aditya,” kata Kapolsek Tempurejo M Zuhri melalui Kanitreskrim Aiptu Christian.

Dari masing-masing tersangka, polisi mengamankan sisa okerbaya. Dari tangan tersangka Andika, diamankan 5 klip yang berisi 24 butir dan uang tunai senilai Rp 150 ribu hasil penjualan. Dari tangan Irvan Aditya, polisi mengamankan 20 butir obat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/