alexametrics
24.4 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Di Desa Jember Ini, Jika Membuang Sampah Sembarangan KK-nya Bakal Dicoret

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Aktivitas membuang sampah sembarangan masih menjadi problem klasik masyarakat kita. Karena hingga kini, tetap saja ada warga yang membuang sampah seenaknya. Baik di selokan maupun pinggiran jalan.

Demi mengedukasi dan mengurangi aktivitas itu, Pemerintah Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Jember, memiliki cara kreatif. Mereka memasang papan imbauan yang isi pesannya cukup mengentak. Bagi siapa saja yang membuang sampah sembarangan, KK-nya bakal dicoret dari Desa Jubung.

Kepala Desa Jubung Bhisma Perdana mengatakan, pesan itu bukan ancaman. Namun bentuk kampanye untuk membangun kesadaran warganya. “Itu tidak beneran dicoret KK-nya, melainkan agar tidak monoton cara kami menyampaikan pesan kepada warga. Inti pesannya itu supaya masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Terlebih sudah ada tempat pembuangan sampah sementara dan armada pengangkut sampah yang disiapkan desa,” katanya, Selasa (2/8).

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: 1 Juta Kg Per Minggu, Sampah di Jember Menggunung Minim Pengolahan

Meski banner tersebut hanya sebuah pesan, namun Bhisma mengungkapkan, dalam pengurusan administrasi di kantor desanya ada perlakuan berbeda kepada pelaku pembuang sampah sembarangan. Misalnya, ketika mereka mengurus administrasi di desa bakal dianaktirikan dan mendahulukan mereka yang tidak membuang sampah sembarangan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Aktivitas membuang sampah sembarangan masih menjadi problem klasik masyarakat kita. Karena hingga kini, tetap saja ada warga yang membuang sampah seenaknya. Baik di selokan maupun pinggiran jalan.

Demi mengedukasi dan mengurangi aktivitas itu, Pemerintah Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Jember, memiliki cara kreatif. Mereka memasang papan imbauan yang isi pesannya cukup mengentak. Bagi siapa saja yang membuang sampah sembarangan, KK-nya bakal dicoret dari Desa Jubung.

Kepala Desa Jubung Bhisma Perdana mengatakan, pesan itu bukan ancaman. Namun bentuk kampanye untuk membangun kesadaran warganya. “Itu tidak beneran dicoret KK-nya, melainkan agar tidak monoton cara kami menyampaikan pesan kepada warga. Inti pesannya itu supaya masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Terlebih sudah ada tempat pembuangan sampah sementara dan armada pengangkut sampah yang disiapkan desa,” katanya, Selasa (2/8).

BACA JUGA: 1 Juta Kg Per Minggu, Sampah di Jember Menggunung Minim Pengolahan

Meski banner tersebut hanya sebuah pesan, namun Bhisma mengungkapkan, dalam pengurusan administrasi di kantor desanya ada perlakuan berbeda kepada pelaku pembuang sampah sembarangan. Misalnya, ketika mereka mengurus administrasi di desa bakal dianaktirikan dan mendahulukan mereka yang tidak membuang sampah sembarangan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Aktivitas membuang sampah sembarangan masih menjadi problem klasik masyarakat kita. Karena hingga kini, tetap saja ada warga yang membuang sampah seenaknya. Baik di selokan maupun pinggiran jalan.

Demi mengedukasi dan mengurangi aktivitas itu, Pemerintah Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Jember, memiliki cara kreatif. Mereka memasang papan imbauan yang isi pesannya cukup mengentak. Bagi siapa saja yang membuang sampah sembarangan, KK-nya bakal dicoret dari Desa Jubung.

Kepala Desa Jubung Bhisma Perdana mengatakan, pesan itu bukan ancaman. Namun bentuk kampanye untuk membangun kesadaran warganya. “Itu tidak beneran dicoret KK-nya, melainkan agar tidak monoton cara kami menyampaikan pesan kepada warga. Inti pesannya itu supaya masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Terlebih sudah ada tempat pembuangan sampah sementara dan armada pengangkut sampah yang disiapkan desa,” katanya, Selasa (2/8).

BACA JUGA: 1 Juta Kg Per Minggu, Sampah di Jember Menggunung Minim Pengolahan

Meski banner tersebut hanya sebuah pesan, namun Bhisma mengungkapkan, dalam pengurusan administrasi di kantor desanya ada perlakuan berbeda kepada pelaku pembuang sampah sembarangan. Misalnya, ketika mereka mengurus administrasi di desa bakal dianaktirikan dan mendahulukan mereka yang tidak membuang sampah sembarangan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/