alexametrics
29.6 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Perlu Perawatan Venue Porprov 

Mobile_AP_Rectangle 1

KEBONAGUNG, Radar Jember – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim tidak hanya menjadi ajang atlet untuk berkompetisi. Tapi, legislatif juga mulai memahami betul bagaimana kondisi sarana dan prasarana olahraga. Oleh sebab itu, DPRD Jember menyarankan ada perawatan di seluruh venue seusai Porprov.

BACA JUGA : Perkuat Kerja Sama Bantu Masyarakat

Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni mengatakan, dari berbagai venue yang telah disidak, ada beberapa bagian yang masih kurang terawat. Karena itu, setelah Porprov selesai, perlu ada peningkatan perawatan. Salah satunya yaitu tentang sumber air di Kolam Renang Kebonagung yang minim perawatannya. “Ketika sudah tidak digunakan lagi, maka harus ada perawatan. Kalau tidak, berarti hanya menunggu kerusakan venue olahraga,” beber Tabroni.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tak hanya Kolam Renang Kebonagung yang menjadi perhatian anggota DPRD Jember. Tapi juga ada venue lainnya, seperti lintasan atletik di Jember Sport Garden (JSG). Pembangunan lintasan atletik yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 3,8 miliar tersebut, kata Tabroni, harus didukung dengan perawatan yang memadai. Baik selama digunakan Porprov maupun setelahnya. “Anggaran pengadaannya sangat besar. Dan infonya, venue atletik itu standar internasional. Sayang sekali bila hanya digunakan Porprov saja. Syukur-syukur bisa digunakan di ajang lainnya dan atlet lari Jember semakin giat berlatih,” pinta Tabroni.

Tabroni menjelaskan, lintasan atletik yang terbuat dari tartan, yaitu semacam karet, tentu saja perawatannya khusus dan tidak boleh sembarangan. Bahkan, kata dia, Stadion JSG harus steril dari yang namanya rokok. “Kalau lintasan atletik dari tartan, maka Stadion JSG tidak boleh ada yang merokok. Karena takut puntung rokok saat dibuang bisa membuat lintasan atletik itu rusak. Pengetahuan seperti ini semua pihak yang berkantor di Stadion JSG perlu paham,” katanya.

- Advertisement -

KEBONAGUNG, Radar Jember – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim tidak hanya menjadi ajang atlet untuk berkompetisi. Tapi, legislatif juga mulai memahami betul bagaimana kondisi sarana dan prasarana olahraga. Oleh sebab itu, DPRD Jember menyarankan ada perawatan di seluruh venue seusai Porprov.

BACA JUGA : Perkuat Kerja Sama Bantu Masyarakat

Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni mengatakan, dari berbagai venue yang telah disidak, ada beberapa bagian yang masih kurang terawat. Karena itu, setelah Porprov selesai, perlu ada peningkatan perawatan. Salah satunya yaitu tentang sumber air di Kolam Renang Kebonagung yang minim perawatannya. “Ketika sudah tidak digunakan lagi, maka harus ada perawatan. Kalau tidak, berarti hanya menunggu kerusakan venue olahraga,” beber Tabroni.

Tak hanya Kolam Renang Kebonagung yang menjadi perhatian anggota DPRD Jember. Tapi juga ada venue lainnya, seperti lintasan atletik di Jember Sport Garden (JSG). Pembangunan lintasan atletik yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 3,8 miliar tersebut, kata Tabroni, harus didukung dengan perawatan yang memadai. Baik selama digunakan Porprov maupun setelahnya. “Anggaran pengadaannya sangat besar. Dan infonya, venue atletik itu standar internasional. Sayang sekali bila hanya digunakan Porprov saja. Syukur-syukur bisa digunakan di ajang lainnya dan atlet lari Jember semakin giat berlatih,” pinta Tabroni.

Tabroni menjelaskan, lintasan atletik yang terbuat dari tartan, yaitu semacam karet, tentu saja perawatannya khusus dan tidak boleh sembarangan. Bahkan, kata dia, Stadion JSG harus steril dari yang namanya rokok. “Kalau lintasan atletik dari tartan, maka Stadion JSG tidak boleh ada yang merokok. Karena takut puntung rokok saat dibuang bisa membuat lintasan atletik itu rusak. Pengetahuan seperti ini semua pihak yang berkantor di Stadion JSG perlu paham,” katanya.

KEBONAGUNG, Radar Jember – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim tidak hanya menjadi ajang atlet untuk berkompetisi. Tapi, legislatif juga mulai memahami betul bagaimana kondisi sarana dan prasarana olahraga. Oleh sebab itu, DPRD Jember menyarankan ada perawatan di seluruh venue seusai Porprov.

BACA JUGA : Perkuat Kerja Sama Bantu Masyarakat

Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni mengatakan, dari berbagai venue yang telah disidak, ada beberapa bagian yang masih kurang terawat. Karena itu, setelah Porprov selesai, perlu ada peningkatan perawatan. Salah satunya yaitu tentang sumber air di Kolam Renang Kebonagung yang minim perawatannya. “Ketika sudah tidak digunakan lagi, maka harus ada perawatan. Kalau tidak, berarti hanya menunggu kerusakan venue olahraga,” beber Tabroni.

Tak hanya Kolam Renang Kebonagung yang menjadi perhatian anggota DPRD Jember. Tapi juga ada venue lainnya, seperti lintasan atletik di Jember Sport Garden (JSG). Pembangunan lintasan atletik yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 3,8 miliar tersebut, kata Tabroni, harus didukung dengan perawatan yang memadai. Baik selama digunakan Porprov maupun setelahnya. “Anggaran pengadaannya sangat besar. Dan infonya, venue atletik itu standar internasional. Sayang sekali bila hanya digunakan Porprov saja. Syukur-syukur bisa digunakan di ajang lainnya dan atlet lari Jember semakin giat berlatih,” pinta Tabroni.

Tabroni menjelaskan, lintasan atletik yang terbuat dari tartan, yaitu semacam karet, tentu saja perawatannya khusus dan tidak boleh sembarangan. Bahkan, kata dia, Stadion JSG harus steril dari yang namanya rokok. “Kalau lintasan atletik dari tartan, maka Stadion JSG tidak boleh ada yang merokok. Karena takut puntung rokok saat dibuang bisa membuat lintasan atletik itu rusak. Pengetahuan seperti ini semua pihak yang berkantor di Stadion JSG perlu paham,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/