alexametrics
27.6 C
Jember
Monday, 4 July 2022

Ranggajati Mandek, Wings Air Mulai Terbang

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dua transportasi udara dan darat di Jember mulai menyambut masa NewNormal. Selain kereta api, beberapa armada bus pun sudah mulai berjalan lagi. Tak hanya bus ekonomi saja, bahkan bus kelas patas kembali melayani rute Jember-Surabaya.

Tak hanya moda transportasi darat, modatransportasi udara juga bakal siap terbang kembali dengan jadwal semula. Mulai Juli ini, maskapai tunggal di Bandara Notohadinegoro Jember, yakni Wings Air, kembali melayani rute penerbangan Jember-Surabaya PP setiap hari.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala UPT Bandara Notohadinegoro Edi Purnomo kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (1/7). “Mulai bulan ini Wings Air terbang setiap hari. Sehari hanya ada sekali penerbangan, landing pukul 11.20 dan takeoff pukul 11.40,” ucap Edi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski beraktivitas seperti semula, lanjut dia, namun para calon penumpang tetap wajib mengantongi surat izin untuk bisa terbang. Salah satunya surat rapidtestyang berlaku selama 14 hari.

Lebih lanjut, tiket terendah untuk Wings Air dipatok dengan harga Rp 439 ribu. Sebelum ini, selama Juni lalu, maskapai Wings Air memutuskan untuk tidak beroperasional di Bandara Notohadinegoro Jember. “Karena memang minim penumpang yang ingin naik pesawat,” lanjut Edi.

Menurut Edi, kebanyakan penumpang tidak memilih pesawat karena syarat rapidtestsebelumnya hanya berlaku selama tiga hari saja. Tetapi kini diperpanjang masa berlakunya hingga 14 hari. “Alasan penumpang sepi adalah masa berlaku rapidtest yang mepet. Cuma tiga hari, kalau semisal pesawatnya cancel ya habis masa berlakunya,” tutur Edi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dua transportasi udara dan darat di Jember mulai menyambut masa NewNormal. Selain kereta api, beberapa armada bus pun sudah mulai berjalan lagi. Tak hanya bus ekonomi saja, bahkan bus kelas patas kembali melayani rute Jember-Surabaya.

Tak hanya moda transportasi darat, modatransportasi udara juga bakal siap terbang kembali dengan jadwal semula. Mulai Juli ini, maskapai tunggal di Bandara Notohadinegoro Jember, yakni Wings Air, kembali melayani rute penerbangan Jember-Surabaya PP setiap hari.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala UPT Bandara Notohadinegoro Edi Purnomo kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (1/7). “Mulai bulan ini Wings Air terbang setiap hari. Sehari hanya ada sekali penerbangan, landing pukul 11.20 dan takeoff pukul 11.40,” ucap Edi.

Meski beraktivitas seperti semula, lanjut dia, namun para calon penumpang tetap wajib mengantongi surat izin untuk bisa terbang. Salah satunya surat rapidtestyang berlaku selama 14 hari.

Lebih lanjut, tiket terendah untuk Wings Air dipatok dengan harga Rp 439 ribu. Sebelum ini, selama Juni lalu, maskapai Wings Air memutuskan untuk tidak beroperasional di Bandara Notohadinegoro Jember. “Karena memang minim penumpang yang ingin naik pesawat,” lanjut Edi.

Menurut Edi, kebanyakan penumpang tidak memilih pesawat karena syarat rapidtestsebelumnya hanya berlaku selama tiga hari saja. Tetapi kini diperpanjang masa berlakunya hingga 14 hari. “Alasan penumpang sepi adalah masa berlaku rapidtest yang mepet. Cuma tiga hari, kalau semisal pesawatnya cancel ya habis masa berlakunya,” tutur Edi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dua transportasi udara dan darat di Jember mulai menyambut masa NewNormal. Selain kereta api, beberapa armada bus pun sudah mulai berjalan lagi. Tak hanya bus ekonomi saja, bahkan bus kelas patas kembali melayani rute Jember-Surabaya.

Tak hanya moda transportasi darat, modatransportasi udara juga bakal siap terbang kembali dengan jadwal semula. Mulai Juli ini, maskapai tunggal di Bandara Notohadinegoro Jember, yakni Wings Air, kembali melayani rute penerbangan Jember-Surabaya PP setiap hari.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala UPT Bandara Notohadinegoro Edi Purnomo kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (1/7). “Mulai bulan ini Wings Air terbang setiap hari. Sehari hanya ada sekali penerbangan, landing pukul 11.20 dan takeoff pukul 11.40,” ucap Edi.

Meski beraktivitas seperti semula, lanjut dia, namun para calon penumpang tetap wajib mengantongi surat izin untuk bisa terbang. Salah satunya surat rapidtestyang berlaku selama 14 hari.

Lebih lanjut, tiket terendah untuk Wings Air dipatok dengan harga Rp 439 ribu. Sebelum ini, selama Juni lalu, maskapai Wings Air memutuskan untuk tidak beroperasional di Bandara Notohadinegoro Jember. “Karena memang minim penumpang yang ingin naik pesawat,” lanjut Edi.

Menurut Edi, kebanyakan penumpang tidak memilih pesawat karena syarat rapidtestsebelumnya hanya berlaku selama tiga hari saja. Tetapi kini diperpanjang masa berlakunya hingga 14 hari. “Alasan penumpang sepi adalah masa berlaku rapidtest yang mepet. Cuma tiga hari, kalau semisal pesawatnya cancel ya habis masa berlakunya,” tutur Edi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/