alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Ambil Sepuluh, Tanam 50

Mobile_AP_Rectangle 1

RADAR JEMBER.ID – Untuk menghijaukan kembali hutan yang mulai rusak akibat penebangan yang dilakukan masyarakat, Komunitas Seniman Bonsai Jember (KSBJ) bersama Polsek Tempurejo, Taman Nasional Meru Betiri, serta mahasiswa mengadakan penghijauan di kawasan TNMB, tepatnya di Blok Mbah Rogo Wilayah Resort Andongrejo, Minggu (30/6) kemarin. Sedikitnya ada seratus bibit pohon berbagai jenis yang ditanam di lahan rehabilitasi, untuk menggantikan kawasan hutan yang rusak akibat penebangan liar yang dilakukan masyarakat.

Kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa KKN di Desa Andongrejo, di antaranya dari Bengkalis Riau dan IAIN Jember. Agus Prajitno, sekretaris KSBJ mengatakan, salah satu visi yang diembannya adalah bagaimana mengedukasi masyarakat, khususnya masyarakat Jember agar peduli pada lingkungan sekitar. “Agar tidak melakukan perusakan dengan melakukan penebangan di kawasan hutan yang dilindungi,” tuturnya.

Apalagi, lanjutnya, para seniman bonsai biasanya mencari bahan untuk membuat bonsai dengan mengambil bahan dari hutan. “Biasanya di lereng atau bibir sungai. Kalau di bibir tebing tidak akan diambil, sebab berisiko terjadi banjir,” tegasnya.

- Advertisement -

RADAR JEMBER.ID – Untuk menghijaukan kembali hutan yang mulai rusak akibat penebangan yang dilakukan masyarakat, Komunitas Seniman Bonsai Jember (KSBJ) bersama Polsek Tempurejo, Taman Nasional Meru Betiri, serta mahasiswa mengadakan penghijauan di kawasan TNMB, tepatnya di Blok Mbah Rogo Wilayah Resort Andongrejo, Minggu (30/6) kemarin. Sedikitnya ada seratus bibit pohon berbagai jenis yang ditanam di lahan rehabilitasi, untuk menggantikan kawasan hutan yang rusak akibat penebangan liar yang dilakukan masyarakat.

Kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa KKN di Desa Andongrejo, di antaranya dari Bengkalis Riau dan IAIN Jember. Agus Prajitno, sekretaris KSBJ mengatakan, salah satu visi yang diembannya adalah bagaimana mengedukasi masyarakat, khususnya masyarakat Jember agar peduli pada lingkungan sekitar. “Agar tidak melakukan perusakan dengan melakukan penebangan di kawasan hutan yang dilindungi,” tuturnya.

Apalagi, lanjutnya, para seniman bonsai biasanya mencari bahan untuk membuat bonsai dengan mengambil bahan dari hutan. “Biasanya di lereng atau bibir sungai. Kalau di bibir tebing tidak akan diambil, sebab berisiko terjadi banjir,” tegasnya.

RADAR JEMBER.ID – Untuk menghijaukan kembali hutan yang mulai rusak akibat penebangan yang dilakukan masyarakat, Komunitas Seniman Bonsai Jember (KSBJ) bersama Polsek Tempurejo, Taman Nasional Meru Betiri, serta mahasiswa mengadakan penghijauan di kawasan TNMB, tepatnya di Blok Mbah Rogo Wilayah Resort Andongrejo, Minggu (30/6) kemarin. Sedikitnya ada seratus bibit pohon berbagai jenis yang ditanam di lahan rehabilitasi, untuk menggantikan kawasan hutan yang rusak akibat penebangan liar yang dilakukan masyarakat.

Kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa KKN di Desa Andongrejo, di antaranya dari Bengkalis Riau dan IAIN Jember. Agus Prajitno, sekretaris KSBJ mengatakan, salah satu visi yang diembannya adalah bagaimana mengedukasi masyarakat, khususnya masyarakat Jember agar peduli pada lingkungan sekitar. “Agar tidak melakukan perusakan dengan melakukan penebangan di kawasan hutan yang dilindungi,” tuturnya.

Apalagi, lanjutnya, para seniman bonsai biasanya mencari bahan untuk membuat bonsai dengan mengambil bahan dari hutan. “Biasanya di lereng atau bibir sungai. Kalau di bibir tebing tidak akan diambil, sebab berisiko terjadi banjir,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/