alexametrics
24.1 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

RSD Soebandi Dukung Penuh Upaya Bupati Cegah Penularan Covid-19

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyelesaian penularan virus korona tidak bisa sendiri saja, tapi harus bersama-sama. Inilah yang diterapkan RSD Soebandi yang mendukung penuh upaya bupati mencegah penularan korona. Tak hanya sekedar menerapkan social distancing dan sterilisasi, tapi juga siap bantu tenaga medis ataupun tenaga ahli kesehatan lainya, jika diperlukan untuk persiapan ruang karantina dan isolasi di luar rumah sakit.

Direktur RSD Soebandi dr. Hendro Soelistijono mengatakan, dalam penanggulangan pencegahan penularan Covid-19 ini tentu harus dilakukan bersama-sama, tidak hanya pemerintah saja, tapi juga masyarakat. Pihak rumah sakit seperti RSD Soebandi posisinya sama, yaitu mendukung penuh dan menjalankan intruksi dari kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. “Kami (RS dr Soebandi,red) dukung penuh upaya bupati cegah penularan covid-19,” katanya.

RSD dr Seobandi juga menjadi rumah sakit rujukan untuk pasien covid-19. Bed ruang isolasi khusus ada enam bed dan sudah terverifikasi dan standart seperti di Jakarta. Selain itu juga menyiapkan lima kamar lagi untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP). “Diantara Pasien Dalam Perawatan (PDP) yang dirawat di RSD Soebandi ada yang sembuh. Untuk selanjutnya dipantau lagi menjadi ODP,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Langkah cadangan pemerintah daerah jika covid-19 terus meluas dengan membangun ruang karantina hingga isolasi. Sebagai rumah sakit daerah, kata dr Hendro, juga dalam mendukung penuh langkah bupati, bahkan siap membantu tenaga medis, non medis, ataupun ahli peralatan kesehatan tertentu dalam persiapan membangun karantina dan isolasi di luar RSD Soebandi. “Dimanapun kami siap bantu tenaga untuk persiapan dan percepatan ruang karantina dan isolasi di luar rumah sakit,” tegasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyelesaian penularan virus korona tidak bisa sendiri saja, tapi harus bersama-sama. Inilah yang diterapkan RSD Soebandi yang mendukung penuh upaya bupati mencegah penularan korona. Tak hanya sekedar menerapkan social distancing dan sterilisasi, tapi juga siap bantu tenaga medis ataupun tenaga ahli kesehatan lainya, jika diperlukan untuk persiapan ruang karantina dan isolasi di luar rumah sakit.

Direktur RSD Soebandi dr. Hendro Soelistijono mengatakan, dalam penanggulangan pencegahan penularan Covid-19 ini tentu harus dilakukan bersama-sama, tidak hanya pemerintah saja, tapi juga masyarakat. Pihak rumah sakit seperti RSD Soebandi posisinya sama, yaitu mendukung penuh dan menjalankan intruksi dari kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. “Kami (RS dr Soebandi,red) dukung penuh upaya bupati cegah penularan covid-19,” katanya.

RSD dr Seobandi juga menjadi rumah sakit rujukan untuk pasien covid-19. Bed ruang isolasi khusus ada enam bed dan sudah terverifikasi dan standart seperti di Jakarta. Selain itu juga menyiapkan lima kamar lagi untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP). “Diantara Pasien Dalam Perawatan (PDP) yang dirawat di RSD Soebandi ada yang sembuh. Untuk selanjutnya dipantau lagi menjadi ODP,” terangnya.

Langkah cadangan pemerintah daerah jika covid-19 terus meluas dengan membangun ruang karantina hingga isolasi. Sebagai rumah sakit daerah, kata dr Hendro, juga dalam mendukung penuh langkah bupati, bahkan siap membantu tenaga medis, non medis, ataupun ahli peralatan kesehatan tertentu dalam persiapan membangun karantina dan isolasi di luar RSD Soebandi. “Dimanapun kami siap bantu tenaga untuk persiapan dan percepatan ruang karantina dan isolasi di luar rumah sakit,” tegasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penyelesaian penularan virus korona tidak bisa sendiri saja, tapi harus bersama-sama. Inilah yang diterapkan RSD Soebandi yang mendukung penuh upaya bupati mencegah penularan korona. Tak hanya sekedar menerapkan social distancing dan sterilisasi, tapi juga siap bantu tenaga medis ataupun tenaga ahli kesehatan lainya, jika diperlukan untuk persiapan ruang karantina dan isolasi di luar rumah sakit.

Direktur RSD Soebandi dr. Hendro Soelistijono mengatakan, dalam penanggulangan pencegahan penularan Covid-19 ini tentu harus dilakukan bersama-sama, tidak hanya pemerintah saja, tapi juga masyarakat. Pihak rumah sakit seperti RSD Soebandi posisinya sama, yaitu mendukung penuh dan menjalankan intruksi dari kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. “Kami (RS dr Soebandi,red) dukung penuh upaya bupati cegah penularan covid-19,” katanya.

RSD dr Seobandi juga menjadi rumah sakit rujukan untuk pasien covid-19. Bed ruang isolasi khusus ada enam bed dan sudah terverifikasi dan standart seperti di Jakarta. Selain itu juga menyiapkan lima kamar lagi untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP). “Diantara Pasien Dalam Perawatan (PDP) yang dirawat di RSD Soebandi ada yang sembuh. Untuk selanjutnya dipantau lagi menjadi ODP,” terangnya.

Langkah cadangan pemerintah daerah jika covid-19 terus meluas dengan membangun ruang karantina hingga isolasi. Sebagai rumah sakit daerah, kata dr Hendro, juga dalam mendukung penuh langkah bupati, bahkan siap membantu tenaga medis, non medis, ataupun ahli peralatan kesehatan tertentu dalam persiapan membangun karantina dan isolasi di luar RSD Soebandi. “Dimanapun kami siap bantu tenaga untuk persiapan dan percepatan ruang karantina dan isolasi di luar rumah sakit,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/