alexametrics
26.4 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Mulai Ada Titik Temu

^ Pemprov Menjawab APBD Jumat Besok ^ Eksekutif-Legislatif Sepakat Dana Penanganan Covid-19 Dioptimalkan

Mobile_AP_Rectangle 1

Apabila nanti ada kesempatan membahas APBD, maka DPRD siap mengundang Bupati Jember. “Apakah bisa APBD dibahas di bulan April, ini yang kami tunggu. DPRD siap, asal ada dasarnya,” jelasnya. Dia menambahkan, karena menurut tahapan kewenangannya ada pada gubernur, maka pihaknya menunggu ada diskresi dari pemerintah provinsi. “Saya kira pembahasan APBD tetap bisa dilakukan. DPRD siap membahas kalau ada dasarnya,” tegas Itqon.

Apabila pembahasan APBD benar-benar bisa dilakukan April, maka memaksimalkan dana penanganan Covid-19 juga mudah dilakukan. Jika di kabupaten tetangga besarnya bisa sampai belasan dan puluhan miliar rupiah, maka Jember pun berpotensi mengalokasikan anggaran lebih besar. Ini mengingat luas wilayah dan jumlah penduduknya cukup banyak.

Akan tetapi, apabila kesempatan membahas APBD tak lagi diperkenankan, maka Jember akan tetap menggunakan Perkada Pelaksanaan APBD yang besarnya hanya seperdua belas persen dari total APBD 2019. Jika hal ini yang terjadi, maka Jember akan menjadi kabupaten paling miskin dari segi kekuatan APBD-nya. Jika begitu, apakah Jember mampu menangani ancaman wabah korona yang semakin mengkhawatirkan?

- Advertisement -

Apabila nanti ada kesempatan membahas APBD, maka DPRD siap mengundang Bupati Jember. “Apakah bisa APBD dibahas di bulan April, ini yang kami tunggu. DPRD siap, asal ada dasarnya,” jelasnya. Dia menambahkan, karena menurut tahapan kewenangannya ada pada gubernur, maka pihaknya menunggu ada diskresi dari pemerintah provinsi. “Saya kira pembahasan APBD tetap bisa dilakukan. DPRD siap membahas kalau ada dasarnya,” tegas Itqon.

Apabila pembahasan APBD benar-benar bisa dilakukan April, maka memaksimalkan dana penanganan Covid-19 juga mudah dilakukan. Jika di kabupaten tetangga besarnya bisa sampai belasan dan puluhan miliar rupiah, maka Jember pun berpotensi mengalokasikan anggaran lebih besar. Ini mengingat luas wilayah dan jumlah penduduknya cukup banyak.

Akan tetapi, apabila kesempatan membahas APBD tak lagi diperkenankan, maka Jember akan tetap menggunakan Perkada Pelaksanaan APBD yang besarnya hanya seperdua belas persen dari total APBD 2019. Jika hal ini yang terjadi, maka Jember akan menjadi kabupaten paling miskin dari segi kekuatan APBD-nya. Jika begitu, apakah Jember mampu menangani ancaman wabah korona yang semakin mengkhawatirkan?

Apabila nanti ada kesempatan membahas APBD, maka DPRD siap mengundang Bupati Jember. “Apakah bisa APBD dibahas di bulan April, ini yang kami tunggu. DPRD siap, asal ada dasarnya,” jelasnya. Dia menambahkan, karena menurut tahapan kewenangannya ada pada gubernur, maka pihaknya menunggu ada diskresi dari pemerintah provinsi. “Saya kira pembahasan APBD tetap bisa dilakukan. DPRD siap membahas kalau ada dasarnya,” tegas Itqon.

Apabila pembahasan APBD benar-benar bisa dilakukan April, maka memaksimalkan dana penanganan Covid-19 juga mudah dilakukan. Jika di kabupaten tetangga besarnya bisa sampai belasan dan puluhan miliar rupiah, maka Jember pun berpotensi mengalokasikan anggaran lebih besar. Ini mengingat luas wilayah dan jumlah penduduknya cukup banyak.

Akan tetapi, apabila kesempatan membahas APBD tak lagi diperkenankan, maka Jember akan tetap menggunakan Perkada Pelaksanaan APBD yang besarnya hanya seperdua belas persen dari total APBD 2019. Jika hal ini yang terjadi, maka Jember akan menjadi kabupaten paling miskin dari segi kekuatan APBD-nya. Jika begitu, apakah Jember mampu menangani ancaman wabah korona yang semakin mengkhawatirkan?

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/