alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Zakat untuk Tekan Kesenjangan Sosial

Mobile_AP_Rectangle 1

 

JEMBER KOTA – Tingginya tingkat kesenjangan ekonomi di Indonesia, mestinya bisa ditekan melalui optimalisasi manajemen zakat.

“Potensi zakat di Indonesia di tahun 2018 ini mencapai Rp 280 Triliun. Tetapi laporan keuangan sementara dari para Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) secara nasional, yang mampu tergarap hanya Rp 5 Triliun. Jadi masih sangat besar potensi yang belum tergarap,” tutur Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Jember, Dr Moch Chotib MM, di sela-sela acara Musyawarah Nasional Majasiswa Manajemen Zakat dan Wakaf (Munas Zawa) se Indonesia.

- Advertisement -

 

JEMBER KOTA – Tingginya tingkat kesenjangan ekonomi di Indonesia, mestinya bisa ditekan melalui optimalisasi manajemen zakat.

“Potensi zakat di Indonesia di tahun 2018 ini mencapai Rp 280 Triliun. Tetapi laporan keuangan sementara dari para Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) secara nasional, yang mampu tergarap hanya Rp 5 Triliun. Jadi masih sangat besar potensi yang belum tergarap,” tutur Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Jember, Dr Moch Chotib MM, di sela-sela acara Musyawarah Nasional Majasiswa Manajemen Zakat dan Wakaf (Munas Zawa) se Indonesia.

 

JEMBER KOTA – Tingginya tingkat kesenjangan ekonomi di Indonesia, mestinya bisa ditekan melalui optimalisasi manajemen zakat.

“Potensi zakat di Indonesia di tahun 2018 ini mencapai Rp 280 Triliun. Tetapi laporan keuangan sementara dari para Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) secara nasional, yang mampu tergarap hanya Rp 5 Triliun. Jadi masih sangat besar potensi yang belum tergarap,” tutur Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Jember, Dr Moch Chotib MM, di sela-sela acara Musyawarah Nasional Majasiswa Manajemen Zakat dan Wakaf (Munas Zawa) se Indonesia.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/