alexametrics
32.1 C
Jember
Tuesday, 24 May 2022

Intensitas Kunjungan Pegolf Mulai Menyusut

Mobile_AP_Rectangle 1

GLANTANGAN, Radar Jember – Keberadaan Lapangan Golf Glantangan, Tempurejo, menjadi salah satu daya tarik pariwisata Kabupaten Jember. Namun, sejak beberapa bulan terakhir intensitas kunjungan para pemain cenderung menurun. Padahal, Lapangan Golf tersebut digadang-gadang mampu menggerakkan perputaran ekonomi hingga mendatangkan investor.

Abdul Hayyi, salah satu kedi Lapangan Golf Glantangan, mengatakan, dalam seminggu hanya sedikit yang bermain. “Hanya hitungan jari yang bermain di Lapangan Golf Glantangan. Itu pun kebanyakan asal Jember dan beberapa dari Lumajang,” katanya.

Kondisi itu diakuinya terjadi cukup lama. Kadang pemain yang datang dalam sepekan berkisar dua sampai tiga tim. Padahal area bermain golf yang memiliki luasan total sekitar 50 hektare itu memiliki sekitar 18 hole. Sehingga, cukup lega untuk menampung belasan tim sekaligus dalam satu waktu bersamaan bermain di sana.

- Advertisement -

GLANTANGAN, Radar Jember – Keberadaan Lapangan Golf Glantangan, Tempurejo, menjadi salah satu daya tarik pariwisata Kabupaten Jember. Namun, sejak beberapa bulan terakhir intensitas kunjungan para pemain cenderung menurun. Padahal, Lapangan Golf tersebut digadang-gadang mampu menggerakkan perputaran ekonomi hingga mendatangkan investor.

Abdul Hayyi, salah satu kedi Lapangan Golf Glantangan, mengatakan, dalam seminggu hanya sedikit yang bermain. “Hanya hitungan jari yang bermain di Lapangan Golf Glantangan. Itu pun kebanyakan asal Jember dan beberapa dari Lumajang,” katanya.

Kondisi itu diakuinya terjadi cukup lama. Kadang pemain yang datang dalam sepekan berkisar dua sampai tiga tim. Padahal area bermain golf yang memiliki luasan total sekitar 50 hektare itu memiliki sekitar 18 hole. Sehingga, cukup lega untuk menampung belasan tim sekaligus dalam satu waktu bersamaan bermain di sana.

GLANTANGAN, Radar Jember – Keberadaan Lapangan Golf Glantangan, Tempurejo, menjadi salah satu daya tarik pariwisata Kabupaten Jember. Namun, sejak beberapa bulan terakhir intensitas kunjungan para pemain cenderung menurun. Padahal, Lapangan Golf tersebut digadang-gadang mampu menggerakkan perputaran ekonomi hingga mendatangkan investor.

Abdul Hayyi, salah satu kedi Lapangan Golf Glantangan, mengatakan, dalam seminggu hanya sedikit yang bermain. “Hanya hitungan jari yang bermain di Lapangan Golf Glantangan. Itu pun kebanyakan asal Jember dan beberapa dari Lumajang,” katanya.

Kondisi itu diakuinya terjadi cukup lama. Kadang pemain yang datang dalam sepekan berkisar dua sampai tiga tim. Padahal area bermain golf yang memiliki luasan total sekitar 50 hektare itu memiliki sekitar 18 hole. Sehingga, cukup lega untuk menampung belasan tim sekaligus dalam satu waktu bersamaan bermain di sana.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/