alexametrics
23.9 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Saatnya Bangkit Bangun Jember

Eksekutif-Legislatif Bersinergi, Percepat APBD

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perseteruan antara eksekutif dan legislatif yang telah lama terjadi sepertinya telah berakhir. Membaiknya hubungan kedua lembaga itu karena Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman langsung berkunjung ke DPRD Jember di hari pertama mereka bekerja, kemarin (1/3).

“Kami tidak perlu diundang DPRD, saya yang datang sekarang ke DPRD untuk silaturahmi,” kata Hendy seusai menggelar pertemuan dengan pimpinan DPRD Jember. Hendy-Firjaun pun datang bersama rombongan di hari pertama masuk kerja.

Hendy yang tiba disambut Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi, tiga pimpinan lain, serta sejumlah anggota dewan. “Niat kami (datang ke DPRD, Red) menyampaikan program ke depan nanti, karena kita tidak punya APBD. APBD ini urat nadi kita,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mantan pegawai di Kementerian Perhubungan ini menyebut, akan ada ancaman serius apabila Perda APBD Jember tahun 2021 tidak bisa diselesaikan. Ancaman nyata itu, Jember tidak akan bisa melakukan pembangunan seperti tahun 2020, di mana Jember hanya memakai Perbup APBD, bukan Perda APBD. “Kalau tidak ada Perda APBD, pemerintahan tidak jalan. Pemerintahan itu siapa, eksekutif dan legislatif,” ucapnya.

“Kalau tidak ada Perda APBD, pemerintahan tidak jalan. Pemerintahan itu siapa, eksekutif dan legislatif.” Hendy Siswanto, Bupati Jember.

Hendy pun menyebut, hubungan eksekutif-legislatif harus senantiasa harmonis agar Jember dapat membangun jalan serta dapat melakukan hal lain dengan memanfaatkan dana secara maksimal. “Harus bersama-sama, harus harmoni, dan harus menginformasikan kondisi-kondisi terkini,” paparnya.

Untuk itu, APBD yang tidak digarap akibat eksekutif dan legislatif yang terus-terusan berseteru, sudah saatnya berlalu. Saat ini, waktunya bangkit membenahi Jember, dan APBD harus segera tuntas. “APBD secepatnya harus selesai,” papar pria yang akrab disapa Haji Hendy tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Firjaun menyampaikan, keharmonisan antara eksekutif dan legislatif harus dijaga bersama-sama demi melakukan banyak hal di Jember. “Keharmonisan hari ini akan kita jaga terus. Ini yang nanti akan membuat percepatan pembangunan di Jember,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perseteruan antara eksekutif dan legislatif yang telah lama terjadi sepertinya telah berakhir. Membaiknya hubungan kedua lembaga itu karena Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman langsung berkunjung ke DPRD Jember di hari pertama mereka bekerja, kemarin (1/3).

“Kami tidak perlu diundang DPRD, saya yang datang sekarang ke DPRD untuk silaturahmi,” kata Hendy seusai menggelar pertemuan dengan pimpinan DPRD Jember. Hendy-Firjaun pun datang bersama rombongan di hari pertama masuk kerja.

Hendy yang tiba disambut Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi, tiga pimpinan lain, serta sejumlah anggota dewan. “Niat kami (datang ke DPRD, Red) menyampaikan program ke depan nanti, karena kita tidak punya APBD. APBD ini urat nadi kita,” imbuhnya.

Mantan pegawai di Kementerian Perhubungan ini menyebut, akan ada ancaman serius apabila Perda APBD Jember tahun 2021 tidak bisa diselesaikan. Ancaman nyata itu, Jember tidak akan bisa melakukan pembangunan seperti tahun 2020, di mana Jember hanya memakai Perbup APBD, bukan Perda APBD. “Kalau tidak ada Perda APBD, pemerintahan tidak jalan. Pemerintahan itu siapa, eksekutif dan legislatif,” ucapnya.

“Kalau tidak ada Perda APBD, pemerintahan tidak jalan. Pemerintahan itu siapa, eksekutif dan legislatif.” Hendy Siswanto, Bupati Jember.

Hendy pun menyebut, hubungan eksekutif-legislatif harus senantiasa harmonis agar Jember dapat membangun jalan serta dapat melakukan hal lain dengan memanfaatkan dana secara maksimal. “Harus bersama-sama, harus harmoni, dan harus menginformasikan kondisi-kondisi terkini,” paparnya.

Untuk itu, APBD yang tidak digarap akibat eksekutif dan legislatif yang terus-terusan berseteru, sudah saatnya berlalu. Saat ini, waktunya bangkit membenahi Jember, dan APBD harus segera tuntas. “APBD secepatnya harus selesai,” papar pria yang akrab disapa Haji Hendy tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Firjaun menyampaikan, keharmonisan antara eksekutif dan legislatif harus dijaga bersama-sama demi melakukan banyak hal di Jember. “Keharmonisan hari ini akan kita jaga terus. Ini yang nanti akan membuat percepatan pembangunan di Jember,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perseteruan antara eksekutif dan legislatif yang telah lama terjadi sepertinya telah berakhir. Membaiknya hubungan kedua lembaga itu karena Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman langsung berkunjung ke DPRD Jember di hari pertama mereka bekerja, kemarin (1/3).

“Kami tidak perlu diundang DPRD, saya yang datang sekarang ke DPRD untuk silaturahmi,” kata Hendy seusai menggelar pertemuan dengan pimpinan DPRD Jember. Hendy-Firjaun pun datang bersama rombongan di hari pertama masuk kerja.

Hendy yang tiba disambut Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi, tiga pimpinan lain, serta sejumlah anggota dewan. “Niat kami (datang ke DPRD, Red) menyampaikan program ke depan nanti, karena kita tidak punya APBD. APBD ini urat nadi kita,” imbuhnya.

Mantan pegawai di Kementerian Perhubungan ini menyebut, akan ada ancaman serius apabila Perda APBD Jember tahun 2021 tidak bisa diselesaikan. Ancaman nyata itu, Jember tidak akan bisa melakukan pembangunan seperti tahun 2020, di mana Jember hanya memakai Perbup APBD, bukan Perda APBD. “Kalau tidak ada Perda APBD, pemerintahan tidak jalan. Pemerintahan itu siapa, eksekutif dan legislatif,” ucapnya.

“Kalau tidak ada Perda APBD, pemerintahan tidak jalan. Pemerintahan itu siapa, eksekutif dan legislatif.” Hendy Siswanto, Bupati Jember.

Hendy pun menyebut, hubungan eksekutif-legislatif harus senantiasa harmonis agar Jember dapat membangun jalan serta dapat melakukan hal lain dengan memanfaatkan dana secara maksimal. “Harus bersama-sama, harus harmoni, dan harus menginformasikan kondisi-kondisi terkini,” paparnya.

Untuk itu, APBD yang tidak digarap akibat eksekutif dan legislatif yang terus-terusan berseteru, sudah saatnya berlalu. Saat ini, waktunya bangkit membenahi Jember, dan APBD harus segera tuntas. “APBD secepatnya harus selesai,” papar pria yang akrab disapa Haji Hendy tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Firjaun menyampaikan, keharmonisan antara eksekutif dan legislatif harus dijaga bersama-sama demi melakukan banyak hal di Jember. “Keharmonisan hari ini akan kita jaga terus. Ini yang nanti akan membuat percepatan pembangunan di Jember,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/