alexametrics
22.7 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Putusnya akses jembatan penghubung dua kecamatan yakni Sukorambi dan Patrang di Dusun Gendir, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Sabtu (29/02) malam, akibat terjangan banjir susulan, membuat sejumlah pihak berinisiatif membangun jembatan darurat. Agar jembatan itu bisa dilewati kembali, khususnya oleh pejalan kaki dan pemotor, TNI dan BPBD Jember bersama warga sigap membangun jembatan tersebut.

Setelah pekan lalu ambruk setelah diterjang banjir, akses jalan dari dan menuju kedua kecamatan putus total. Beruntung, saat jembatan itu putus, tidak ada pengendara yang lewat di atasnya. “Karena saat itu hujan deras dan kejadiannya malam hari. Dibuat jembatan darurat karena ini merupakan jembatan satu-satunya yang menghubungkan dua kecamatan,” ujar Mudofar Imam, warga setempat.

Jembatan ini, lanjut dia, memang satu-satunya jalur yang paling dekat bagi warga dari Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang, menuju Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi. Sebelumnya, warga sempat membuat jembatan darurat usai diterjang banjir pekan lalu. Namun, belum selesai pembangunannya, banjir susulan datang sehingga ikut terseret banjir.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Putusnya akses jembatan penghubung dua kecamatan yakni Sukorambi dan Patrang di Dusun Gendir, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Sabtu (29/02) malam, akibat terjangan banjir susulan, membuat sejumlah pihak berinisiatif membangun jembatan darurat. Agar jembatan itu bisa dilewati kembali, khususnya oleh pejalan kaki dan pemotor, TNI dan BPBD Jember bersama warga sigap membangun jembatan tersebut.

Setelah pekan lalu ambruk setelah diterjang banjir, akses jalan dari dan menuju kedua kecamatan putus total. Beruntung, saat jembatan itu putus, tidak ada pengendara yang lewat di atasnya. “Karena saat itu hujan deras dan kejadiannya malam hari. Dibuat jembatan darurat karena ini merupakan jembatan satu-satunya yang menghubungkan dua kecamatan,” ujar Mudofar Imam, warga setempat.

Jembatan ini, lanjut dia, memang satu-satunya jalur yang paling dekat bagi warga dari Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang, menuju Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi. Sebelumnya, warga sempat membuat jembatan darurat usai diterjang banjir pekan lalu. Namun, belum selesai pembangunannya, banjir susulan datang sehingga ikut terseret banjir.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Putusnya akses jembatan penghubung dua kecamatan yakni Sukorambi dan Patrang di Dusun Gendir, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Sabtu (29/02) malam, akibat terjangan banjir susulan, membuat sejumlah pihak berinisiatif membangun jembatan darurat. Agar jembatan itu bisa dilewati kembali, khususnya oleh pejalan kaki dan pemotor, TNI dan BPBD Jember bersama warga sigap membangun jembatan tersebut.

Setelah pekan lalu ambruk setelah diterjang banjir, akses jalan dari dan menuju kedua kecamatan putus total. Beruntung, saat jembatan itu putus, tidak ada pengendara yang lewat di atasnya. “Karena saat itu hujan deras dan kejadiannya malam hari. Dibuat jembatan darurat karena ini merupakan jembatan satu-satunya yang menghubungkan dua kecamatan,” ujar Mudofar Imam, warga setempat.

Jembatan ini, lanjut dia, memang satu-satunya jalur yang paling dekat bagi warga dari Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang, menuju Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi. Sebelumnya, warga sempat membuat jembatan darurat usai diterjang banjir pekan lalu. Namun, belum selesai pembangunannya, banjir susulan datang sehingga ikut terseret banjir.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/