alexametrics
22.7 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Dihantam Banjir, Pagar Sekolah Ambruk

Mobile_AP_Rectangle 1

Apalagi, sekarang ini air langsung membentur bagian fondasi setelah aliran sungai menjadi satu ke utara. Sementara itu, di sisi selatan banyak tumpukan batu sehingga air sungai banjir langsung menabrak tembok sekolah.

Kepala MTs Negeri 2 Jember Nurul Faridha menuturkan, untuk sementara pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Agama Jember, BPBD Jember, serta Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air. “Untuk sementara pagar yang ambruk nantinya kita pasang dinding dari sesek bambu,” pungkasnya.

Di sisi lain, puluhan pengusaha kecambah yang memanfaatkaan Sungai Gebang Poreng selamat dari banjir yang terjadi. Rata-rata mereka sudah mendapat informasi bahwa debit air Sungai Kalijompo meninggi. Saat itu juga warga yang memiliki usaha membuat kecambah langsung bergegas mengamankan hasil panenan mereka. “Sebelum terjadi banjir, semua kecambah sudah dinaikkan ke atas, sehingga aman dari banjir,” ujar Yusup, warga Lingkungan Poreng, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang.

- Advertisement -

Apalagi, sekarang ini air langsung membentur bagian fondasi setelah aliran sungai menjadi satu ke utara. Sementara itu, di sisi selatan banyak tumpukan batu sehingga air sungai banjir langsung menabrak tembok sekolah.

Kepala MTs Negeri 2 Jember Nurul Faridha menuturkan, untuk sementara pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Agama Jember, BPBD Jember, serta Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air. “Untuk sementara pagar yang ambruk nantinya kita pasang dinding dari sesek bambu,” pungkasnya.

Di sisi lain, puluhan pengusaha kecambah yang memanfaatkaan Sungai Gebang Poreng selamat dari banjir yang terjadi. Rata-rata mereka sudah mendapat informasi bahwa debit air Sungai Kalijompo meninggi. Saat itu juga warga yang memiliki usaha membuat kecambah langsung bergegas mengamankan hasil panenan mereka. “Sebelum terjadi banjir, semua kecambah sudah dinaikkan ke atas, sehingga aman dari banjir,” ujar Yusup, warga Lingkungan Poreng, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang.

Apalagi, sekarang ini air langsung membentur bagian fondasi setelah aliran sungai menjadi satu ke utara. Sementara itu, di sisi selatan banyak tumpukan batu sehingga air sungai banjir langsung menabrak tembok sekolah.

Kepala MTs Negeri 2 Jember Nurul Faridha menuturkan, untuk sementara pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Agama Jember, BPBD Jember, serta Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air. “Untuk sementara pagar yang ambruk nantinya kita pasang dinding dari sesek bambu,” pungkasnya.

Di sisi lain, puluhan pengusaha kecambah yang memanfaatkaan Sungai Gebang Poreng selamat dari banjir yang terjadi. Rata-rata mereka sudah mendapat informasi bahwa debit air Sungai Kalijompo meninggi. Saat itu juga warga yang memiliki usaha membuat kecambah langsung bergegas mengamankan hasil panenan mereka. “Sebelum terjadi banjir, semua kecambah sudah dinaikkan ke atas, sehingga aman dari banjir,” ujar Yusup, warga Lingkungan Poreng, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/