alexametrics
27.5 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Dihantam Banjir, Pagar Sekolah Ambruk

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hujan deras di daerah Perkebunan Kalijompo, Kecamatan Sukorambi, membuat debit air Sungai Kalijompo meningkat. Akibatnya, air yang mengalir ke Sungai Gebang Poreng menyebabkan banjir. Derasnya aliran sungai juga menyebabkan pagar tembok MTs Negeri 2 Jember ambrol, Minggu (1/3) pukul 01.00 WIB.

Pagar tembok yang ambruk sepanjang 15 meter berada di belakang sekolah. Bukan hanya pagar yang ambrol, fondasi juga ikut ambrol karena derasnya air sungai. Sementara itu, pagar sepanjang 5 meter di bagian hilir juga terancam ambrol, karena fondasi dan pagar sudah terkikis dan mulai retak. “Selain pagar yang ambruk, tanah yang di bagian belakang, yang berdekatan dengan sekolah, juga ambrol selebar 3 meteran,” ujar Karto, penjaga MTs Negeri 2 Jember.

Kondisi ini cukup membahayakan, karena jarak pagar yang ambruk dengan ruang kelas sudah tidak terlalu jauh. “Rencananya, tembok yang ambrol akan dipasang anyaman bambu biar tidak membahayakan siswa,” lanjutnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kejadian ini bukan hanya satu kali terjadi. Sebelumnya, pagar sekolah pernah ambruk akibat diterjang banjir pada 2006 silam. “Ambrolnya pagar karena saat terjadi banjir, air langsung menghantam bagian fondasi dan pagar,” ujarnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hujan deras di daerah Perkebunan Kalijompo, Kecamatan Sukorambi, membuat debit air Sungai Kalijompo meningkat. Akibatnya, air yang mengalir ke Sungai Gebang Poreng menyebabkan banjir. Derasnya aliran sungai juga menyebabkan pagar tembok MTs Negeri 2 Jember ambrol, Minggu (1/3) pukul 01.00 WIB.

Pagar tembok yang ambruk sepanjang 15 meter berada di belakang sekolah. Bukan hanya pagar yang ambrol, fondasi juga ikut ambrol karena derasnya air sungai. Sementara itu, pagar sepanjang 5 meter di bagian hilir juga terancam ambrol, karena fondasi dan pagar sudah terkikis dan mulai retak. “Selain pagar yang ambruk, tanah yang di bagian belakang, yang berdekatan dengan sekolah, juga ambrol selebar 3 meteran,” ujar Karto, penjaga MTs Negeri 2 Jember.

Kondisi ini cukup membahayakan, karena jarak pagar yang ambruk dengan ruang kelas sudah tidak terlalu jauh. “Rencananya, tembok yang ambrol akan dipasang anyaman bambu biar tidak membahayakan siswa,” lanjutnya.

Kejadian ini bukan hanya satu kali terjadi. Sebelumnya, pagar sekolah pernah ambruk akibat diterjang banjir pada 2006 silam. “Ambrolnya pagar karena saat terjadi banjir, air langsung menghantam bagian fondasi dan pagar,” ujarnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hujan deras di daerah Perkebunan Kalijompo, Kecamatan Sukorambi, membuat debit air Sungai Kalijompo meningkat. Akibatnya, air yang mengalir ke Sungai Gebang Poreng menyebabkan banjir. Derasnya aliran sungai juga menyebabkan pagar tembok MTs Negeri 2 Jember ambrol, Minggu (1/3) pukul 01.00 WIB.

Pagar tembok yang ambruk sepanjang 15 meter berada di belakang sekolah. Bukan hanya pagar yang ambrol, fondasi juga ikut ambrol karena derasnya air sungai. Sementara itu, pagar sepanjang 5 meter di bagian hilir juga terancam ambrol, karena fondasi dan pagar sudah terkikis dan mulai retak. “Selain pagar yang ambruk, tanah yang di bagian belakang, yang berdekatan dengan sekolah, juga ambrol selebar 3 meteran,” ujar Karto, penjaga MTs Negeri 2 Jember.

Kondisi ini cukup membahayakan, karena jarak pagar yang ambruk dengan ruang kelas sudah tidak terlalu jauh. “Rencananya, tembok yang ambrol akan dipasang anyaman bambu biar tidak membahayakan siswa,” lanjutnya.

Kejadian ini bukan hanya satu kali terjadi. Sebelumnya, pagar sekolah pernah ambruk akibat diterjang banjir pada 2006 silam. “Ambrolnya pagar karena saat terjadi banjir, air langsung menghantam bagian fondasi dan pagar,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/