alexametrics
24.8 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Imlek Macan Air, Jamaah Hanya 20 Persen karena Pandemi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan Imlek di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Pay Lien San, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, berlangsung dengan khidmat, Selasa (1/2). Jamaah yang datang di tempat ini baru sekitar 20 persen. Jamaah ada datang sendiri-sendiri dan ada yang bersama keluarga. Namun, tidak ada ibadah berjamaah. Hal itu dilakukan mengingat pandemi korona belum berakhir.

Biasanya, terdapat lebih dari 300 jamaah yang melaksanakan kegiatan ibadah di TITD Pay Lien San. Mereka datang dari sekitar Kabupaten Jember, bahkan sebagian ada yang dari luar daerah. Seperti Situbondo dan Bondowoso. Namun, sejak merebaknya pandemi, setidaknya ada sekitar 50 jamaah tetap yang berkunjung secara bergantian. Mereka merupakan jamaah Konghucu setempat yang berdomisili di kecamatan sekitar TITD.

“Ini ada sekitar 20 persen yang berkunjung. Tahun sebelumnya malah lebih sedikit lagi,” ujar Hery Nofem Stadiono, Wakil Ketua Pengurus TITD Pay Lien San.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menjelaskan, meski situasi pandemi di Jember mulai landai, namun Imlek tahun ini masih tetap sama seperti tahun sebelumnya. Tidak ada keramaian di area TITD, termasuk hiburan seusai kegiatan beribadah.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan Imlek di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Pay Lien San, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, berlangsung dengan khidmat, Selasa (1/2). Jamaah yang datang di tempat ini baru sekitar 20 persen. Jamaah ada datang sendiri-sendiri dan ada yang bersama keluarga. Namun, tidak ada ibadah berjamaah. Hal itu dilakukan mengingat pandemi korona belum berakhir.

Biasanya, terdapat lebih dari 300 jamaah yang melaksanakan kegiatan ibadah di TITD Pay Lien San. Mereka datang dari sekitar Kabupaten Jember, bahkan sebagian ada yang dari luar daerah. Seperti Situbondo dan Bondowoso. Namun, sejak merebaknya pandemi, setidaknya ada sekitar 50 jamaah tetap yang berkunjung secara bergantian. Mereka merupakan jamaah Konghucu setempat yang berdomisili di kecamatan sekitar TITD.

“Ini ada sekitar 20 persen yang berkunjung. Tahun sebelumnya malah lebih sedikit lagi,” ujar Hery Nofem Stadiono, Wakil Ketua Pengurus TITD Pay Lien San.

Dia menjelaskan, meski situasi pandemi di Jember mulai landai, namun Imlek tahun ini masih tetap sama seperti tahun sebelumnya. Tidak ada keramaian di area TITD, termasuk hiburan seusai kegiatan beribadah.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan Imlek di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Pay Lien San, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, berlangsung dengan khidmat, Selasa (1/2). Jamaah yang datang di tempat ini baru sekitar 20 persen. Jamaah ada datang sendiri-sendiri dan ada yang bersama keluarga. Namun, tidak ada ibadah berjamaah. Hal itu dilakukan mengingat pandemi korona belum berakhir.

Biasanya, terdapat lebih dari 300 jamaah yang melaksanakan kegiatan ibadah di TITD Pay Lien San. Mereka datang dari sekitar Kabupaten Jember, bahkan sebagian ada yang dari luar daerah. Seperti Situbondo dan Bondowoso. Namun, sejak merebaknya pandemi, setidaknya ada sekitar 50 jamaah tetap yang berkunjung secara bergantian. Mereka merupakan jamaah Konghucu setempat yang berdomisili di kecamatan sekitar TITD.

“Ini ada sekitar 20 persen yang berkunjung. Tahun sebelumnya malah lebih sedikit lagi,” ujar Hery Nofem Stadiono, Wakil Ketua Pengurus TITD Pay Lien San.

Dia menjelaskan, meski situasi pandemi di Jember mulai landai, namun Imlek tahun ini masih tetap sama seperti tahun sebelumnya. Tidak ada keramaian di area TITD, termasuk hiburan seusai kegiatan beribadah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/