alexametrics
29.3 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Gali Potensi SDM sejak Dini

Kembangkan Intelektual, Perkuat Karakter

Mobile_AP_Rectangle 1

GUMUKMAS, Radar Jember – Pandemi yang sudah terjadi selama dua tahun belakangan membuat pengembangan sumber daya manusia tak bisa dioptimalkan. Terlebih lagi mereka yang berada di desa. Berangkat dari keresahan tersebut, sejumlah pemuda desa tergerak untuk mengembangkan potensi para pemuda desa.

Inilah yang menginisiasi hadirnya Rumah Literasi, Maret tahun lalu. Pendiri Rumah Literasi, Fikry Rohmatul Jannah, menuturkan, di masa pandemi ini pengembangan potensi pemuda harus tetap diutamakan. Khususnya di sektor pendidikan. “Rumah Literasi berawal dari keprihatinan terhadap sistem belajar di saat pandemi, dan perilaku anak yang cenderung kurang bersosialisasi,” tuturnya.

Melalui pembentukan Rumah Literasi, dirinya menggaet sejumlah mahasiswa untuk sama-sama membangun potensi anak-anak muda. Dirinya percaya, pengembangan ini bisa melahirkan masyarakat yang semakin kompeten di bidang masing-masing. “Nantinya bisa berguna bahkan dapat memajukan desa,” tegasnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Aktivitas Rumah Literasi dilakukan setiap Minggu di rumah salah satu volunteer Desa Karangrejo. Menurut Fikry, tujuan dibentuknya Rumah Literasi ini di antaranya pendampingan belajar, memanusiakan hubungan, mengembangkan kecerdasan majemuk anak, memberi gambaran tentang imajinasi dan cita-cita anak, serta memberi anak-anak kegiatan yang aktif dan menyenangkan.

- Advertisement -

GUMUKMAS, Radar Jember – Pandemi yang sudah terjadi selama dua tahun belakangan membuat pengembangan sumber daya manusia tak bisa dioptimalkan. Terlebih lagi mereka yang berada di desa. Berangkat dari keresahan tersebut, sejumlah pemuda desa tergerak untuk mengembangkan potensi para pemuda desa.

Inilah yang menginisiasi hadirnya Rumah Literasi, Maret tahun lalu. Pendiri Rumah Literasi, Fikry Rohmatul Jannah, menuturkan, di masa pandemi ini pengembangan potensi pemuda harus tetap diutamakan. Khususnya di sektor pendidikan. “Rumah Literasi berawal dari keprihatinan terhadap sistem belajar di saat pandemi, dan perilaku anak yang cenderung kurang bersosialisasi,” tuturnya.

Melalui pembentukan Rumah Literasi, dirinya menggaet sejumlah mahasiswa untuk sama-sama membangun potensi anak-anak muda. Dirinya percaya, pengembangan ini bisa melahirkan masyarakat yang semakin kompeten di bidang masing-masing. “Nantinya bisa berguna bahkan dapat memajukan desa,” tegasnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Aktivitas Rumah Literasi dilakukan setiap Minggu di rumah salah satu volunteer Desa Karangrejo. Menurut Fikry, tujuan dibentuknya Rumah Literasi ini di antaranya pendampingan belajar, memanusiakan hubungan, mengembangkan kecerdasan majemuk anak, memberi gambaran tentang imajinasi dan cita-cita anak, serta memberi anak-anak kegiatan yang aktif dan menyenangkan.

GUMUKMAS, Radar Jember – Pandemi yang sudah terjadi selama dua tahun belakangan membuat pengembangan sumber daya manusia tak bisa dioptimalkan. Terlebih lagi mereka yang berada di desa. Berangkat dari keresahan tersebut, sejumlah pemuda desa tergerak untuk mengembangkan potensi para pemuda desa.

Inilah yang menginisiasi hadirnya Rumah Literasi, Maret tahun lalu. Pendiri Rumah Literasi, Fikry Rohmatul Jannah, menuturkan, di masa pandemi ini pengembangan potensi pemuda harus tetap diutamakan. Khususnya di sektor pendidikan. “Rumah Literasi berawal dari keprihatinan terhadap sistem belajar di saat pandemi, dan perilaku anak yang cenderung kurang bersosialisasi,” tuturnya.

Melalui pembentukan Rumah Literasi, dirinya menggaet sejumlah mahasiswa untuk sama-sama membangun potensi anak-anak muda. Dirinya percaya, pengembangan ini bisa melahirkan masyarakat yang semakin kompeten di bidang masing-masing. “Nantinya bisa berguna bahkan dapat memajukan desa,” tegasnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Aktivitas Rumah Literasi dilakukan setiap Minggu di rumah salah satu volunteer Desa Karangrejo. Menurut Fikry, tujuan dibentuknya Rumah Literasi ini di antaranya pendampingan belajar, memanusiakan hubungan, mengembangkan kecerdasan majemuk anak, memberi gambaran tentang imajinasi dan cita-cita anak, serta memberi anak-anak kegiatan yang aktif dan menyenangkan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/