alexametrics
23.9 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Awas, Ada yang Mulai Rapuh

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hati-hati bagi seluruh warga yang akan menyeberang menggunakan jembatan penyeberangan di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates. Pasalnya, lantai jembatan layang di samping Masjid Jamik Al Baitul Amien tersebut ada yang mulai rapuh alias keropos.

Roy Sanjaya, warga Jember yang biasa menggunakan fasilitas penyeberangan tersebut, mengaku tidak tenang ketika melewati jembatan. Namun, karena dirinya patuh terhadap aturan, dia pun naik ke jembatan. Sesekali, dia menyebut, juga menyeberang di jalan aspal apabila kondisinya sepi. “Banyak bolongnya (Lantai jembatan, Red). Takut nanti pas keinjek mbrodol, Mas,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Selasa (1/2).

Pria 20 tahun tersebut berharap agar jembatan yang sering dilewati segera diperbaiki. Roy mengaku bahwa adanya jembatan penyeberangan sangat membantu masyarakat, terutama pejalan kaki. Namun, apabila jembatan tidak dirawat, bisa jadi warga yang biasa memanfaatkannya akan kembali menyeberang di jalan aspal.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Umayyah, warga lainnya, mengaku dirinya jarang melewati jembatan itu. Namun, karena bermain di sekitar alun-alun, dia dan keluarganya sempat melintasi jembatan penyeberangan untuk menunaikan ibadah salat.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hati-hati bagi seluruh warga yang akan menyeberang menggunakan jembatan penyeberangan di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates. Pasalnya, lantai jembatan layang di samping Masjid Jamik Al Baitul Amien tersebut ada yang mulai rapuh alias keropos.

Roy Sanjaya, warga Jember yang biasa menggunakan fasilitas penyeberangan tersebut, mengaku tidak tenang ketika melewati jembatan. Namun, karena dirinya patuh terhadap aturan, dia pun naik ke jembatan. Sesekali, dia menyebut, juga menyeberang di jalan aspal apabila kondisinya sepi. “Banyak bolongnya (Lantai jembatan, Red). Takut nanti pas keinjek mbrodol, Mas,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Selasa (1/2).

Pria 20 tahun tersebut berharap agar jembatan yang sering dilewati segera diperbaiki. Roy mengaku bahwa adanya jembatan penyeberangan sangat membantu masyarakat, terutama pejalan kaki. Namun, apabila jembatan tidak dirawat, bisa jadi warga yang biasa memanfaatkannya akan kembali menyeberang di jalan aspal.

Sementara itu, Umayyah, warga lainnya, mengaku dirinya jarang melewati jembatan itu. Namun, karena bermain di sekitar alun-alun, dia dan keluarganya sempat melintasi jembatan penyeberangan untuk menunaikan ibadah salat.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hati-hati bagi seluruh warga yang akan menyeberang menggunakan jembatan penyeberangan di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates. Pasalnya, lantai jembatan layang di samping Masjid Jamik Al Baitul Amien tersebut ada yang mulai rapuh alias keropos.

Roy Sanjaya, warga Jember yang biasa menggunakan fasilitas penyeberangan tersebut, mengaku tidak tenang ketika melewati jembatan. Namun, karena dirinya patuh terhadap aturan, dia pun naik ke jembatan. Sesekali, dia menyebut, juga menyeberang di jalan aspal apabila kondisinya sepi. “Banyak bolongnya (Lantai jembatan, Red). Takut nanti pas keinjek mbrodol, Mas,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Selasa (1/2).

Pria 20 tahun tersebut berharap agar jembatan yang sering dilewati segera diperbaiki. Roy mengaku bahwa adanya jembatan penyeberangan sangat membantu masyarakat, terutama pejalan kaki. Namun, apabila jembatan tidak dirawat, bisa jadi warga yang biasa memanfaatkannya akan kembali menyeberang di jalan aspal.

Sementara itu, Umayyah, warga lainnya, mengaku dirinya jarang melewati jembatan itu. Namun, karena bermain di sekitar alun-alun, dia dan keluarganya sempat melintasi jembatan penyeberangan untuk menunaikan ibadah salat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/