alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

97 Unit Huntara Baru Terbangun untuk Korban Gunung Semeru

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memasuki awal bulan Februari, pembangunan huntara tahap pertama di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, baru terselesaikan puluhan unit. Sedangkan rencana jumlah unit yang bakal dibangun mencapai hampir dua ribu huntara. Padahal, penyelesaiannya ditarget awal bulan Mei mendatang, sebelum Lebaran.

Asisten Administrasi Setda Lumajang Nugroho Dwi Atmoko menjelaskan, dari 81 hektare luasan lahan relokasi, 79 di antaranya telah dilakukan pembersihan. Selain itu, 29 hektare di antaranya juga telah dilakukan pemadatan. Sesuai SK bupati, pembangunan huntara di tahap pertama ini sebanyak 590 unit.

“Totalnya ada 1.951 unit. Itu akan dibangun oleh 70 NGO. Tetapi, sesuai sampai akhir bulan kemarin, ada 33 NGO yang sudah konfirmasi menyatakan kesiapan melakukan pembangunan huntara. Nah, dari 33 NGO ini ternyata baru 13 NGO yang sudah bekerja di lapangan dan sudah dibangun 97 unit huntara,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Nugroho menjelaskan, pembangunan huntara ini terus dilakukan evaluasi untuk menuntaskan total secara keseluruhan. Termasuk menyelesaikan infrastruktur pendukung permukiman tersebut. Sebab, seluruh korban terdampak yang sekarang berada di banyak titik lokasi pengungsian bakal direlokasi sebelum Lebaran.

Diakui, pembangunan huntara tersebut memang mengalami sejumlah kendala di lapangan. Namun, harapannya semua pihak yang terlibat dalam pembangunan huntara ini tetap memiliki komitmen yang sama dalam menyelesaikan pembangunan.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memasuki awal bulan Februari, pembangunan huntara tahap pertama di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, baru terselesaikan puluhan unit. Sedangkan rencana jumlah unit yang bakal dibangun mencapai hampir dua ribu huntara. Padahal, penyelesaiannya ditarget awal bulan Mei mendatang, sebelum Lebaran.

Asisten Administrasi Setda Lumajang Nugroho Dwi Atmoko menjelaskan, dari 81 hektare luasan lahan relokasi, 79 di antaranya telah dilakukan pembersihan. Selain itu, 29 hektare di antaranya juga telah dilakukan pemadatan. Sesuai SK bupati, pembangunan huntara di tahap pertama ini sebanyak 590 unit.

“Totalnya ada 1.951 unit. Itu akan dibangun oleh 70 NGO. Tetapi, sesuai sampai akhir bulan kemarin, ada 33 NGO yang sudah konfirmasi menyatakan kesiapan melakukan pembangunan huntara. Nah, dari 33 NGO ini ternyata baru 13 NGO yang sudah bekerja di lapangan dan sudah dibangun 97 unit huntara,” katanya.

Nugroho menjelaskan, pembangunan huntara ini terus dilakukan evaluasi untuk menuntaskan total secara keseluruhan. Termasuk menyelesaikan infrastruktur pendukung permukiman tersebut. Sebab, seluruh korban terdampak yang sekarang berada di banyak titik lokasi pengungsian bakal direlokasi sebelum Lebaran.

Diakui, pembangunan huntara tersebut memang mengalami sejumlah kendala di lapangan. Namun, harapannya semua pihak yang terlibat dalam pembangunan huntara ini tetap memiliki komitmen yang sama dalam menyelesaikan pembangunan.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memasuki awal bulan Februari, pembangunan huntara tahap pertama di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, baru terselesaikan puluhan unit. Sedangkan rencana jumlah unit yang bakal dibangun mencapai hampir dua ribu huntara. Padahal, penyelesaiannya ditarget awal bulan Mei mendatang, sebelum Lebaran.

Asisten Administrasi Setda Lumajang Nugroho Dwi Atmoko menjelaskan, dari 81 hektare luasan lahan relokasi, 79 di antaranya telah dilakukan pembersihan. Selain itu, 29 hektare di antaranya juga telah dilakukan pemadatan. Sesuai SK bupati, pembangunan huntara di tahap pertama ini sebanyak 590 unit.

“Totalnya ada 1.951 unit. Itu akan dibangun oleh 70 NGO. Tetapi, sesuai sampai akhir bulan kemarin, ada 33 NGO yang sudah konfirmasi menyatakan kesiapan melakukan pembangunan huntara. Nah, dari 33 NGO ini ternyata baru 13 NGO yang sudah bekerja di lapangan dan sudah dibangun 97 unit huntara,” katanya.

Nugroho menjelaskan, pembangunan huntara ini terus dilakukan evaluasi untuk menuntaskan total secara keseluruhan. Termasuk menyelesaikan infrastruktur pendukung permukiman tersebut. Sebab, seluruh korban terdampak yang sekarang berada di banyak titik lokasi pengungsian bakal direlokasi sebelum Lebaran.

Diakui, pembangunan huntara tersebut memang mengalami sejumlah kendala di lapangan. Namun, harapannya semua pihak yang terlibat dalam pembangunan huntara ini tetap memiliki komitmen yang sama dalam menyelesaikan pembangunan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/